• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
Jumat, Maret 27, 2026
  • Login
No Result
View All Result
tabooo.id
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
No Result
View All Result
tabooo.id
No Result
View All Result
Home News Bisnis

Pemerintah Buka Jalan Asing Jadi Pemegang Saham BEI

Februari 2, 2026
in Bisnis, News
A A
Pemerintah Buka Jalan Asing Jadi Pemegang Saham BEI

Layar digital menampilkan pergerakan IHSG di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (27/3/2025). (Foto istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Bisnis – CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani membuka peluang bagi institusi asing untuk menjadi pemegang saham Bursa Efek Indonesia (BEI) setelah proses demutualisasi rampung. Pernyataan ini menandai babak baru perubahan struktur kepemilikan bursa yang selama puluhan tahun dikuasai perusahaan sekuritas domestik.

Demutualisasi mengubah BEI dari lembaga milik anggota bursa menjadi perusahaan berbadan hukum yang berorientasi korporasi. Skema tersebut memisahkan keanggotaan perdagangan dari kepemilikan saham, dua fungsi yang selama ini melekat dalam satu entitas.

“Sekarang anggota dan kepemilikan itu gabung dan sebagian besar dimiliki sekuritas. Ke depan kami pisahkan supaya pengelolaan lebih baik dan transparan,” ujar Rosan di Gedung BEI, Jakarta, Minggu (1/2/2026).

Melalui skema baru ini, BEI tidak lagi membatasi kepemilikan hanya untuk perusahaan efek. Investor institusional lain, termasuk dari luar negeri, bisa masuk sebagai pemegang saham.

RelatedPosts

Bersua Sang Raja: Momen Langka Warga Bisa Bertatap Langsung dengan Raja Surakarta

Bersua Sang Raja: No Jeans, No Kaos

Danantara Bersiap Ambil Porsi

Rosan menegaskan, Danantara Indonesia sebagai sovereign wealth fund (SWF) nasional tertarik mengambil porsi kepemilikan BEI. Ia menilai keterlibatan SWF dalam kepemilikan bursa sebagai praktik lazim di berbagai negara.

Selain Danantara, Rosan menyebut SWF asing juga berpeluang masuk. Menurutnya, keterbukaan ini justru memperkuat daya tarik BEI di mata investor global.

“Yang masuk nanti bukan hanya Danantara, tetapi juga bisa SWF lainnya,” tambahnya.

Pemerintah memandang keterlibatan SWF dapat memperkuat struktur permodalan BEI sekaligus meningkatkan kredibilitas pasar modal nasional.

Regulasi Dipercepat, Target Semester I 2026

Saat ini pemerintah merampungkan Peraturan Pemerintah (PP) sebagai dasar hukum demutualisasi BEI. Proses tersebut melibatkan Kementerian Keuangan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), BEI, serta para pelaku pasar modal.

Pemerintah menyelaraskan regulasi ini dengan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK). Melalui payung hukum tersebut, pemerintah menargetkan demutualisasi selesai pada semester pertama 2026.

Langkah ini menunjukkan komitmen kuat negara untuk mereformasi tata kelola bursa.

Sekuritas Bergeser, Ritel Menanti Manfaat

Perubahan struktur kepemilikan berpotensi menggeser posisi perusahaan sekuritas yang selama ini berperan sebagai pemilik sekaligus pengguna utama BEI. Ke depan, mereka tidak lagi otomatis menguasai bursa.

Sebaliknya, investor ritel dan emiten berpeluang menikmati manfaat berupa tata kelola yang lebih transparan, profesional, dan berorientasi pada kepentingan pasar secara luas.

Namun, rencana membuka kepemilikan bagi investor asing juga memunculkan pertanyaan tentang seberapa besar kendali nasional atas infrastruktur pasar keuangan strategis.

Demutualisasi BEI memang menjanjikan modernisasi. Tetapi di balik semangat keterbukaan, publik patut mengingat satu hal bursa bukan sekadar tempat transaksi, melainkan jantung kedaulatan ekonomi. Apakah jantung itu akan semakin kuat, atau justru bergantung pada pompa dari luar negeri? @dimas

Tags: BEIBursa Efek IndonesiaDanantaraDemutualisasiEkonomiGlobalIndonesiaInvestasikedaulatanKeuanganModalNasionalPasarSovereign Wealth FundUU_P2SK
Next Post
Rakornas 2026 Jadi Panggung Sinkronisasi Pusat dan Daerah

Rakornas 2026 Jadi Panggung Sinkronisasi Pusat dan Daerah

Recommended

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

6 bulan ago
Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

4 bulan ago

Popular News

  • Bersua Sang Raja: Momen Langka Warga Bisa Bertatap Langsung dengan Raja Surakarta

    Bersua Sang Raja: Momen Langka Warga Bisa Bertatap Langsung dengan Raja Surakarta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bersua Sang Raja: No Jeans, No Kaos

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bersua Sang Raja: Silaturahmi atau Ujian Etika?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OnePlus 15T Rilis: Baterai 7.500 mAh, HP Tahan 40 Jam Nonstop

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Benarkah iPhone Bisa Jadi Mesin EDC?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
PT Tabooo Network Indonesia

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Life
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Talk
  • Vibes

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.