Sabtu, Juni 27, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

OTT KPK di Madiun Naik Level: Maidi Resmi Masuk Penyidikan

by sigit
Mei 11, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – KPK langsung menekan gas. Setelah menuntaskan pemeriksaan awal, Komisi Pemberantasan Korupsi segera menaikkan kasus operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Wali Kota Madiun Maidi ke tahap penyidikan. Dalam waktu kurang dari 1×24 jam, KPK juga langsung menetapkan status hukum para pihak yang terlibat.

Langkah cepat ini menegaskan sikap KPK yang tidak ingin berlama-lama mengolah perkara. Proses hukum pun bergerak agresif sejak detik pertama penangkapan.

Ekspose Internal Jadi Penentu

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan bahwa keputusan tersebut lahir dari ekspose internal penyidik. “Kami melakukan ekspose dan memutuskan perkara ini naik ke tahap penyidikan. Dalam proses itu, KPK juga menetapkan status hukum pihak-pihak yang diamankan,” ujarnya, Selasa (20/1/2026).

Dengan keputusan ini, KPK memastikan kasus tidak berhenti di level dugaan, melainkan langsung masuk jalur pembuktian hukum.

Maidi Tak Sendiri, Delapan Orang Ikut Diperiksa

Maidi tidak menghadapi proses ini seorang diri. KPK kini memeriksa sembilan orang secara intensif di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan. Penyidik menelusuri dugaan fee proyek dan aliran dana CSR di Kota Madiun dua skema yang kerap menjadi pintu masuk praktik rente di pemerintahan daerah.

Ini Belum Selesai

TABOOO Corner Hadir di Winongo, Buka Ruang Membaca Realitas

Spektra Carnival 2026: Saat Madiun Menyalakan Identitasnya

Melalui pemeriksaan ini, KPK berupaya memetakan peran setiap pihak, dari pengambil kebijakan hingga perantara proyek.

Dari Balai Kota ke Gedung Merah Putih

Maidi tiba di markas KPK semalam sekitar pukul 22.35 WIB. Ia mengenakan topi, jaket biru dongker, dan celana hitam. Ia juga membawa tas jinjing biru dan dompet hitam. Petugas mengawalnya ketat, sementara Maidi memilih diam tanpa pernyataan.

Perjalanan dari Madiun ke Jakarta pun menjadi simbol perubahan drastis: dari kursi wali kota menuju ruang pemeriksaan penyidik.

Uang Ratusan Juta Jadi Bukti Awal

Di sisi lain, KPK mengamankan sedikitnya 15 orang dalam operasi tertutup di Madiun, Jawa Timur. Selain itu, penyidik menyita uang tunai senilai ratusan juta rupiah. Barang bukti ini memperkuat dugaan praktik korupsi sekaligus membuka pintu bagi pendalaman perkara.

Dengan temuan tersebut, KPK kini memiliki modal awal untuk membongkar alur uang dan jaringan yang terlibat.

Dampak ke Daerah: Publik Menunggu Jawaban

Kasus ini langsung menempatkan Pemerintah Kota Madiun di bawah sorotan publik. Sejumlah proyek berisiko tersendat, kepercayaan masyarakat ikut goyah, dan integritas birokrasi kembali dipertanyakan. Publik berpeluang diuntungkan jika penegakan hukum berjalan tegas dan transparan. Sebaliknya, warga akan menanggung rugi jika pembangunan selama ini justru bertumpu pada fee dan amplop.

Pada akhirnya, perkara ini kembali menegaskan pesan lama jabatan publik bukan tameng hukum. Ketika dana proyek dan CSR melenceng dari tujuan, pemegang kekuasaan hanya menunggu waktu apakah mereka benar-benar melayani publik, atau sekadar singgah sebelum KPK menagihnya.(red)

Tags: CSRFee ProyekGedung Merah putihKorupsi di IndonesiaKPKkpk Kota MadiunmadiunMaidiottPenyidikansuap

Kamu Melewatkan Ini

Bersih Desa Winongo, Tradisi yang Menjaga Identitas

Bersih Desa Winongo, Tradisi yang Menjaga Identitas

by dimas
Juni 27, 2026

Bersih Desa Winongo 2026 menjadi tradisi yang menjaga identitas, memperkuat gotong royong, dan melestarikan budaya di Kota Madiun. Tabooo.id -...

TABOOO Corner Hadir di Winongo, Buka Ruang Membaca Realitas

TABOOO Corner Hadir di Winongo, Buka Ruang Membaca Realitas

by dimas
Juni 27, 2026

Tabooo Network Indonesia menghadirkan TABOOO Corner di Winongo, ruang baru yang mengajak publik memahami realitas sosial dan budaya. Tabooo.id: Madiun...

Banteng Terakhir Kesultanan Yogyakarta: Kisah Raden Ronggo dari Madiun

Banteng Terakhir Kesultanan Yogyakarta: Kisah Raden Ronggo dari Madiun

by dimas
Juni 27, 2026

Banteng Terakhir Kesultanan Yogyakarta menghidupkan kisah Raden Ronggo Prawirodirjo III dari Madiun, sosok yang berani melawan kolonialisme sebelum Perang Jawa....

Next Post
Check: Benarkah Jokowi Minta Tak Dipenjara Jika Ijazahnya Palsu?

Check: Benarkah Jokowi Minta Tak Dipenjara Jika Ijazahnya Palsu?

Madilog Series

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026

Marx Series

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id