• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
Senin, Maret 23, 2026
  • Login
No Result
View All Result
tabooo.id
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
No Result
View All Result
tabooo.id
No Result
View All Result
Home News

Libur Nataru, Dishub Magelang Siapkan Rekayasa Lalin ke Borobudur

Desember 16, 2025
in News, Regional
A A
Libur Nataru, Dishub Magelang Siapkan Rekayasa Lalin ke Borobudur

Landscape Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah. (Foto dok. Kemenag RI)

Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Regional – Libur Natal dan Tahun Baru selalu membawa dua hal ke Magelang wisatawan dan kemacetan. Menjelang Nataru 2025/2026, Candi Borobudur kembali diprediksi menjadi magnet utama pelancong, sekaligus titik rawan kepadatan kendaraan di jalur-jalur sekitarnya.

Dinas Perhubungan Kabupaten Magelang membaca pola ini sejak jauh hari. Arus kendaraan menuju kawasan Borobudur hampir pasti meningkat, terutama di jalur Candi Mendut, pertigaan Karet, dan pertigaan Kujon. Ketiga titik tersebut menjadi akses vital menuju situs warisan dunia yang tak pernah sepi saat musim liburan.

Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Magelang, Mashadi, menyebut jalur itu sebagai “ruas paling berpotensi bikin macet”. Menurutnya, pengalaman tahun-tahun sebelumnya menunjukkan lonjakan kendaraan biasanya muncul satu hingga dua hari setelah Natal, tepat ketika wisatawan mulai memadati kawasan sejak pagi.

Pola Macet yang Berulang Setiap Akhir Tahun

Kemacetan, lanjut Mashadi, tidak hanya terjadi saat wisatawan datang. Menjelang sore, saat operasional Candi Borobudur mendekati jam tutup, antrean kendaraan kembali mengular. Dalam kondisi tertentu, kepadatan bahkan bisa merembet hingga area Candi Mendut.

Situasi ini mendorong Dishub Magelang untuk tidak sekadar bersiaga, tetapi juga menyiapkan skenario konkret. Mereka memfokuskan pengaturan lalu lintas di kawasan Kujon, tepatnya di sekitar Kampung Seni Borobudur yang menjadi pintu masuk utama wisatawan.

Rekayasa Lalu Lintas untuk Redam Kepadatan

Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kabupaten Magelang, Suhud Joko Prayitno, menjelaskan bahwa pihaknya akan mengatur arus keluar pengunjung agar tidak bertumpuk di satu titik. Setelah wisatawan meninggalkan kawasan candi, petugas akan mengalihkan sebagian kendaraan menuju jembatan Sigug.

RelatedPosts

7.039 Pemudik Gratis Tiba di Tirtonadi, Mayoritas dari DKI Jakarta

Prabowo Sebut Penyiraman Aktivis KontraS Terorisme, Harus Usut Dalangnya

Dari jalur tersebut, pengendara dengan tujuan Yogyakarta akan diarahkan ke perempatan Masjid Kubah Emas. Sepeda motor dan mobil pribadi bisa langsung berbelok ke kanan, sementara bus diarahkan memutar ke kiri menuju Blondo. Skema ini diharapkan bisa meredam kepadatan di pertigaan Karet yang kerap menjadi simpul kemacetan.

Jika volume kendaraan meningkat tajam, Dishub menyiapkan opsi tambahan. Kendaraan kecil akan diputar melalui lapangan drh. Soepardi, sedangkan bus tetap melintasi jalur Blondo agar tidak saling bertabrakan arus.

Puncak Arus Diprediksi Akhir Desember

Dishub Kabupaten Magelang juga memetakan waktu rawan kepadatan selama periode libur panjang. Puncak arus mudik wisata diperkirakan terjadi pada 23-24 dan 30-31 Desember 2025. Sementara itu, arus balik diprediksi memuncak pada 1-2 serta 5, 6, dan 7 Januari 2026.

Dengan prediksi tersebut, petugas akan meningkatkan pengawasan dan pengaturan lalu lintas, terutama di jam-jam favorit wisatawan.

Borobudur boleh jadi simbol ketenangan dan spiritualitas. Namun, saat musim liburan tiba, jalan menuju ke sana sering berubah jadi ujian kesabaran. Maka, sebelum berangkat, satu hal patut diingat menikmati warisan dunia akan lebih indah jika dimulai dengan perjalanan yang tertib bukan klakson yang saling menyahut. @dimas

Tags: Arus WisataBorobudurDishub MagelangKemacetanLibur NataruNataru 2025Rekayasa LalinWisata Magelang
Next Post
Konsep Otomatis

Indonesia Panen 9 Emas, Rekor Pecah Dunia di SEA Games 2025

Recommended

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

6 bulan ago
Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

4 bulan ago

Popular News

  • SSD Lebih Awet dari HDD? Atau Kita yang Makin Takut Kehilangan Data?

    SSD Lebih Awet dari HDD? Atau Kita yang Makin Takut Kehilangan Data?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kuta Not Crime: Kenapa Muncul di Tembok Poppies?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga Bitcoin Melemah di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KPK Buka Peluang Tahanan Rumah, Kasus Yaqut Jadi Sorotan Publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Trump Beri Ultimatum 48 Jam ke Iran untuk Buka Selat Hormuz

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
PT Tabooo Network Indonesia

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Life
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Talk
  • Vibes

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.