Tabooo.id: Sports – Mesin meraung. Aspal Buriram memantulkan panas. Stopwatch berjalan tanpa ampun. Hari pertama tes pramusim MotoGP 2026 langsung menghadirkan drama keluarga. Di ujung hari, nama Alex Marquez berdiri paling atas.
Pembalap Gresini Racing itu melesat dengan catatan 1 menit 29,262 detik dalam kombinasi sesi pagi dan siang di Chang International Circuit, Sabtu (21/02/2026). Bukan cuma cepat. Ia juga mengalahkan sang kakak. Ya, Marc Marquez harus puas di posisi kedua dengan 1 menit 29,391 detik.
Drama Tikungan 12 dan Tikungan 5
Hari itu sebenarnya milik Marc untuk jadi sorotan. Juara bertahan MotoGP tersebut sempat dua kali terjatuh. Pertama, ia kehilangan grip di Tikungan 12 tikungan terakhir yang terkenal tricky di Buriram. Motor tergelincir, tubuhnya terseret, dan paddock menahan napas. Namun ia bangkit.
Marc kembali ke lintasan dengan Desmosedici GP26. Ia mencoba mendorong limit. Sayangnya, ia kembali jatuh di Tikungan 5. Dua crash dalam sehari tak membuatnya menyerah. Ia justru menutup tes di posisi kedua. Mental baja tetap terlihat.
Sementara itu, Alex tampil lebih tenang. Ia konsisten sejak pagi. Setiap sektor ia maksimalkan. Setiap lap ia jaga presisi. Ketika waktu 1:29,262 muncul di layar, pesan itu jelas: adik tak lagi sekadar bayangan kakak.
Di belakang duo Marquez, Franco Morbidelli mengamankan posisi ketiga. Marco Bezzecchi, Johann Zarco, hingga Raul Fernandez melengkapi 10 besar. Namun perhatian tetap tertuju pada duel saudara.
Ducati Goyang, Rival Masih Cari Ritme
Di kubu Ducati, Francesco Bagnaia hanya menempati posisi ke-12. Hasil itu belum mencerminkan kekuatan sebenarnya. Sementara itu, Jorge Martin yang kini bersama Aprilia masih kesulitan menemukan performa terbaik.
Rookie sensasional Pramac Yamaha, Toprak Razgatlioglu, juga menjalani hari berat. Ia finis di posisi ke-21 dengan selisih lebih dari dua detik dari Alex. Adaptasi MotoGP memang tak pernah mudah.
Bukan Sekadar Tes, Ini Pernyataan
Tes pramusim memang bukan balapan. Tidak ada podium. Tidak ada poin. Namun pesan psikologis selalu lahir di sini.
Alex mengirim sinyal kuat. Ia bukan lagi pembalap pelengkap cerita keluarga Marquez. Ia kini jadi ancaman nyata.
Marc, di sisi lain, menunjukkan sesuatu yang tak bisa diukur stopwatch daya juang. Dua kali jatuh, tetap finis kedua. Itu mental juara.
Buriram baru hari pertama. Musim masih panjang. Akan tetapi satu hal sudah terasa rivalitas dalam keluarga Marquez akan jadi bumbu panas MotoGP 2026.
Dan jika ini baru pemanasan, kita bisa membayangkan betapa liar musim ini nanti. @teguh




