Rabu, Mei 13, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Sopir Diduga Mengantuk, Mikrobus Rombongan Wisata Kecelakaan di Banten

by dimas
Maret 24, 2026
in Reality, Regional
A A
Home Reality
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Regional – Kecelakaan tunggal terjadi di jalur wisata Jalan Raya Bayah-Sawarna, tepatnya di Kampung Tumenggung, Desa Sawarna, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten, Selasa (24/3/2026) sekitar pukul 07.30 WIB. Sebuah mikrobus yang membawa puluhan wisatawan kehilangan kendali lalu menghantam tebing di sisi jalan saat menuju kawasan pantai.

Mikrobus jenis Hino bernomor polisi B 7885 FAA itu mengangkut 36 orang, terdiri dari 34 penumpang, satu kernet, dan sopir. Rombongan berangkat dari arah Pulo Manuk menuju Pantai Sawarna melalui jalur sempit, berliku, dan penuh turunan curam.

Sopir Hilang Kendali di Titik Rawan

Polisi menduga sopir mengantuk saat melintasi turunan Cariang. Kondisi itu membuat kendaraan melaju tanpa kontrol hingga akhirnya menabrak tebing.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Lebak, Aris Setyawan, menjelaskan bahwa pengemudi tidak mampu menjaga kendali kendaraan saat memasuki titik rawan. Jalan menurun yang tajam memperparah situasi ketika konsentrasi sopir menurun.

Peristiwa ini kembali menunjukkan tingginya risiko di jalur wisata yang menuntut kewaspadaan penuh, terutama bagi pengemudi yang membawa banyak penumpang.

Ini Belum Selesai

Sekolah Rakyat di Kupang: Jalan Baru Anak Miskin Keluar dari Batas Pendidikan?

MBG Bisa Ditolak, Prabowo Persilakan Anak Orang Kaya Mundur

Korban Segera Dievakuasi, Luka Didominasi Ringan

Benturan keras melempar sebagian penumpang dari posisi duduk dan menyebabkan luka di beberapa bagian tubuh. Petugas langsung mengevakuasi korban ke fasilitas kesehatan terdekat.

Sebanyak 13 korban menjalani perawatan di puskesmas, sementara 11 lainnya mendapat penanganan di RSUD Cilograng. Penumpang lainnya tetap berada di rumah warga karena tidak mengalami luka.

Insiden ini memicu kepanikan di lokasi. Warga sekitar bergerak cepat membantu proses evakuasi sebelum petugas tiba.

Wisatawan Hadapi Risiko di Jalur Minim Pengawasan

Kecelakaan ini menyoroti posisi wisatawan yang sangat bergantung pada kesiapan sopir dan kondisi kendaraan. Jalur Bayah–Sawarna memang menantang, tetapi kendaraan wisata terus melintasinya tanpa pengawasan ketat terhadap faktor kelelahan pengemudi.

Di sisi lain, sopir angkutan wisata kerap mengejar waktu tempuh dan menghadapi tekanan perjalanan. Kondisi ini sering menurunkan fokus saat melintasi jalur ekstrem.

Polisi kini mendalami kasus ini untuk memastikan penyebab utama kecelakaan. Namun, faktor kelelahan sopir kembali muncul sebagai pola yang berulang dalam berbagai insiden serupa.

Perjalanan wisata seharusnya memberi rasa aman dan nyaman. Namun di lapangan, kelalaian kecil seperti kelelahan sopir justru mengubah perjalanan menjadi ancaman dan lagi-lagi, penumpang yang harus lebih dulu menanggung risikonya. @dimas

Tags: ArusBantenbusJalurKecelakaanKeselamatanlebakNasional

Kamu Melewatkan Ini

Profil Dandhy Laksono: Jurnalis yang Memilih Bertanya Saat Banyak Orang Diam

Profil Dandhy Laksono: Jurnalis yang Memilih Bertanya Saat Banyak Orang Diam

by jeje
Mei 12, 2026

Dandhy Laksono kembali jadi sorotan. Bukan karena kontroversi biasa, tetapi karena film dokumenternya, Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita, memicu rasa...

Negara Bicara Pertumbuhan, Warung Kecil Bicara Cara Bertahan

Saat Negara Bicara Pertumbuhan, Warung Kecil Belum Selesai Bertahan

by jeje
Mei 9, 2026

Di tengah harga pangan yang terus naik, pedagang kecil mulai menghadapi dilema paling melelahkan: menaikkan harga jual dan kehilangan pelanggan,...

Indonesia Sudah Konsisten: Kenaikan Harga Menjadi Rutinitas

Indonesia Sudah Konsisten: Kenaikan Harga Menjadi Rutinitas

by jeje
Mei 9, 2026

Belanja kebutuhan dapur sekarang terasa seperti permainan bertahan hidup. Uang Rp100 ribu masuk pasar dengan percaya diri, lalu pulang bersama...

Next Post
Ambisi Besar, Kapasitas Terbatas: Risiko di Balik MBG dan Koperasi Desa

Ambisi Besar, Kapasitas Terbatas: Risiko di Balik MBG dan Koperasi Desa

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

Mei 12, 2026

Rupiah Anjlok ke Rp 17.500 per Dolar AS, Investor Mulai Kehilangan Kepercayaan

Mei 12, 2026

Kuota Tanpa Batas? Nyaman Buat Kamu, Tapi Jaringan Bisa Kewalahan

Mei 8, 2026

Sekolah Rakyat di Kupang: Jalan Baru Anak Miskin Keluar dari Batas Pendidikan?

Mei 12, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id