Jumat, Mei 15, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Bareskrim Polri Pulangkan 9 PMI Korban TPPO dari Kamboja

by dimas
Desember 27, 2025
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Bareskrim Polri memulangkan sembilan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang menjadi korban dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Kamboja. Orang tua korban melaporkan kejadian itu ke Desk Ketenagakerjaan Bareskrim Polri pada 8 Desember 2025. Informasi tambahan dari media sosial mengungkap dugaan eksploitasi terhadap WNI di luar negeri.

Brigjen Pol Moh Irhamni, Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim, menyebut sembilan korban dipaksa bekerja sebagai admin judi daring dan scammer. Mereka juga menerima kekerasan fisik selama di Kamboja.

“Para korban sempat membuat video viral memohon bantuan agar bisa dipulangkan ke Indonesia,” ujar Irhamni saat konferensi pers, Jumat (26/12/2025).

Penyelidikan dan Pertolongan Cepat

Tim penyelidik Bareskrim berangkat ke Kamboja pada 15 Desember 2025. Mereka bekerja sama dengan Direktorat TPPO, Divisi Hubungan Internasional Polri, dan Kementerian Luar Negeri untuk menyelidiki kasus ini sekaligus memberikan pertolongan awal kepada korban. Tim juga berkoordinasi dengan otoritas imigrasi setempat agar pemulangan berjalan cepat dan aman.

Tim menemukan sembilan korban, tiga perempuan dan enam laki-laki, dari Jawa Barat, DKI Jakarta, Sumatera Utara, dan Sulawesi Utara. Semua berhasil melarikan diri dari tempat kerja karena terus mendapat kekerasan fisik dan psikis.

Ini Belum Selesai

Disekap dan Diperkosa: Ironi Mahasiswi Makassar Saat Mencari Pekerjaan

300 Rumah Terendam Saat Warga Tidur: Banjir Lumajang Datang dari Hulu

Perlindungan dan Kondisi Korban

Setelah melapor ke KBRI Kamboja pada akhir November 2025, para korban memilih tinggal bersama karena takut kembali ke lokasi kerja. Tim penyelidik menyediakan tempat tinggal sementara, makanan, dan perawatan medis. Satu korban perempuan tengah hamil enam bulan mendapat perhatian khusus.

Irhamni menyampaikan, “Alhamdulillah seluruh korban dalam kondisi sehat saat ditemukan.” tambahnya.

Pemulangan ke Tanah Air

Setelah koordinasi intensif dengan KBRI dan otoritas imigrasi Kamboja, sembilan PMI akhirnya diizinkan keluar dan tiba di Indonesia pada Jumat (26/12/2025).

Brigjen Irhamni menegaskan, “Tim penyelidik Desk Ketenagakerjaan Bareskrim Polri berhasil memulangkan para korban dengan selamat. Saat ini mereka telah berkumpul bersama keluarga.” tegasnya.

Kisah ini menyoroti dampak nyata TPPO terhadap pekerja migran dan keluarga mereka. Orang tua menanggung kecemasan dan beban ekonomi, sementara korban menghadapi trauma fisik dan psikis. Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu memastikan jalur kerja resmi sebelum menerima tawaran di luar negeri.

Di era globalisasi, mobilitas tenaga kerja meningkat, tetapi risiko eksploitasi tetap mengintai. Pemulangan sembilan WNI ini bukan sekadar berita, melainkan cermin bagi publik: janji manis kerja di luar negeri bisa berubah mimpi buruk, dan keluarga menunggu dengan telepon yang terus berdering tanpa kabar. @dimas

Tags: BareskrimkambojaLuar NegeriPemulanganPerlindunganPolriScam

Kamu Melewatkan Ini

Dokter Muda Dipaksa Kerja Saat Sakit hingga Meninggal, Di Mana Perlindungan Negara?

Dokter Muda Dipaksa Kerja Saat Sakit hingga Meninggal, Di Mana Perlindungan Negara?

by dimas
Mei 3, 2026

Kematian seorang dokter muda di tengah pengabdian seharusnya tidak menjadi bagian dari cerita sistem kesehatan. Namun ketika laporan menyebut jam...

Ujian Pertama UU PPRT: Negara Siap Melindungi atau Hanya Janji?

Ujian Pertama UU PPRT: Negara Siap Melindungi atau Hanya Janji?

by dimas
April 27, 2026

Di balik pintu rumah yang tertutup, pekerjaan rumah tangga sering berlangsung jauh dari pengawasan publik. Ruang domestik yang seharusnya aman...

PRT Tewas Sehari Usai UU PPRT Disahkan, Apakah Negara Akan Bertindak?

PRT Tewas Sehari Usai UU PPRT Disahkan, Apakah Negara Akan Bertindak?

by dimas
April 27, 2026

Hanya sehari setelah DPR mengesahkan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga pada 21 April 2026, tragedi menimpa dua pekerja rumah tangga...

Next Post
Sinyal Kembali Nyala: 90% Jaringan Telkomsel Aceh Pulih Pasca Bencana

Sinyal Kembali Nyala: 90% Jaringan Telkomsel Aceh Pulih Pasca Bencana

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

Sepatu Kekecilan Itu Membunuh? Tragedi Siswa SMK Samarinda Bikin Publik Tersentak

“Sepatu Kekecilan” dan Tragedi Siswa SMK Samarinda yang Mengguncang Publik

Mei 15, 2026

Judol Memburu Anak-anak: 80 Ribu Bocah di Bawah 10 Tahun Terpapar

Mei 15, 2026

Disekap dan Diperkosa: Ironi Mahasiswi Makassar Saat Mencari Pekerjaan

Mei 15, 2026

Pemerintah Tak Melarang Pesta Babi, Tapi Mengapa Nobar Mahasiswa Tetap Dihentikan?

Mei 14, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id