Sabtu, September 19, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Geng Hilang, Ketakutan Datang: di Balik “Keamanan” El Salvador

by Waras
April 27, 2026
in Deep
A A
Home Deep
Share on Facebook
Share on Twitter
El Salvador terlihat lebih aman hari ini. Jalanan lebih tenang. Angka pembunuhan turun tajam. Tapi satu pertanyaan belum hilang: ini kemenangan nyata, atau ilusi yang dibangun dari rasa takut?

Tabooo.id: Deep – Sejak Maret 2022, Presiden El Savador, Nayib Bukele memilih jalur ekstrem. Ia tidak menegosiasikan. Ia menyerang.

Negara datang dengan tangan besi yang bergerak cepat. Aparat menangkap puluhan ribu orang dalam waktu singkat. Penjara langsung penuh. Bahkan pemerintah menggelar sidang massal untuk ratusan tersangka sekaligus.

Target utamanya jelas yaitu MS-13.

Hasilnya langsung terlihat. Statistik kriminal turun drastis. Dunia mulai melirik El Salvador sebagai model baru perang melawan geng. Tapi angka tidak pernah bercerita lengkap.

Keamanan yang Datang dengan Harga Mahal

Pemerintah memperluas kekuasaan lewat status darurat. Sehingga aparat bisa menangkap siapa saja tanpa proses panjang.

Ini Belum Selesai

Kaltim Tertekan dari Asap, Air hingga BBM: Ke Mana Pemerintah?

121 Kebijakan Prabowo-Gibran, Sejauh Mana Dampaknya bagi Rakyat?

Kelompok HAM langsung bereaksi. Mereka menemukan banyak kasus penahanan tanpa bukti kuat. Sementara itu, warga sipil ikut terseret.

Masalahnya sederhana tapi berbahaya yaitu kalau negara bisa menangkap siapa saja, siapa yang melindungi orang yang tidak bersalah?

Di titik ini, negara tidak hanya melawan kejahatan. Tapi mulai menguji batas kebebasan.

Akar Masalah yang Sengaja Dilupakan

Orang sering melihat MS-13 sebagai monster. Tapi jarang yang bertanya: siapa yang menciptakan mereka?

Jawabannya tidak sederhana. Tapi jejaknya jelas.

Pada 1980-an, warga El Salvador melarikan diri dari perang. Mereka datang ke Los Angeles untuk mencari hidup baru. Di sana, mereka tidak menemukan perlindungan, akan tetapi menemukan kekerasan. Anak-anak muda membentuk geng untuk bertahan hidup. Dari situ, MS-13 lahir. Kecil. Lokal. Dan terbatas.

Lalu datang kebijakan yang mengubah segalanya.

Deportasi yang Menyebarkan Api

Pada 1990-an, pemerintah Amerika Serikat mulai mendeportasi pelaku kriminal, termasuk anggota geng. Ribuan orang dikirim kembali ke El Salvador, Honduras, dan Guatemala.

Mereka tidak pulang sebagai warga biasa tetapi sebagai anggota geng. Dimana mereka membawa jaringan, membawa pengalaman dan kekerasan.

Negara-negara itu tidak siap. Institusi lemah. Ekonomi rapuh. Penegakan hukum terbatas.

Geng tidak hanya bertahan, tapi malah berkembang.

Ketika Negara Kalah dari Sistem Bayangan

MS-13 tumbuh cepat. Mereka merekrut anak muda dari lingkungan miskin. Menguasai wilayah dan menciptakan sistem kekuasaan sendiri.

Di beberapa tempat, mereka bahkan menggantikan negara. Mereka memberi “perlindungan”, menyediakan uang dan memberi identitas bagi yang tidak punya pilihan.

Negara kehilangan kontrol. Dan masyarakat membayar harganya.

Ini bukan sekadar cerita geng. Tapi cerita tentang siklus kebijakan.

Satu negara menciptakan masalah. Negara lain menerima dampaknya. Lalu negara mencoba menyelesaikannya dengan cara cepat.

Dan cara cepat hampir selalu meninggalkan luka baru.

Hidup di Antara Aman dan Takut

Hari ini, warga El Salvador memang merasa lebih aman. Mereka bisa berjalan tanpa ancaman geng di setiap sudut.

Tapi rasa takut tidak hilang. Rasa takut yang hanya berubah bentuk.

Orang takut salah bicara, takut berada di tempat yang salah, dan takut dianggap bersalah tanpa bukti.

Keamanan hadir. Tapi rasa aman belum tentu ikut datang.

Nayib Bukele mungkin sedang menang. Statistik mendukungnya. Dunia memujinya. Tapi kemenangan ini masih berada di permukaan.

Selama kemiskinan tetap ada, sistem sosial tetap rapuh, dan selama negara hanya fokus pada hukuman tanpa perbaikan, masalah yang sama bisa muncul kembali.

Geng bisa hilang hari ini. Tapi sistem yang melahirkannya masih ada.

Dan selama sistem itu hidup, siklus ini tidak akan benar-benar selesai.

Kalau satu kebijakan bisa menciptakan geng, dan kebijakan lain bisa menciptakan ketakutan baru, pertanyaannya bukan lagi siapa yang menang.

Melainkan, berapa banyak yang harus dikorbankan, sebelum kita benar-benar menyebutnya “keamanan”?. @waras

Tags: El SavadorGeng MS-13Kriminal GlobalPembunuhanPenegakan Hukum

Kamu Melewatkan Ini

Rokok Ilegal Dibakar di Hilir, Siapa yang Menikmati Uangnya di Hulu?

Rokok Ilegal Dibakar di Hilir, Siapa yang Menikmati Uangnya di Hulu?

by teguh
September 15, 2026

Bea Cukai mencatat sekitar 59,8 juta batang rokok ilegal ditindak sepanjang 2026, dengan estimasi potensi kerugian negara mencapai Rp46,79 miliar....

59,8 Juta Batang Rokok Ilegal Ditindak, DPR Minta Jangan Berhenti di Pengecer

Sekitar 59,8 Juta Batang Rokok Ilegal Ditindak, DPR: Jangan Berhenti di Pengecer

by teguh
September 12, 2026

Bea Cukai Jakarta mencatat penindakan terhadap sekitar 59,8 juta batang rokok ilegal sepanjang 2026. Nilai potensi kerugian negara dari peredaran...

Karhutla Kalimantan: Saat Api, Adat dan Hukum Beradu

Karhutla Kalimantan: Saat Api, Adat dan Hukum Beradu

by dimas
September 7, 2026

Karhutla Kalimantan mempertemukan persoalan kebakaran, tradisi masyarakat adat, penegakan hukum, dan konflik penguasaan lahan dalam satu dilema. Tabooo.id - Kabut...

Next Post
Dulu Pakai Keris, Sekarang Pakai Jabatan

Dulu Pakai Keris, Sekarang Pakai Jabatan

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id