Kamis, April 30, 2026
tabooo.id
  • Tabooo
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Talk
  • Life
  • Vibes
  • Figures
  • Tabooo Today
    • News
      • Global
      • Nasional
      • Regional
      • Kriminal
      • Bisnis
      • Sports
    • Entertainment
      • Film
      • Game
      • Musik
      • Tabooo Book Club
    • Lifestyle
      • Teknologi
      • Otomotif
      • Food
      • Travel
  • Tabooo
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Talk
  • Life
  • Vibes
  • Figures
tabooo.id

Gunung Sampah, Bom Metana: Bantargebang Jadi Sorotan Dunia

by Waras
April 28, 2026
in Regional
A A
Home News Regional
Share on FacebookShare on Twitter
TPST Bantargebang di Bekasi kembali jadi sorotan global. Bukan karena volumenya saja, tapi karena emisi metananya yang masuk kategori “super-emitter” dunia. Dampaknya bukan cuma ke lingkungan, tapi juga ke kesehatan jutaan warga Jabodetabek.

Tabooo.id: Regional – Krisis iklim global mendorong dunia fokus pada satu gas berbahaya: metana (CH₄). Gas ini 80 kali lebih kuat dari karbon dioksida dalam memerangkap panas dalam 20 tahun pertama.

Di tengah situasi itu, TPST Bantargebang justru muncul sebagai salah satu sumber emisi terbesar di dunia. Data pemantauan satelit sepanjang 2025 menunjukkan, Bantargebang menempati peringkat kedua global dalam kategori emisi metana dari sektor sampah.

Setiap jam, lokasi ini melepaskan sekitar 6,3 ton metana ke atmosfer. Dalam beberapa periode, angka itu bahkan melonjak hingga lebih dari 12 ton per jam. Artinya, emisi di satu titik ini setara dengan dampak jutaan kendaraan bermotor dalam setahun.

Ini bukan lagi masalah lokal Bekasi atau Jakarta. Ini sudah masuk level krisis global.

Gunung Sampah yang Terus “Bernapas”

Bantargebang bukan sekadar tempat pembuangan. Ia sudah berubah jadi “gunung sampah” raksasa.

Ini Belum Selesai

Solo Menari 2026: Ribuan Penari Buktikan Budaya Tak Pernah Mati

Sistem Barcode Solar Bermasalah? Ratusan Sopir Truk Jatim Turun Demo

Sejak beroperasi pada 1989, luasnya berkembang hingga lebih dari 110 hektare. Tingginya kini menembus 40 meter yang setara gedung belasan lantai.

Setiap hari, sekitar 7.000–7.700 ton sampah dari Jakarta masuk ke lokasi ini. Mayoritas tidak dipilah. Sampah organik bercampur dengan plastik, kertas, dan limbah lainnya.

Di dalam timbunan itu, terjadi proses alami yaitu pembusukan tanpa oksigen. Mikroorganisme mengurai sampah organik dan menghasilkan metana dalam jumlah besar.

Karena volumenya masif dan terus bertambah, Bantargebang seperti “reaktor biologis” yang tak pernah berhenti memproduksi gas.

Satelit Ungkap Fakta yang Tak Terlihat

Teknologi satelit kini membuka fakta yang selama ini tersembunyi.

Instrumen seperti TROPOMI dan sistem Carbon Mapper memantau gas di atmosfer dari luar angkasa. Hasilnya jelas, emisi dari Bantargebang bersifat kontinu.

Setiap kali satelit melintas, metana selalu terdeteksi. Artinya, gas terus keluar tanpa henti, bukan hanya saat insiden tertentu.

Bahkan, tingkat persistensinya mencapai 100 persen pada beberapa periode 2025. Ini menandakan sistem pengelolaan gas di lokasi tersebut belum mampu menahan atau mengolah emisi yang dihasilkan.

Risiko Nyata: Kebakaran hingga Longsor

Masalah di Bantargebang tidak berhenti di angka emisi.

Metana adalah gas yang sangat mudah terbakar. Dalam kondisi tertentu, ia bisa memicu ledakan dan kebakaran.

Pada Oktober 2023, kebakaran besar melanda salah satu zona. Asap tebal menyebar hingga ke Bogor, Depok, dan Tangerang Selatan.

Risiko lain datang dari struktur fisik. Timbunan sampah yang terlalu tinggi membuat tanah tidak stabil.

Pada Maret 2026, longsor terjadi di salah satu zona dan menewaskan empat orang. Insiden ini menunjukkan bahwa krisis di Bantargebang bukan hanya soal lingkungan, tapi juga keselamatan manusia.

Udara Kotor, Warga Jadi Korban

Metana juga berkontribusi pada pembentukan ozon di permukaan tanah yaitu polutan yang berbahaya bagi paru-paru.

Selain itu, Bantargebang menghasilkan senyawa beracun lain yang menciptakan bau menyengat dan polusi udara kronis.

Dampaknya terasa langsung oleh warga sekitar. Kasus infeksi saluran pernapasan, batuk kronis, dan gangguan paru meningkat, terutama pada anak-anak.

Di level regional, polusi udara di Jakarta dikaitkan dengan lebih dari 10.000 kematian prematur setiap tahun. Kerugian ekonominya mencapai miliaran dolar.

Upaya Perbaikan: RDF dan Listrik dari Sampah

Pemerintah mulai bergerak, meski belum cukup cepat.

Salah satu solusi yang diterapkan adalah teknologi Refuse Derived Fuel (RDF), yang mengubah sampah menjadi bahan bakar alternatif untuk industri.

Fasilitas RDF di Bantargebang dan Rorotan kini mampu mengolah ribuan ton sampah per hari. Selain itu, proyek pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa) juga mulai dikembangkan.

Sistem ini memanfaatkan gas metana untuk menghasilkan listrik, sekaligus mengurangi emisi hingga lebih dari 60 persen.

Namun, kapasitasnya masih belum mampu mengejar volume sampah yang terus meningkat.

Target Penutupan 2027

Pemerintah menetapkan target ambisius yakni menutup Bantargebang pada 2027.

Mulai 2026, volume sampah yang masuk akan dibatasi. Jakarta didorong untuk mengolah sampahnya sendiri melalui fasilitas baru di dalam kota.

Setelah ditutup, Bantargebang direncanakan berubah menjadi kawasan ramah lingkungan yang mulai dari pembangkit biogas hingga ruang hijau dan pertanian urban.

Tapi tantangannya besar. Ribuan pekerja informal bergantung pada lokasi ini. Transisi harus memastikan mereka tidak kehilangan mata pencaharian.

Alarm Keras untuk Sistem Sampah Indonesia

Kasus Bantargebang membuka satu fakta penting bahwa sistem pengelolaan sampah Indonesia masih tertinggal.

Selama sampah tidak dipilah dari rumah, selama itu pula “bom metana” akan terus terbentuk.

Jika tidak ada perubahan cepat, penutupan Bantargebang justru bisa memicu krisis baru yaitu sampah menumpuk di tempat lain.

Sebaliknya, jika dikelola dengan benar, krisis ini bisa jadi peluang. Sampah bisa berubah dari beban menjadi sumber energi dan ekonomi sirkular.

Pertanyaannya sekarang: kita mau menunggu sampai krisisnya meledak, atau mulai berubah dari sekarang? @waras

Tags: Emisi MetanaHealthJakartaKrisis KesehatanLingkunganPolusi UdaraSampah

Kamu Melewatkan Ini

Susuk dan Ilusi Cantik Instan

Susuk dan Ilusi Cantik Instan

by Anisa
April 30, 2026

Di era klinik kecantikan modern dan teknologi estetika yang makin canggih, susuk seharusnya tinggal cerita lama. Namun kenyataannya, banyak orang...

Bantargebang Bukan Sekadar TPA: Ini “Bom Metana” dari Jantung Sampah Jakarta

Bantargebang Bukan Sekadar TPA: Ini “Bom Metana” dari Jantung Sampah Jakarta

by dimas
April 29, 2026

Di balik tumpukan sampah yang setiap hari terus meninggi di pinggir Kota Bekasi, ada sesuatu yang tak terlihat namun perlahan...

Metropolitan Tanpa Solusi Sampah, Apakah Jakarta Benar-Benar Modern?

Metropolitan Tanpa Solusi Sampah, Apakah Jakarta Benar-Benar Modern?

by dimas
April 28, 2026

Pertumbuhan kota sering dipandang sebagai simbol kemajuan. Gedung tinggi, jalan tol, dan kawasan bisnis baru memberi kesan bahwa modernitas terus...

Next Post
Kenapa Infrastruktur Selalu Datang Terlambat? Belajar dari Tragedi Bekasi

Kenapa Infrastruktur Selalu Datang Terlambat? Belajar dari Tragedi Bekasi

Pilihan Tabooo

Siti Mawarni: Lagu yang Lembut di Nada, Tapi Tajam Menampar Realita Narkoba

Siti Mawarni: Lagu yang Lembut di Nada, Tapi Tajam Menampar Realita Narkoba

April 27, 2026

Realita Hari Ini

Solo Menari 2026: Ribuan Penari Buktikan Budaya Tak Pernah Mati

Solo Menari 2026: Ribuan Penari Buktikan Budaya Tak Pernah Mati

April 29, 2026

Menimbang Ulang Ide Awal Universitas di Tengah Tekanan Industri

April 27, 2026

Sistem Barcode Solar Bermasalah? Ratusan Sopir Truk Jatim Turun Demo

April 29, 2026

Bukan Satu Kecelakaan: Ini Rantai Peristiwa di Balik Tragedi Kereta Bekasi Timur

April 29, 2026
tabooo.id

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap

Stay in the Loop

  • Tabooo.id
    • Deep
    • Edge
    • Vibes
    • Talk
    • Check
    • Life
    • Figures
  • Tabooo Today
    • News
      • Global
      • Nasional
      • Regional
      • Bisnis
      • Kriminal
    • Entertainment
      • Film
      • Musik
      • Tabooo Book Club
      • Game
    • Lifestyle
      • Sports
      • Teknologi
      • Otomotif
      • Food
      • Health
      • Travel

© 2026 Tabooo.id