Jumat, Juli 24, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Registrasi Biometrik SIM Card Diperketat, Pemerintah Tutup Celah Kejahatan Digital

by teguh
Juli 23, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter
Lebih dari 30 ribu laporan penyalahgunaan nomor seluler mendorong pemerintah memperketat Registrasi Biometrik SIM card. Kini, verifikasi registrasi biometrik SIM menjadi lapisan pertama untuk menekan penipuan digital dan pencurian identitas.

Tabooo.id: Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan registrasi biometrik SIM card akan memastikan setiap nomor seluler terhubung dengan pemilik yang sah. Pemerintah ingin mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan digital yang selama ini memanfaatkan identitas palsu.

Komdigi menerima lebih dari 30 ribu aduan penyalahgunaan nomor seluler hingga 16/07/2026. Laporan itu mencakup penipuan, pemerasan, dan berbagai kejahatan digital lainnya.

“Melalui verifikasi biometrik, ruang penyalahgunaan identitas dalam registrasi SIM menjadi semakin sempit. Tujuannya agar setiap nomor seluler dapat dipertanggungjawabkan dan masyarakat semakin terlindungi,” kata Meutya Hafid dalam keterangan tertulis, Kamis (23/07/2026).

Data Direktorat Jenderal Dukcapil menunjukkan registrasi biometrik sudah menjangkau 10,03 juta pelanggan. Pemerintah bersama operator menargetkan seluruh 291,16 juta pelanggan seluler aktif ikut menggunakan sistem tersebut.

Operator Harus Jalankan Aturan yang Sama

Meutya meminta seluruh operator mengawasi gerai dan mitra penjualan. Mereka harus menjalankan registrasi sesuai aturan yang berlaku.

Komdigi masih menemukan sejumlah gerai yang belum menerapkan prosedur registrasi secara benar. Kondisi itu membuka peluang penyalahgunaan identitas.

Ini Belum Selesai

Jaksa Ungkap Dugaan Pengaturan Tender dalam Sidang Fadia Arafiq

Dana Satwa Diduga Berubah Arah, Eks Dirut KBS Terjerat Korupsi Rp7,4 Miliar

“Seluruh kanal registrasi, baik melalui gerai, aplikasi, situs web, maupun saluran mitra distribusi, harus tunduk pada ketentuan yang sama,” ujar Meutya.

Ia menegaskan setiap operator wajib menerapkan standar keamanan yang sama. Aturan itu berlaku di kota besar maupun daerah.

Tutup Celah Kejahatan Digital

Menurut Meutya, registrasi biometrik SIM Card menjadi langkah awal untuk memutus rantai kejahatan digital. Pemerintah ingin menghentikan penyalahgunaan nomor telepon sejak proses registrasi.

“Kebijakan registrasi biometrik ini hadir sebagai solusi di tingkat hulu untuk memutus akar masalah kejahatan berbasis keuangan digital,” tegas Meutya.

Data PPATK menunjukkan perputaran dana judi online sepanjang 2025 mencapai Rp286,8 triliun. Sementara itu, Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) mencatat kerugian masyarakat akibat penipuan mencapai Rp9,1 triliun dari lebih 432 ribu laporan sejak November 2024 hingga awal 2026.

Pengamat: Penyalahgunaan SIM Bisa Berkurang

Pengamat telekomunikasi Heru Sutadi menilai registrasi biometrik SIM Card dapat menekan penyalahgunaan kartu SIM. Langkah itu juga mengurangi peluang pelaku memakai identitas orang lain.

“Kebijakan terbaru ini dapat mengurangi penyalahgunaan kartu SIM yang selama ini kerap digunakan dalam penipuan, spam, penyebaran hoaks, maupun kejahatan siber lain yang memanfaatkan nomor telepon anonim,” ujar Heru Sutadi, 30/07/2026.

Heru menilai operator harus menerapkan prosedur secara konsisten. Tanpa pengawasan, pelaku tetap bisa mencari celah.

Implementasi Jadi Tantangan

Pengamat kebijakan publik menilai pemerintah sudah memiliki regulasi yang jelas. Namun, keberhasilan aturan bergantung pada pelaksanaan di lapangan.

Gerai, operator, dan mitra distribusi harus menjalankan prosedur yang sama. Perbedaan standar hanya akan membuka peluang penyalahgunaan identitas.

Perlindungan Data Jadi Kunci

Sosiolog menilai masyarakat akan mendukung registrasi biometrik jika pemerintah mampu menjaga keamanan data pribadi. Kepercayaan publik bergantung pada transparansi dan perlindungan data.

Komdigi menegaskan operator tidak menyimpan data biometrik pelanggan. Sistem hanya memakai data itu untuk proses verifikasi dengan basis data Dukcapil.

Dampak bagi Masyarakat

Jika seluruh operator menerapkan aturan secara konsisten, masyarakat akan memperoleh perlindungan yang lebih kuat.

Program ini berpotensi:

  • Menekan penipuan digital.
  • Mengurangi pencurian identitas.
  • Mempersempit ruang gerak pelaku phishing.
  • Menghambat pinjaman online ilegal.
  • Meningkatkan keamanan transaksi digital.

Keberhasilan kebijakan ini tidak hanya bergantung pada regulasi. Pemerintah juga harus memastikan setiap gerai menjalankan prosedur yang sama. Satu kelalaian bisa membuka jalan bagi ribuan kejahatan digital. @teguh

Tags: Judi OnlineKeamanan Datakejahatan digitalKomdigiMeutya HafidPerlindungan Data Pribadi TelekomunikasiPinjol IlegalRegistrasi BiometrikScamSIM Card

Kamu Melewatkan Ini

Wajahmu Kini Jadi Kunci SIM Card

Wajahmu Kini Jadi Kunci SIM Card

by teguh
Juli 23, 2026

Pemerintah mengandalkan registrasi biometrik untuk menutup celah kejahatan digital. Namun ketika wajahmu menjadi syarat mengakses ruang digital, pertanyaan tentang privasi...

Ribuan ASN Jabar Terjerat Judi Online, Alarm bagi Birokrasi

Ribuan ASN Jabar Terjerat Judi Online, Alarm bagi Birokrasi

by dimas
Juli 16, 2026

Ribuan ASN Jawa Barat terjerat judi online dengan transaksi mencapai Rp14 miliar. Kasus ini menjadi alarm serius bagi integritas birokrasi...

Disekap dan Diperkosa: Ironi Mahasiswi Makassar Saat Mencari Pekerjaan

Disekap dan Diperkosa: Ironi Mahasiswi Makassar Saat Mencari Pekerjaan

by dimas
Mei 15, 2026

Disekap dan diperkosa, mahasiswi di Makassar diduga menjadi korban jebakan lowongan kerja palsu dari media sosial hingga mengalami trauma mendalam...

Next Post
Dana Satwa Diduga Berubah Arah, Eks Dirut KBS Terjerat Korupsi Rp7,4 Miliar

Dana Satwa Diduga Berubah Arah, Eks Dirut KBS Terjerat Korupsi Rp7,4 Miliar

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id