Rabu, Mei 13, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Maidi Tiba di KPK: Jaket Biru, Senyum Tipis, dan Bayang Fee Proyek

by sigit
Mei 11, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Wali Kota Madiun Maidi akhirnya tiba di Gedung Merah Putih KPK. Senin malam (19/1/2026), tepat pukul 22.34 WIB, ia melangkah masuk setelah terjaring operasi tangkap tangan. Ia mengenakan jaket biru, topi hitam, dan celana gelap. Kamera langsung menyorot. Wartawan pun melontarkan pertanyaan bertubi-tubi.

Maidi menjawab singkat. “Baik,” katanya. Setelah itu, ia menambahkan pernyataan bernuansa personal sekaligus politis. Ia mengaku tak pernah lelah membangun Madiun dan meminta doa agar tetap sehat. Selanjutnya, ia langsung masuk ke dalam gedung. Pemeriksaan lanjutan pun dimulai tanpa basa-basi.

Namun demikian, peristiwa ini bukan sekadar soal penampilan atau kalimat normatif di depan kamera. Kasus ini menyentuh soal kekuasaan, uang, dan dampaknya bagi warga.

OTT dan Uang Ratusan Juta

Dalam OTT tersebut, KPK membawa Maidi bersama delapan orang lain ke Jakarta. Mereka termasuk bagian dari total 15 orang yang diamankan di Kota Madiun. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo memastikan tim penyidik menyita uang ratusan juta rupiah.

Lebih lanjut, KPK menduga uang itu berkaitan dengan fee proyek dan pengelolaan dana C (CSR). Dengan kata lain, penyidik melihat adanya relasi kuasa yang patut dicurigai. Proyek berjalan, dana mengalir, lalu uang berputar di lingkaran sempit. Jika dugaan ini terbukti, segelintir elite dan rekanan proyek menjadi pihak yang paling diuntungkan.

Ini Belum Selesai

Sekolah Rakyat di Kupang: Jalan Baru Anak Miskin Keluar dari Batas Pendidikan?

MBG Bisa Ditolak, Prabowo Persilakan Anak Orang Kaya Mundur

Dampak Langsung bagi Warga Madiun

Sebaliknya, warga Madiun justru menanggung risikonya. Ketika kepala daerah terseret OTT, roda birokrasi melambat. Akibatnya, keputusan tertahan dan program tersendat. Kepercayaan publik pun ikut terkikis.

Selain itu, dampaknya terasa di level paling dekat. Jalan yang seharusnya mulus bisa tertunda. Pelayanan yang mestinya cepat berubah berbelit. Pada titik ini, OTT bukan sekadar urusan hukum, tetapi juga soal kualitas hidup warga.

Tak hanya itu, OTT ini juga mengirim pesan keras ke kepala daerah lain. Dalam satu hari, KPK melakukan dua OTT. Karena itu, publik membaca langkah ini sebagai peringatan serius, bukan kebetulan.

Janji Pembangunan Bertemu Fakta Hukum

Pernyataan Maidi tentang membangun kota kini menghadapi ujian berat. Di KPK, niat baik tidak cukup. Penyidik berbicara lewat aliran uang dan konstruksi perkara. Sesuai aturan, KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum para pihak.

Kini publik menunggu. Warga Madiun berharap kepastian.

Pada akhirnya, kota tidak dibangun oleh janji di depan kamera. Kota berdiri di atas kejujuran di balik meja. Jika meja itu penuh transaksi, maka yang runtuh bukan hanya jabatan, tetapi juga kepercayaan warga. (red)

Tags: CSRFee ProyekJakartaKPKkpk Kota MadiunKriminal & HukummadiunMaidiott

Kamu Melewatkan Ini

Korupsi Wali Kota Madiun: Ketika Izin Usaha Diduga Punya Tarif Tambahan?

Korupsi Wali Kota Madiun: Ketika Izin Usaha Diduga Punya Tarif Tambahan?

by dimas
Mei 11, 2026

Korupsi Wali Kota Madiun kembali membuka cerita lama yang sebenarnya akrab di banyak daerah izin usaha yang seharusnya mempermudah investasi...

CSR = Cuan Setoran Rutin?

CSR = Cuan Setoran Rutin?

by Tabooo
Mei 11, 2026

CSR = Cuan Setoran Rutin? Ini terdengar nyelekit karena korupsi hari ini tidak selalu datang dengan amplop, tapi bisa memakai...

Drama Madiun Belum Tuntas: Giliran Bagus Panuntun Diperiksa KPK

Drama Madiun Belum Tuntas: Giliran Bagus Panuntun Diperiksa KPK

by Tabooo
Mei 11, 2026

Bagus Panuntun diperiksa KPK sebagai saksi dalam kasus dugaan pemerasan yang menyeret Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi. Dari luar, ini...

Next Post
Konsep Otomatis

Sehari Dua OTT, Kemendagri Tegaskan: Ini Bukan Kebetulan, Ini Peringatan

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

Mei 12, 2026

Rupiah Anjlok ke Rp 17.500 per Dolar AS, Investor Mulai Kehilangan Kepercayaan

Mei 12, 2026

Kuota Tanpa Batas? Nyaman Buat Kamu, Tapi Jaringan Bisa Kewalahan

Mei 8, 2026

Sekolah Rakyat di Kupang: Jalan Baru Anak Miskin Keluar dari Batas Pendidikan?

Mei 12, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id