Selasa, April 28, 2026
tabooo.id
  • Tabooo
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Talk
  • Life
  • Vibes
  • Figures
  • Tabooo Today
    • News
      • Global
      • Nasional
      • Regional
      • Kriminal
      • Bisnis
      • Sports
    • Entertainment
      • Film
      • Game
      • Musik
      • Tabooo Book Club
    • Lifestyle
      • Teknologi
      • Otomotif
      • Food
      • Travel
  • Tabooo
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Talk
  • Life
  • Vibes
  • Figures
tabooo.id

Dari Abu ke Tanah Subur: Industri Duka Masuk Era Teknologi Hijau

by teguh
April 25, 2026
in Lifestyle, Teknologi
A A
Home Lifestyle
Share on FacebookShare on Twitter
Selama ini, kematian identik dengan dua pilihan membakar atau mengubur. Kini teknologi menghadirkan jalur ketiga yang mulai dilirik banyak orang mengubah jasad manusia menjadi tanah subur dengan jejak karbon jauh lebih rendah. Saat dunia sibuk bicara mobil listrik dan energi hijau, industri pemakaman diam-diam ikut berubah.

Tabooo.id: Teknologi – Metode itu dikenal sebagai human composting atau pengomposan jasad manusia. Sistem ini mempercepat proses alami tubuh kembali ke tanah.

Petugas membungkus jenazah dengan kain kafan ramah lingkungan. Mereka lalu menempatkan tubuh ke kapsul logam berisi serpihan kayu, mulsa, dan bunga liar. Mesin mengalirkan oksigen secara berkala agar mikroba bekerja maksimal.

Dalam sekitar 45 hari, proses itu menghasilkan sekitar 136 kilogram tanah kaya nutrisi.

“Apa yang kami lakukan adalah mempercepat proses yang sepenuhnya alami,” kata Tom Harries, CEO Earth Funeral, dikutip CNN, dalam laporan 2026.

Kalimat itu sederhana, tetapi pesannya tajam teknologi tak selalu hadir dalam bentuk chip dan robot. Kadang, teknologi datang untuk mengubah cara manusia berpamitan.

Ini Belum Selesai

KTM Brabus 1300: Bukan Motor Kencang, Ini Ego yang Dipoles Karbon

Sering Dianggap Jorok, 5 Reaksi Tubuh Ini Justru Tanda Kamu Masih Sehat

Industri Duka Punya Jejak Karbon

Banyak orang tak sadar bahwa pemakaman juga meninggalkan beban ekologis.

Kremasi membutuhkan gas alam besar untuk menyalakan tungku bersuhu tinggi. Sementara pemakaman konvensional sering memakai formaldehida saat pembalseman. Zat kimia itu lama menuai kritik karena berdampak pada lingkungan.

Menurut Cremation Association of North America, kremasi kini mencakup sekitar 60 persen pilihan pemakaman di Amerika Serikat.

Artinya, jutaan kematian tiap tahun ikut menghasilkan emisi. Masalahnya, orang sering menghitung karbon saat hidup, tetapi lupa menghitungnya saat pergi.

Ketika Kenangan Tumbuh Jadi Bunga

Teknologi ini bukan hanya bicara angka karbon. Metode ini juga menyentuh sisi emosional keluarga.

Laura Muckenhoupt, ibu dari Miles yang meninggal di usia 22 tahun, memilih cara ini untuk putranya. Tanah hasil proses itu kini hadir di berbagai tempat.

Sebagian tanah menumbuhkan pohon markisa di Portugal. Sebagian lain menumbuhkan pakis di Hawaii. Di rumah Laura, tanah itu membantu semak mawar tumbuh subur.

“Setiap kali semak mawar itu mekar, rasanya seperti sebuah hadiah, kunjungan kecil darinya,” katanya.

Duka yang biasanya dingin, kini hadir dalam bentuk bunga.

Legal, Tapi Tetap Memicu Debat

Saat ini, praktik pengomposan jasad sudah legal di 12 negara bagian Amerika Serikat. Delapan negara bagian lain masih membahas rancangan aturan serupa.

Sebagian pihak memuji inovasi ini sebagai masa depan pemakaman hijau. Namun pihak lain mempertanyakan aspek etika, budaya, dan agama.

Wajar. Setiap teknologi baru selalu menguji tradisi lama.

Ini Bukan Soal Mati, Tapi Cara Kita Hidup

Human composting membawa pertanyaan besar jika hidup modern mengejar keberlanjutan, mengapa kematian tertinggal?

Dulu, teknologi fokus memperpanjang umur. Kini teknologi mulai membantu manusia menutup perjalanan dengan cara berbeda.

Dan mungkin, masa depan bukan hanya soal hidup lebih lama tetapi pergi dengan jejak yang lebih ringan. @teguh

Tags: inovasijenazahLingkunganprosesTanah

Kamu Melewatkan Ini

Dari Jasad ke Tanah: Ketika Kematian Tak Lagi Akhir, Tapi Proses

Dari Jasad ke Tanah: Ketika Kematian Tak Lagi Akhir, Tapi Proses

by Naysa
April 25, 2026

Empat puluh lima hari. Itu saja yang dibutuhkan untuk mengubah tubuh manusia menjadi tanah hidup. Bukan dikubur, bukan dibakar tapi...

Apple Buka 5 Developer Institute di Indonesia, Anak Muda Siap Naik Kelas

Apple Buka 5 Developer Institute di Indonesia, Anak Muda Siap Naik Kelas

by teguh
April 25, 2026

Apple membuka lima Developer Institute di Indonesia pada 21/04/2026. Program ini memberi jalan bagi anak muda untuk mencipta teknologi sendiri....

Unseen, Unannounced: Kita Tahu, Tapi Kita Abaikan

Unseen, Unannounced: Kita Tahu, Tapi Kita Abaikan

by Tabooo
April 23, 2026

Oleh: J.E., CEO of Tabooo Network Indonesia Tabooo.id: From the Desk of the CEO – Unseen, Unannounced. Bukan karena tidak ada yang melihat, tapi...

Next Post
Dipha Barus & Hindia Bongkar Luka yang Kita Wariskan Tanpa Sadar

Dipha Barus & Hindia Bongkar Luka yang Kita Wariskan Tanpa Sadar

Pilihan Tabooo

Dari Layar ke Realita: Film”Unseen, Unannounced” Bongkar Kejujuran yang Lama Disembunyikan

Dari Layar ke Realita: Screning Film “Unseen, Unannounced” Bongkar Kejujuran yang Lama Disembunyikan

April 22, 2026

Realita Hari Ini

Vote Buying Terancam Punah? KPK Dorong Larangan Uang Kartal di Pemilu

Vote Buying Terancam Punah? KPK Dorong Larangan Uang Kartal di Pemilu

April 27, 2026

47.000 Kejahatan, 468 Terdakwa: El Salvador Hajar MS-13

April 27, 2026

Prabowo Dikabarkan Rombak Kabinet Hari Ini, Siapa Kehilangan Kursi?

April 27, 2026

Kabinet Selalu Berubah: Prabowo Sedang Merapikan atau Mengacak Kekuasaan?

April 27, 2026
tabooo.id

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap

Stay in the Loop

  • Tabooo.id
    • Deep
    • Edge
    • Vibes
    • Talk
    • Check
    • Life
    • Figures
  • Tabooo Today
    • News
      • Global
      • Nasional
      • Regional
      • Bisnis
      • Kriminal
    • Entertainment
      • Film
      • Musik
      • Tabooo Book Club
      • Game
    • Lifestyle
      • Sports
      • Teknologi
      • Otomotif
      • Food
      • Health
      • Travel

© 2026 Tabooo.id