Senin, Oktober 19, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Bapanas Pantau Harga Pangan, Stok Aman dan Harga Mulai Turun

by dimas
Februari 28, 2026
in Bisnis, Reality
A A
Home Reality Bisnis
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Bisnis – Harga pangan pokok di pasaran mulai turun dan stabil. Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) I Gusti Ketut Astawa menyatakan stok pangan aman, sehingga pemerintah optimistis menjelang Lebaran 2026.

“Saya rasa semua pangan pokok stabil, stok aman. Dengan pemantauan di pasaran, harga diharapkan bisa turun. Meskipun ada variasi, kecenderungannya harga sudah mulai stabil,” ujar Ketut, Sabtu (27/2/2026).

Pemantauan Ketat Selama Ramadan

Pemerintah terus memantau harga pangan strategis selama minggu pertama Ramadan 1447 Hijriah. Selain itu, mereka menjaga agar fluktuasi harga tidak berlebihan, sehingga daya beli masyarakat tetap stabil.

Ketut mencontohkan hasil peninjauan di Pasar Senen, Jakarta. Sebagian besar harga pangan pokok berada di Harga Eceran Tertinggi (HET) dan Harga Acuan Penjualan (HAP) konsumen. Harga daging sapi tercatat stabil di Rp130.000-Rp140.000 per kg, daging ayam Rp40.000 per kg, dan cabai rawit merah turun menjadi Rp100.000 per kg dari sebelumnya Rp110.000 per kg. Harga telur bervariasi antara Rp29.000-Rp30.500 per kg.

Intervensi Pemerintah untuk Stabilitas

Untuk menjaga stabilitas, Bapanas bekerja sama dengan Perum Bulog melaksanakan program intervensi pangan. Bantuan pangan dan penyediaan beras bersubsidi menjadi bantalan ekonomi bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Ini Belum Selesai

Kapolda Sulsel Usul Arena Tawuran 10 Lawan 10, Polisi Bidik Produsen Busur

BBM Belum Normal, ASN Jember WFH: Siapa Menjamin Layanan Publik Tetap Jalan?

“Bantuan pangan akan diberikan kepada 33,2 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) pada Maret. Semua program kami siapkan agar distribusi berjalan lancar,” jelas Ketut. Total anggaran mencapai Rp11,92 triliun.

Provinsi dengan jumlah penerima terbanyak adalah Jawa Barat (6,09 juta KPM), Jawa Timur (5,63 juta KPM), dan Jawa Tengah (5,07 juta KPM). Sementara itu, wilayah Indonesia Timur juga meningkat signifikan, seperti Maluku (266.500 penerima), Papua (118.076 penerima), dan Papua Pegunungan (265.356 penerima).

Dampak Bantuan Pangan bagi Masyarakat

Distribusi bantuan diharapkan mampu menyokong kebutuhan konsumsi selama Ramadan. Selain itu, bantuan ini memungkinkan masyarakat berpenghasilan rendah mengalihkan pengeluaran ke kebutuhan pokok lain atau kebutuhan produktif.

Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) beras tetap berjalan sepanjang 2026. Pemerintah menyiapkan anggaran Rp4,97 triliun untuk subsidi harga beras SPHP, setara dengan total pembelian 828 ribu ton beras oleh masyarakat.

Menteri Pertanian sekaligus Kepala Bapanas, Andi Amran Sulaiman, menegaskan tidak ada pihak yang boleh membuat anomali harga pangan, terutama selama Ramadan.

“Seluruh sektor pangan pokok harus ikut regulasi harga yang ada. Jangan mengganggu rakyat,” tegas Amran.

Tantangan Kenaikan Harga di Beberapa Provinsi

Meski secara nasional harga stabil, BPS mencatat hingga minggu ketiga Februari 2026, 23 provinsi masih mengalami kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH). Dari jumlah itu, tujuh provinsi mencatat kenaikan IPH di atas 2 persen: Jawa Tengah (2,23%), Jawa Barat (2,39%), Jawa Timur (3,13%), Bali (3,23%), DI Yogyakarta (3,61%), Kepulauan Bangka Belitung (4,57%), dan Nusa Tenggara Barat (5,47%).

Masyarakat yang paling terdampak tetap mereka yang berpenghasilan rendah dan tinggal di provinsi dengan kenaikan IPH tinggi. Mereka langsung merasakan tekanan dari fluktuasi harga pangan pokok.

Refleksi

Kestabilan harga pangan sejatinya menjadi ujian bagi birokrasi dan distribusi pemerintah. Ketika bantuan pangan dan subsidi harga berjalan efektif, rakyat merasakan manfaatnya. Namun, sedikit kelalaian bisa langsung menekan kantong masyarakat, terutama yang paling membutuhkan ironi nyata dari sistem yang seharusnya melindungi mereka. @dimas

Tags: 2026BantuanberasDaya BeliHargamasyarakatPanganRamadanStrategisSubsidi

Kamu Melewatkan Ini

Konsumsi Naik, Tabungan Turun: Tantangan Indonesia Emas 2045

Konsumsi Naik, Tabungan Turun: Tantangan Indonesia Emas 2045

by dimas
Oktober 11, 2026

Konsumsi masyarakat meningkat, tetapi porsi tabungan menurun. Apa dampaknya bagi ketahanan ekonomi rumah tangga dan tantangan Indonesia menuju cita-cita Indonesia...

Lurah Gilingan Rangkul PSK Lewat Program “Mas Gilang Suka Tomat”

Lurah Gilingan Rangkul PSK Lewat Program “Mas Gilang Suka Tomat”

by eko
Agustus 29, 2026

Lurah Gilingan Galih Kusuma Atmaja menggagas program “Mas Gilang Suka Tomat” untuk merangkul PSK beralih pekerjaan lewat bantuan usaha. Tabooo.id:...

Benarkah Ada Bantuan Sepeda Listrik Gratis untuk Siswa?

Benarkah Ada Bantuan Sepeda Listrik Gratis untuk Siswa?

by eko
Agustus 18, 2026

Viral video mengklaim pemerintah membagikan sepeda listrik gratis untuk siswa. Benarkah? Berikut fakta hasil penelusurannya. Tabooo.id - Sebuah video viral...

Next Post
Konflik Pakistan-Afghanistan: Eskalasi Militer dan Dampak bagi Warga

Konflik Pakistan-Afghanistan: Eskalasi Militer dan Dampak bagi Warga

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id