Senin, Oktober 19, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Alasan BRIN Gaspol Bangun Bandar Antariksa di Papua

by teguh
Mei 8, 2026
in Reality, Teknologi
A A
Home Reality
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Teknologi – Pernah kepikiran nggak, di tengah harga kopi susu yang makin mahal dan scroll TikTok yang makin panjang, negara ini malah sibuk mikirin roket? Kedengarannya absurd, ya. Tapi faktanya, Indonesia sedang serius menyiapkan Bandar Antariksa Nasional di Pulau Biak, Papua. Bukan buat gaya-gayaan, tapi karena hidup modern termasuk hidup kamu pelan-pelan makin bergantung pada ruang angkasa.

Mulai dari Google Maps, ramalan cuaca, sinyal internet, sampai aplikasi ojek online, semuanya numpang lewat satelit. Jadi, ketika BRIN tancap gas bicara soal bandar antariksa, sebenarnya mereka sedang bicara soal masa depan gaya hidup kita juga.

Roket, Regulasi, dan Rencana Jangka Panjang

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memperkuat kerja sama lintas sektor untuk mempercepat pembangunan Bandar Antariksa Nasional di Biak. Langkah ini bukan ide dadakan. Pemerintah menyiapkan fondasi hukumnya sejak lama.

Plt Deputi Bidang Kebijakan Pembangunan BRIN, Anugerah Widiyanto, menjelaskan Indonesia sudah punya Undang-undang Keantariksaan sejak 2013. Selain itu, Perpres tentang Rencana Induk Keantariksaan dan PP soal penguasaan teknologi antariksa ikut mengatur arah mainnya.

BRIN juga hampir merampungkan Rancangan Peraturan Pemerintah tentang Penyelenggaraan Bandar Antariksa. Artinya, proyek ini tinggal menunggu lampu hijau operasional. Anugerah bahkan mendorong pembaruan rencana induk hingga 2045 supaya sejalan dengan visi Indonesia Emas.

Ini Belum Selesai

BBM Belum Normal, ASN Jember WFH: Siapa Menjamin Layanan Publik Tetap Jalan?

Prabowo dan Guterres Bertemu di Hambalang, Apa Agenda Indonesia di Panggung Dunia?

Singkatnya, negara ini nggak sedang bermimpi kosong. Mereka sedang menyiapkan cetak biru.

Kenapa Harus Biak? Ini Bukan Kebetulan

Pulau Biak bukan dipilih karena eksotis atau sekadar simbol pemerataan. Lokasinya dekat garis khatulistiwa, dan itu soal fisika, bukan politik. Roket yang meluncur dari daerah khatulistiwa butuh energi lebih kecil untuk mencapai orbit rendah bumi.

Efeknya sederhana tapi signifikan biaya peluncuran lebih murah dan efisiensi lebih tinggi. Dalam dunia antariksa, selisih kecil bisa berarti jutaan dolar. Jadi, Biak memberi Indonesia keunggulan alami yang jarang dimiliki negara lain.

Kajian soal Biak sendiri sudah berjalan sejak 1990. BRIN kini memperbaruinya agar relevan dengan teknologi mutakhir, kebutuhan nasional, dan kondisi lingkungan terkini.

Ekonomi Antariksa Itu Nyata, Bukan Sci-Fi

Kalau kata “ekonomi antariksa” terdengar terlalu futuristik, coba lihat angkanya. Menurut BRIN, ekonomi antariksa global menyumbang sekitar 5 persen dari PDB dunia. Angka itu bukan kecil.

Bandar antariksa bukan cuma tempat roket lepas landas. Ia membuka pintu ke industri peluncuran, jasa satelit, riset teknologi, hingga diplomasi internasional. Negara yang punya akses mandiri ke antariksa tidak perlu selalu menyewa jasa negara lain.

Dampaknya juga terasa di darat. Pembangunan ini menciptakan lapangan kerja, mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, dan menarik investasi. Bagi Papua, ini peluang besar untuk keluar dari narasi “daerah tertinggal” dan masuk ke percakapan global.

Di Balik Layar Peluncuran Roket

Peluncuran roket bukan acara tekan tombol lalu hitung mundur. BRIN memaparkan prosesnya secara detail, dari desain roket, manufaktur, verifikasi kesiapan, hingga penentuan go atau no go.

Tim juga mengurus notifikasi ruang udara dan laut lewat NOTAM dan NOTMAR, melakukan sosialisasi ke masyarakat, mengatur transportasi roket, sampai menangani fase pascapeluncuran. Semua tahap menuntut koordinasi ketat dan standar keselamatan tinggi.

Bandar antariksa juga butuh infrastruktur serius listrik stabil, jaringan telekomunikasi kuat, fasilitas kesehatan berstandar internasional, serta sistem keamanan dan logistik yang rapi. Ini bukan proyek setengah-setengah.

Antariksa dan Psikologi Bangsa

Di level lifestyle, proyek ini bicara soal cara bangsa memandang dirinya sendiri. Negara yang berani investasi di antariksa biasanya punya kepercayaan diri jangka panjang. Mereka tidak cuma mikirin besok pagi, tapi 20–30 tahun ke depan.

Buat Gen Z dan milenial, ini relevan. Kita hidup di era kecemasan kolektif soal kerja, iklim, masa depan. Proyek seperti bandar antariksa memberi narasi tandingan bahwa negara masih berani bermimpi besar dan membangun fondasinya.

Kepala BRIN Arif Satria menyebut pembangunan bandar antariksa sebagai amanah strategis negara. Ia menegaskan proyek ini sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045 dan penguatan posisi Indonesia di panggung global. BRIN bahkan menargetkan pembukaan lahan di Biak mulai 2026.

Jadi, Apa Dampaknya Buat Kamu?

Mungkin kamu tidak akan melihat roket tiap hari. Tapi internet lebih stabil, sistem navigasi lebih akurat, dan kemandirian teknologi nasional akan langsung menyentuh hidupmu.

Bandar antariksa bukan soal mimpi ke luar angkasa semata. Ia soal keberanian melihat masa depan lebih jauh dari layar ponsel. Pertanyaannya sekarang kamu mau hidup di negara yang cuma jadi pengguna teknologi, atau ikut bangga saat negara sendiri ikut meluncurkannya?. @teguh

Tags: AntariksabrinInternasionalinternetInvestasiLogistikpapuaPembangunanPolitik IndonesiaproyeksatelitStrategi

Kamu Melewatkan Ini

Jokowi Tak Lagi Bicara Dua Periode: Sinyal Politik atau Sekadar Menahan Diri?

Jokowi Tak Lagi Bicara Dua Periode: Sinyal Politik atau Sekadar Menahan Diri?

by dimas
Oktober 10, 2026

Jokowi tak lagi menegaskan dukungan dua periode untuk Prabowo-Gibran. Sinyal politik menuju Pilpres 2029 atau sekadar sikap hati-hati? Tabooo.id -...

Panggung Politik: Ketika Perhatian Mengalahkan Pertanggungjawaban

Panggung Politik: Ketika Perhatian Mengalahkan Pertanggungjawaban

by dimas
Oktober 8, 2026

Panggung politik kerap mengejar perhatian publik. Namun, di balik sorotan, pertanggungjawaban, kebijakan, dan suara warga tetap harus diuji. Tabooo.id -...

Reshuffle Ketujuh: Prabowo Lepas dari Bayang-Bayang Jokowi?

Reshuffle Ketujuh: Prabowo Lepas dari Bayang-Bayang Jokowi?

by dimas
Oktober 4, 2026

Reshuffle ketujuh Prabowo memunculkan pertanyaan: apakah ia mulai lepas dari bayang-bayang Jokowi dan menata orbit kekuasaannya sendiri? Tabooo.id - Pada...

Next Post
Pemerintah Mulai Bangun Huntap Korban Bencana di Tapanuli

Pemerintah Mulai Bangun Huntap Korban Bencana di Tapanuli

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id