Selasa, Juni 30, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

BBM Non-Subsidi Turun, Dompet Bernapas Tapi Belum Merdeka

by teguh
Februari 1, 2026
in Nasional
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Hari senin ini banyak pengendara bakal senyum kecil di SPBU. PT Pertamina (Persero) resmi menurunkan seluruh harga BBM non-subsidi per 1 Februari 2026. Kabar ini datang di tengah biaya hidup yang belum benar-benar ramah, terutama bagi kelas pekerja dan pelaku usaha kecil.

Turun harga, tapi apakah hidup otomatis lebih ringan? Itu cerita lain.

Daftar Harga Terbaru: Semua Non-Subsidi Ikut Turun

Berdasarkan pengumuman resmi Pertamina Patra Niaga, penyesuaian harga ini berlaku nasional dan mengikuti formula yang ditetapkan Kementerian ESDM. Untuk wilayah DKI Jakarta, penurunan terasa cukup signifikan.

  • Pertamax (RON 92) turun menjadi Rp 11.800 per liter dari Rp 12.350
  • Pertamax Turbo (RON 98) turun ke Rp 12.700 per liter dari Rp 13.400
  • Pertamax Green 95 turun ke Rp 12.450 per liter dari Rp 13.150
  • Dexlite turun ke Rp 13.250 per liter dari Rp 13.500
  • Pertamina Dex turun tipis menjadi Rp 13.500 per liter dari Rp 13.600

Sementara itu, BBM bersubsidi tidak bergerak sama sekali:

  • Pertalite tetap Rp 10.000 per liter
  • Solar Subsidi tetap Rp 6.800 per liter

Artinya, yang berubah hanya mereka yang sudah “naik kelas” ke BBM non-subsidi.

Ini Belum Selesai

Danantara Libatkan KPK Sebelum Hilirisasi Dimulai, Tata Kelola Jadi Sorotan

Beras Sulit Laku, Mentan Bicara Produksi Melimpah, Pedagang Soroti Daya Beli

Kenapa Harga Bisa Turun?

Pertamina menyebut penyesuaian ini sebagai implementasi Kepmen ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022, yang mengatur formula harga dasar BBM umum. Faktor harga minyak dunia dan nilai tukar ikut berperan dalam kalkulasi.

Dengan kata lain, ini bukan kemurahan hati, tapi hitungan bisnis plus regulasi.

Siapa Diuntungkan, Siapa Masih Menunggu?

Yang diuntungkan jelas pengguna Pertamax dan Dex. Pengemudi harian, pekerja mobilitas tinggi, hingga pelaku UMKM berbasis logistik bisa sedikit menghemat ongkos operasional.

Namun, jutaan pengguna Pertalite dan Solar Subsidi masih di tempat yang sama. Mereka tidak merasakan penurunan, meski tekanan ekonomi tetap berjalan harga pangan naik-turun, cicilan jalan terus, dan upah tak selalu ikut menyesuaikan.

Di titik ini, penurunan BBM non-subsidi terasa seperti kabar baik yang selektif.

Bukan Soal Murah, Tapi Soal Arah

Penurunan harga BBM memang layak diapresiasi. Tapi publik juga membaca arah kebijakan. Ketika BBM non-subsidi turun dan subsidi tetap stagnan, muncul pertanyaan lama yang belum selesai energi ini mau meringankan siapa?

Dompet memang sedikit lega. Tapi rasa aman ekonomi belum sepenuhnya hadir. Karena di negeri ini, harga BBM sering turun. Yang jarang turun justru beban hidup. @teguh

Tags: BBMDKI JakartaEkonomi IndonesiaHargaKebijakanKementerian ESDMPertaminaSosial & Publikspbu

Kamu Melewatkan Ini

Danantara Libatkan KPK Sebelum Hilirisasi Dimulai, Tata Kelola Jadi Sorotan

Danantara Libatkan KPK Sebelum Hilirisasi Dimulai, Tata Kelola Jadi Sorotan

by teguh
Juni 30, 2026

Pemerintah mulai memperkuat benteng antikorupsi sebelum proyek-proyek hilirisasi bergulir. Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk...

Pemerintah Janji Redam PHK, Tapi Industri Sudah Kehilangan Napas

Pemerintah Janji Redam PHK, Tapi Industri Sudah Kehilangan Napas

by teguh
Juni 28, 2026

Langit di Timur Tengah mungkin terasa sangat jauh dari kawasan industri di Indonesia. Namun setiap ledakan yang mengguncang wilayah itu...

Pemerintah Janji Redam PHK, Tapi Industri Sudah Mulai Berguguran

Pemerintah Janji Redam PHK, Tapi Industri Sudah Mulai Berguguran

by teguh
Juni 28, 2026

Pemerintah janji redam PHK tapi Ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK) terus menekan sejumlah sektor industri nasional. Kenaikan biaya produksi membuat...

Next Post
Gunung Ile Lewotolok Meletus 27 Kali, Warga Diimbau Waspada

Gunung Ile Lewotolok Meletus 27 Kali, Warga Diimbau Waspada

Madilog Series

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026

Marx Series

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id