Jumat, Mei 22, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Rupiah Rp16.800, Ekonomi 6,5%: Janji Fiskal atau Ujian Realitas 2027

by jeje
Mei 20, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter
Rupiah masih bergerak di wilayah yang bikin banyak orang waswas. Harga kebutuhan belum terasa ringan, biaya hidup makin terasa sempit, dan dolar Amerika Serikat sempat menyentuh level yang membuat publik bertanya: ekonomi kita sebenarnya baik-baik saja, atau cuma terlihat tenang di atas angka?

Tabooo.id: Jakarta – Di tengah situasi itu, Presiden Prabowo Subianto memasang target besar untuk 2027. Pemerintah ingin mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia ke kisaran 5,8–6,5 persen, sementara rupiah diarahkan bergerak di rentang Rp16.800 hingga Rp17.500 per dolar AS.

Prabowo menyampaikan target itu dalam Rapat Paripurna DPR RI, Rabu (20/5/2026), saat memaparkan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) sebagai dasar penyusunan RAPBN 2027.

“Saya yakin ekonomi Indonesia dapat tumbuh pada kisaran 5,8–6,5% di 2027 menuju pertumbuhan ekonomi 8% pada 2029. Pertumbuhan tersebut harus tercermin pada meningkatnya kesejahteraan rakyat secara nyata,” kata Prabowo.

Prabowo juga memasang target nilai tukar rupiah di kisaran Rp16.800–17.500 per dolar AS. Menurutnya, strategi fiskal dan moneter harus mampu menjaga stabilitas rupiah di tengah tekanan ekonomi global.

“Nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS berada pada rentang Rp16.800 sampai Rp17.500. Strategi fiskal dan moneter kita haruslah strategi yang mampu untuk menjaga nilai tukar kita tetap stabil terhadap mata uang dunia,” ujarnya.

Target Besar, Realitas Masih Berat

Masalahnya, banyak warga masih hidup dalam realitas yang berbeda.

Saat pemerintah bicara pertumbuhan ekonomi, banyak keluarga masih menghitung harga bahan pokok, cicilan, biaya sekolah, sampai pengeluaran bulanan yang terasa terus membengkak.

Ini Belum Selesai

Bundaran UGM Jadi Sorotan, Spanduk Permintaan Maaf Terbentang

Perlawanan Dari Titik Nol: Reformasi Dipidatokan, Ketidakadilan Dilestarikan

Di atas kertas, angka 6,5 persen memang terlihat menjanjikan. Namun, pertanyaan lama belum hilang: kalau ekonomi tumbuh, siapa yang benar-benar ikut tumbuh?

Sebab pertumbuhan ekonomi sering terlihat meyakinkan di ruang rapat, tetapi belum tentu langsung terasa di dompet masyarakat.

Selain target pertumbuhan dan kurs rupiah, pemerintah juga memasang sejumlah asumsi ekonomi lain untuk 2027. Pemerintah memperkirakan inflasi berada di rentang 1,5–3,5 persen, bunga SUN 10 tahun 6,5–7,3 persen, serta harga minyak mentah Indonesia (ICP) di kisaran US$70–95 per barel.

Bukan Cuma Soal Angka

Yang sedang menghadapi ujian bukan cuma angka ekonomi, tapi juga kepercayaan publik.

Rakyat tidak hidup di grafik presentasi. Mereka hidup di pasar, di tagihan bulanan, dan di keputusan sehari-hari: membeli atau menunda, menabung atau bertahan.

Kalau target besar ini tercapai, publik mungkin bisa merasakan harga yang lebih stabil dan daya beli yang membaik. Tapi kalau target meleset, masyarakat mungkin kembali mendengar alasan lama: situasi global sedang tidak baik-baik saja.

Lalu pertanyaannya: 2027 nanti, ekonomi benar-benar tumbuh atau cuma angkanya yang terlihat tumbuh? @jeje

Tags: Ekonomi IndonesiaNasionalPolitik IndonesiaRupiah MelemahSosial & Publik

Kamu Melewatkan Ini

Bundaran UGM Jadi Sorotan, Spanduk Permintaan Maaf Terbentang

Bundaran UGM Jadi Sorotan, Spanduk Permintaan Maaf Terbentang

by Tabooo
Mei 21, 2026

Spanduk bertuliskan “Surat Permohonan Maaf” muncul di Bundaran UGM, Yogyakarta. Isinya mengkritik pemerintahan Prabowo-Gibran dan sempat mencuri perhatian pengguna jalan...

Melampaui Ketabuan: Mengapa Negeri Ini Takut pada Kejujuran?

Melampaui Ketabuan: Mengapa Negeri Ini Takut pada Kejujuran?

by dimas
Mei 20, 2026

Melampaui Ketabuan, mengapa negeri ini makin takut pada kejujuran, kritik, dan suara berbeda di tengah demokrasi yang terus diuji? Tabooo.id...

“Jangan Kau Minta Saja Terus”: Pesan Prabowo ke Buruh Bikin Publik Terbelah

“Jangan Kau Minta Saja Terus”: Pesan Prabowo ke Buruh Bikin Publik Terbelah

by jeje
Mei 20, 2026

Buruh diminta jangan terlalu banyak menuntut. Pengusaha jangan diperas. Itulah pesan blak-blakan Presiden Prabowo Subianto saat berbicara di Rapat Paripurna...

Next Post
“Jangan Kau Minta Saja Terus”: Pesan Prabowo ke Buruh Bikin Publik Terbelah

“Jangan Kau Minta Saja Terus”: Pesan Prabowo ke Buruh Bikin Publik Terbelah

Pilihan Tabooo

Ribuan Salib Merah di Papua, Apakah Fakta?

Ribuan Salib Merah di Papua, Apakah Fakta?

Mei 11, 2026

Realita Hari Ini

Pacitan Diguncang Gempa Magnitudo 6,4, Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa Berkekuatan 6,4 Magnitudo Guncang Pacitan

Februari 6, 2026

KPK Tetapkan Reza Maullana Sebagai Tersangka Suap Proyek Kereta Api

Februari 3, 2026

Dari Desa ke Karung: Jejak Uang Korupsi Bupati Pati

Januari 22, 2026

Inbox Lebih Kalem: Saat Gmail Pakai AI Buat Ngurangin Drama Email

Mei 8, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id