Rabu, Mei 13, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Bagus Panuntun Resmi Nahkoda Madiun, Maidi Ditahan KPK

by sigit
Mei 11, 2026
in Reality, Regional
A A
Home Reality
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Regional – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyalakan lampu merah di Kota Madiun. Dalam operasi tangkap tangan (OTT), tim antirasuah menciduk Wali Kota Madiun Maidi bersama sejumlah pejabat Pemerintah Kota Madiun dan pihak swasta. Tanpa menunggu lama, KPK langsung menetapkan tiga orang sebagai tersangka utama dalam kasus dugaan korupsi, yaitu Wali Kota Maidi, Rochim Ruhdiyanto selaku pihak swasta, dan Kepala Dinas PUPR Kota Madiun Thariq Megah.

Selain Maidi, tim KPK juga mengamankan 14 orang lainnya, yang terdiri atas pegawai negeri sipil (PNS) Pemkot Madiun hingga pihak swasta, untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut.

Penyidik KPK menuding para pejabat itu memeras dana corporate social responsibility (CSR) dan menerima gratifikasi. Dana yang semestinya kembali ke masyarakat diduga justru dialihkan untuk kepentingan pribadi. Uang sosial pun berubah menjadi bancakan elite.

Pemerintahan Berganti Nahkoda Sementara

Dampak OTT langsung terasa. Pemerintahan Kota Madiun tak punya waktu menunggu. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa langsung bergerak untuk mencegah kekosongan kepemimpinan.

Melalui Surat Perintah Nomor 100.1.4.2/2312/011.2/2026 tertanggal 20 Januari 2026, Khofifah menunjuk Wakil Wali Kota Madiun F Bagus Penuntun untuk menjalankan tugas Wali Kota Madiun. Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengambil keputusan ini hanya beberapa jam setelah publik mengetahui status hukum Maidi.

Ini Belum Selesai

Sekolah Rakyat di Kupang: Jalan Baru Anak Miskin Keluar dari Batas Pendidikan?

MBG Bisa Ditolak, Prabowo Persilakan Anak Orang Kaya Mundur

“Penunjukan Plt Wali Kota Madiun bertujuan menjamin kesinambungan penyelenggaraan pemerintahan daerah dan memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal,” tegas Khofifah, Rabu (21/1/2026) siang.

Bagus Penuntun Resmi Nahkoda Madiun, Maidi Ditahan KPK

Surat perintah Gubernur Jawa Timur Untuk Wakil Walikota Madiun F Bagus Panuntun Bagus Penuntun Jalankan Posisi Walikota Madiun di Tengah Kasus KPK

Gubernur Jawa Timur meminta Bagus Penuntun mengambil alih seluruh kewenangan Wali Kota sesuai Pasal 65 ayat (1) dan (2) UU Nomor 23 Tahun 2014. Ia juga mewajibkan Penuntun melaporkan setiap langkah kepada Menteri Dalam Negeri melalui Gubernur.

“Kami berharap Pak Bagus Penuntun menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, menjaga integritas, serta menerapkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel,” lanjut Khofifah.

Siapa Diuntungkan?

Di satu sisi, publik kembali melihat KPK terus bekerja dan berani menyentuh kepala daerah. Langkah cepat ini juga menguntungkan pemerintah provinsi karena mampu menjaga stabilitas administratif.

Namun di sisi lain, warga Madiun menanggung kerugian terbesar. Pejabat diduga mengalihkan dana CSR yang seharusnya kembali ke masyarakat ke kantong pribadi. Akibatnya, kepercayaan publik terus terkikis, lagi dan lagi.

KPK menegaskan akan mengusut kasus ini hingga tuntas. Sementara itu, Pemprov Jawa Timur menginstruksikan jajaran Pemkot Madiun tetap fokus melayani masyarakat di tengah badai hukum.

Pelajaran dari Madiun

Kasus ini kembali mengingatkan satu hal ketika pejabat memeras dana sosial, mereka tidak hanya menggerus anggaran, tetapi juga merampas harapan rakyat. OTT mungkin terus berulang, tetapi publik masih menunggu satu hal yang jarang hadir efek jera.

Jika elite terus menyunat dana untuk masyarakat, jangan heran bila kepercayaan publik makin menipis. Di negeri ini, koruptor sering tertangkap, tapi rasa malu masih bebas berkeliaran. (red)


Tags: KPKkpk Kota MadiunottPSI

Kamu Melewatkan Ini

Drama Madiun Belum Tuntas: Giliran Bagus Panuntun Diperiksa KPK

Drama Madiun Belum Tuntas: Giliran Bagus Panuntun Diperiksa KPK

by Tabooo
Mei 11, 2026

Bagus Panuntun diperiksa KPK sebagai saksi dalam kasus dugaan pemerasan yang menyeret Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi. Dari luar, ini...

Kasus Korupsi Madiun Bikin Bingung? Ini Bedanya OTT, Gratifikasi, Suap, dan CSR

Kasus Korupsi Madiun Bikin Bingung? Ini Bedanya OTT, Gratifikasi, Suap, dan CSR

by jeje
Mei 11, 2026

Setiap kali Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT), timeline biasanya langsung penuh opini. Banyak orang buru-buru menyebut...

Konsep Otomatis

Pemerintah Madiun dalam Sorotan KPK: Ketika Sistem Terlalu Lama Dibiarkan

by jeje
Mei 11, 2026

Di Kota Madiun, cerita itu seperti membuka bab baru dari buku lama. Sebab, kasus yang kini menyeret sejumlah nama di...

Next Post
Prabowo Tegaskan Inggris sebagai Mitra Strategis Ekonomi Indonesia

Prabowo Tegaskan Inggris sebagai Mitra Strategis Ekonomi Indonesia

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

Mei 12, 2026

Rupiah Anjlok ke Rp 17.500 per Dolar AS, Investor Mulai Kehilangan Kepercayaan

Mei 12, 2026

Kuota Tanpa Batas? Nyaman Buat Kamu, Tapi Jaringan Bisa Kewalahan

Mei 8, 2026

Sekolah Rakyat di Kupang: Jalan Baru Anak Miskin Keluar dari Batas Pendidikan?

Mei 12, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id