Sabtu, April 11, 2026
No Result
View All Result
tabooo.id
  • Tabooo
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Talk
  • Life
  • Vibes
  • Figures
  • Tabooo Today
    • News
      • Global
      • Nasional
      • Regional
      • Kriminal
      • Bisnis
      • Sports
    • Entertainment
      • Film
      • Game
      • Musik
      • Tabooo Book Club
    • Lifestyle
      • Teknologi
      • Otomotif
      • Food
      • Travel
  • Tabooo
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Talk
  • Life
  • Vibes
  • Figures
No Result
View All Result
tabooo.id
No Result
View All Result
Home Talk

Yang Diperbanyak Motor, yang Dibatasi Riset: Ini Prioritas atau Ilusi?

April 11, 2026
in Talk
A A
Yang Diperbanyak Motor, yang Dibatasi Riset: Ini Prioritas atau Ilusi?

Ilustrasi tentang motor SPPG melaju, sementara proposal riset tertahan, mencerminkan benturan prioritas negara. (Foto ilustrasi Tabooo.id)

Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Talk – Negara bergerak cepat. Namun, ke mana arah langkah itu?
Saat pemerintah menyiapkan 25.000 motor, hanya 13.000 riset yang lolos pendanaan. Karena itu, publik mulai mempertanyakan prioritas.

Motor untuk Lapangan, Riset untuk Masa Depan

Pemerintah menyiapkan 25.000 unit motor bagi petugas SPPG. Sementara itu, sekitar 13.000 proposal penelitian dosen lolos dalam skema BIMA.

Di satu sisi, kebijakan ini logis. Sebab, pelayanan publik membutuhkan kecepatan. Selain itu, distribusi program juga memerlukan mobilitas tinggi.

Namun demikian, muncul pertanyaan penting. Apakah negara sudah memberi dukungan yang cukup pada riset sebagai fondasi kebijakan?

Ketika Kampus Dituntut Berdampak

Saat ini, pemerintah terus mendorong konsep “kampus berdampak”. Artinya, universitas tidak hanya mencetak lulusan. Sebaliknya, kampus harus menghasilkan solusi nyata.

BacaJuga

Kita Pernah Belajar Menerima dari Hompimpa, Lalu Kenapa Sekarang Lupa?

Online Nyaman, Offline Terancam?

Seorang akademisi menyampaikan, “Dampak lahir dari riset yang kuat, bukan dari slogan.”

Karena itu, dosen memegang peran strategis. Mereka meneliti berbagai isu, mulai dari kemiskinan hingga tata kelola. Dengan demikian, mereka membantu negara membaca masalah secara lebih dalam.

Riset Terbatas, Ide Tertahan

Namun, angka 13.000 proposal justru membuka pertanyaan baru. Berapa total proposal yang masuk?

Jika jumlahnya jauh lebih besar, maka banyak ide tertahan. Bukan karena kualitasnya lemah, melainkan karena kuota terbatas.

Akibatnya, potensi inovasi ikut tertunda. Padahal, teori evidence based policy menegaskan bahwa kebijakan harus berbasis riset.

Ini Bukan Konflik, Ini Soal Arah

Perbandingan motor dan riset tidak menunjukkan konflik. Sebaliknya, data ini memperlihatkan arah prioritas.

Di satu sisi, negara memperkuat instrumen operasional. Namun di sisi lain, dukungan terhadap inovasi masih terbatas.

Jadi, pertanyaannya jelas. Apakah negara ingin bergerak cepat saja, atau juga ingin bergerak tepat?

Ini Dampaknya Buat Kamu

Kondisi ini berdampak langsung, meski tidak selalu terasa hari ini. Ketika riset terbatas, kebijakan berisiko meleset.

Sebaliknya, jika riset diperkuat, manfaatnya nyata. Misalnya, petani bisa mendapatkan inovasi baru. Selain itu, regulasi daerah bisa lebih akurat.

Dengan kata lain, motor menggerakkan petugas. Namun, riset mengarahkan masa depan kamu.

Analisis: Cepat Saja Tidak Cukup

Negara memang membutuhkan kecepatan. Akan tetapi, kecepatan tanpa arah bisa menimbulkan masalah baru.

Oleh karena itu, riset harus menjadi kompas. Tanpa riset, kebijakan hanya bereaksi. Dengan riset, kebijakan bisa mengantisipasi.

Kalimat yang perlu digarisbawahi, negara bisa bergerak cepat tanpa riset, tetapi tidak bisa bergerak benar tanpa riset.

Closing

Jika pemerintah serius mendorong kampus berdampak, maka riset harus menjadi pusat.

Sekarang, pilihannya ada di depan mata.
Apakah kita ingin sekadar bergerak cepat, atau benar-benar bergerak maju?

Tags: anggaranArahBangsaDampakIndonesiainovasikampus berdampakKebijakanNarasiNegaraNyataOperasionalPrioritasPublikRealitarisetSistem

REKOMENDASI TABOOO

Prabowo Mundur dari IPSI: Pengabdian 34 Tahun atau Misi yang Belum Selesai?

Prabowo Mundur dari IPSI: Pengabdian 34 Tahun atau Misi yang Belum Selesai?

by dimas
April 11, 2026

Tabooo.id: Nasional - Setiap perpisahan selalu meninggalkan jejak.Namun kali ini, yang terasa bukan hanya kehilangan, melainkan juga kegagalan yang belum...

OTT Kepala Daerah Lagi, Kapan RUU Perampasan Aset Disahkan?

OTT Kepala Daerah Lagi, Kapan RUU Perampasan Aset Disahkan?

by dimas
April 11, 2026

Tabooo.id: Deep - Kasus korupsi kepala daerah kembali muncul. Lagi, dan lagi.Penangkapan seolah bukan akhir, melainkan bagian dari siklus yang...

Indonesia Negara Termiskin Kedua? Atau Kita yang Salah Paham Data?

Indonesia Negara Termiskin Kedua? Atau Kita yang Salah Paham Data?

by dimas
April 11, 2026

Tabooo.id: Check - Angka sering terlihat meyakinkan. Terlebih lagi saat infografis rapi menyertakan nama lembaga dunia. Namun, di balik itu,...

Next Post
Indonesia Aman Saat PD III atau Ini Sekadar Narasi yang Kita Percaya?

Indonesia Aman Saat PD III atau Ini Sekadar Narasi yang Kita Percaya?

Recommended

Internasionale: Lagu Lama, Tapi Sistem yang Dilawan Masih Sama?

Internasionale: Lagu Lama, Tapi Sistem yang Dilawan Masih Sama?

April 7, 2026
Konsep Otomatis

Sebelum Tiga Puluh: Ambisi atau Ilusi Sukses di Usia Muda?

April 11, 2026

Popular

Materialisme Tan Malaka: Realita Itu Nyata, Tapi Apa Kamu Siap Menerima? – Madilog Series #1

Materialisme Tan Malaka: Realita Itu Nyata, Tapi Apa Kamu Siap Menerima? – Madilog Series #1

April 10, 2026

Siapa Ibu Sebenarnya? Teror Psikologis di Balik Legenda Malin Kundang

April 2, 2026

Polling: Buku Apa Lagi yang Perlu Dibongkar?

April 11, 2026

Parkir Berbayar Tapi Tak Aman: Siapa Harus Bertanggung Jawab?

April 11, 2026

Tabooo.id Mulai Bedah Pemikiran Tokoh Besar

April 11, 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
PT Tabooo Network Indonesia

© 2026 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
    • Deep
    • Edge
    • Vibes
    • Talk
    • Check
    • Life
    • Figures
  • Tabooo Today
    • News
      • Global
      • Nasional
      • Regional
      • Bisnis
      • Kriminal
    • Entertainment
      • Film
      • Musik
      • Tabooo Book Club
      • Game
    • Lifestyle
      • Sports
      • Teknologi
      • Otomotif
      • Food
      • Health
      • Travel

© 2026 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.