Rabu, Mei 13, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Rapat Paripurna Perdana 2026 Digelar, Separuh Anggota DPR Absen

by dimas
Januari 13, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) membuka Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025–2026 melalui rapat paripurna di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (13/1/2026). Rapat ini menjadi agenda perdana parlemen pada awal 2026 dan menandai dimulainya kembali fungsi legislasi serta pengawasan DPR.

Namun, rapat pembuka tersebut langsung memperlihatkan masalah klasik kehadiran. Dari total 579 anggota DPR, hanya 294 orang yang datang dan menandatangani daftar hadir. Kondisi itu membuat hampir separuh kursi parlemen tampak kosong sejak sidang dimulai.

Kuorum Tercapai, Sidang Tetap Digelar

Ketua DPR Puan Maharani memimpin rapat dan memastikan jumlah kehadiran memenuhi syarat kuorum. Ia menyampaikan laporan resmi berdasarkan data Sekretariat Jenderal DPR RI sebelum membuka sidang.

“Pada permulaan rapat paripurna hari ini, 294 anggota DPR telah menandatangani daftar hadir dari total 579 anggota, dan seluruh fraksi terwakili,” ujar Puan dari kursi pimpinan sidang.

Setelah memastikan kuorum, Puan langsung membuka rapat paripurna yang bersifat terbuka untuk umum. Ia menandai pembukaan sidang dengan pernyataan resmi sesuai tata tertib parlemen.

Ini Belum Selesai

Sekolah Rakyat di Kupang: Jalan Baru Anak Miskin Keluar dari Batas Pendidikan?

MBG Bisa Ditolak, Prabowo Persilakan Anak Orang Kaya Mundur

Sejumlah Pimpinan Hadir, Dasco Tidak Tampak

Dalam rapat tersebut, beberapa pimpinan DPR mendampingi Puan Maharani. Wakil Ketua DPR Cucun Ahmad Syamsurijal, Adies Kadir, dan Saan Mustopa hadir di ruang sidang. Sebaliknya, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad tidak terlihat mengikuti rapat paripurna pembukaan masa persidangan ini.

Kondisi tersebut mempertegas kontras antara jalannya agenda resmi parlemen dan realitas kehadiran para wakil rakyat di hari pertama persidangan.

Agenda Formal dan Isyarat Politik

Selain pidato Ketua DPR, rapat paripurna juga memuat agenda pelantikan Pengganti Antarwaktu (PAW) anggota DPR dan anggota MPR untuk masa jabatan 2024-2029. Agenda ini menunjukkan bahwa rapat pembuka tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga membawa keputusan administratif penting.

Meski demikian, perhatian publik tetap tertuju pada tingkat kehadiran anggota dewan. Masa persidangan ini akan membahas sejumlah isu strategis yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat, mulai dari ekonomi hingga kebijakan sosial.

Publik Menanti Kerja Nyata Parlemen

Dengan diketoknya palu sidang, DPR secara resmi memulai kerja tahunannya. Namun, di luar ruang sidang, masyarakat menunggu lebih dari sekadar pembukaan rapat dan pidato formal.

Ketika hampir separuh anggota absen pada hari pertama persidangan, publik wajar mempertanyakan satu hal mendasar apakah yang kosong hanya kursi di ruang sidang, atau juga keseriusan wakil rakyat menjalankan mandatnya? @dimas

Tags: DemokrasiDPRLegislasiNasionalParlemenPemerintahanPolitik Indonesia

Kamu Melewatkan Ini

Profil Dandhy Laksono: Jurnalis yang Memilih Bertanya Saat Banyak Orang Diam

Profil Dandhy Laksono: Jurnalis yang Memilih Bertanya Saat Banyak Orang Diam

by jeje
Mei 12, 2026

Dandhy Laksono kembali jadi sorotan. Bukan karena kontroversi biasa, tetapi karena film dokumenternya, Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita, memicu rasa...

Amir Syarifuddin: Tokoh Komunis yang Membawa Injil saat Eksekusi

Amir Syarifuddin: Tokoh Komunis yang Membawa Injil saat Eksekusi

by Tabooo
Mei 12, 2026

Amir Syarifuddin pernah menjadi Perdana Menteri Republik Indonesia, tetapi namanya lebih sering muncul dalam bayang-bayang PKI dan Peristiwa Madiun 1948....

Ketika Pembangunan Terlihat Megah, Tapi Rakyat Tetap Gelisah

Ketika Pembangunan Terlihat Megah, Tapi Rakyat Tetap Gelisah

by dimas
Mei 11, 2026

Pembangunan tampak megah lewat angka pertumbuhan, gedung tinggi, dan proyek infrastruktur besar yang terus dipamerkan. Namun bagi banyak orang, kemajuan...

Next Post
“Ini Rumah Saya”: Nenek Elina dan Pertarungan Hukum di Surabaya

Kasus Nenek Elina Terus Dikembangkan, Polisi Buka Peluang Tersangka Baru

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

Mei 12, 2026

Rupiah Anjlok ke Rp 17.500 per Dolar AS, Investor Mulai Kehilangan Kepercayaan

Mei 12, 2026

Kuota Tanpa Batas? Nyaman Buat Kamu, Tapi Jaringan Bisa Kewalahan

Mei 8, 2026

Sekolah Rakyat di Kupang: Jalan Baru Anak Miskin Keluar dari Batas Pendidikan?

Mei 12, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id