Kamis, September 17, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Yang Diperbanyak Motor, yang Dibatasi Riset: Ini Prioritas atau Ilusi?

by dimas
April 11, 2026
in Talk
A A
Home Talk
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Talk – Negara bergerak cepat. Namun, ke mana arah langkah itu?
Saat pemerintah menyiapkan 25.000 motor, hanya 13.000 riset yang lolos pendanaan. Karena itu, publik mulai mempertanyakan prioritas.

Motor untuk Lapangan, Riset untuk Masa Depan

Pemerintah menyiapkan 25.000 unit motor bagi petugas SPPG. Sementara itu, sekitar 13.000 proposal penelitian dosen lolos dalam skema BIMA.

Di satu sisi, kebijakan ini logis. Sebab, pelayanan publik membutuhkan kecepatan. Selain itu, distribusi program juga memerlukan mobilitas tinggi.

Namun demikian, muncul pertanyaan penting. Apakah negara sudah memberi dukungan yang cukup pada riset sebagai fondasi kebijakan?

Ketika Kampus Dituntut Berdampak

Saat ini, pemerintah terus mendorong konsep “kampus berdampak”. Artinya, universitas tidak hanya mencetak lulusan. Sebaliknya, kampus harus menghasilkan solusi nyata.

Ini Belum Selesai

Karhutla Meluas, Tanggung Jawab Korporasi Jadi Sorotan

Suap HGB Terbongkar, Sistem Pertanahan Jadi Sorotan

Seorang akademisi menyampaikan, “Dampak lahir dari riset yang kuat, bukan dari slogan.”

Karena itu, dosen memegang peran strategis. Mereka meneliti berbagai isu, mulai dari kemiskinan hingga tata kelola. Dengan demikian, mereka membantu negara membaca masalah secara lebih dalam.

Riset Terbatas, Ide Tertahan

Namun, angka 13.000 proposal justru membuka pertanyaan baru. Berapa total proposal yang masuk?

Jika jumlahnya jauh lebih besar, maka banyak ide tertahan. Bukan karena kualitasnya lemah, melainkan karena kuota terbatas.

Akibatnya, potensi inovasi ikut tertunda. Padahal, teori evidence based policy menegaskan bahwa kebijakan harus berbasis riset.

Ini Bukan Konflik, Ini Soal Arah

Perbandingan motor dan riset tidak menunjukkan konflik. Sebaliknya, data ini memperlihatkan arah prioritas.

Di satu sisi, negara memperkuat instrumen operasional. Namun di sisi lain, dukungan terhadap inovasi masih terbatas.

Jadi, pertanyaannya jelas. Apakah negara ingin bergerak cepat saja, atau juga ingin bergerak tepat?

Ini Dampaknya Buat Kamu

Kondisi ini berdampak langsung, meski tidak selalu terasa hari ini. Ketika riset terbatas, kebijakan berisiko meleset.

Sebaliknya, jika riset diperkuat, manfaatnya nyata. Misalnya, petani bisa mendapatkan inovasi baru. Selain itu, regulasi daerah bisa lebih akurat.

Dengan kata lain, motor menggerakkan petugas. Namun, riset mengarahkan masa depan kamu.

Analisis: Cepat Saja Tidak Cukup

Negara memang membutuhkan kecepatan. Akan tetapi, kecepatan tanpa arah bisa menimbulkan masalah baru.

Oleh karena itu, riset harus menjadi kompas. Tanpa riset, kebijakan hanya bereaksi. Dengan riset, kebijakan bisa mengantisipasi.

Kalimat yang perlu digarisbawahi, negara bisa bergerak cepat tanpa riset, tetapi tidak bisa bergerak benar tanpa riset.

Closing

Jika pemerintah serius mendorong kampus berdampak, maka riset harus menjadi pusat.

Sekarang, pilihannya ada di depan mata.
Apakah kita ingin sekadar bergerak cepat, atau benar-benar bergerak maju?

Tags: anggaranArahBangsaDampakinovasiKebijakanNarasiNasionalNegaraNyataOperasionalPrioritasRealitarisetSistemSosial & Publik

Kamu Melewatkan Ini

Kemenbud Rilis Lima Jilid Sejarah Indonesia, Siapa yang Menentukan Ingatan Bangsa?

Kemenbud Rilis Lima Jilid Sejarah Indonesia, Siapa yang Menentukan Ingatan Bangsa?

by Tabooo
September 1, 2026

Kementerian Kebudayaan merilis lima jilid pertama Sejarah Indonesia: Dinamika Kebangsaan dalam Arus Global. Lebih dari 5.000 halaman membawa pembaca dari...

Kericuhan Pejompongan Makan Korban, Seorang Pedagang Cermin Tewas

Kericuhan Pejompongan Makan Korban, Seorang Pedagang Cermin Tewas

by Tabooo
Agustus 28, 2026

Kericuhan di Pejompongan, Jakarta Pusat, menelan korban jiwa. Bambang Setiawan (59), pedagang cermin asal Bendungan Hilir, meninggal setelah dianiaya saat...

Slipi-Palmerah Panas, Pos Polisi Rusak dan Massa Masih Bertahan

Slipi-Palmerah Panas, Pos Polisi Rusak dan Massa Masih Bertahan

by Tabooo
Agustus 28, 2026

Ketegangan belum reda di Slipi-Palmerah hingga Kamis malam. Polisi masih menembakkan gas air mata, sementara massa bertahan dan pos polisi...

Next Post
Indonesia Aman Saat PD III atau Ini Sekadar Narasi yang Kita Percaya?

Indonesia Aman Saat PD III atau Ini Sekadar Narasi yang Kita Percaya?

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id