Rabu, Mei 27, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

21 Ribu Motor Listrik MBG Tuai Sorotan, Ada Apa?

by Tabooo
April 10, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Pengadaan sepeda motor listrik untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai menuai sorotan. Publik tidak hanya melihat jumlahnya, tapi juga mempertanyakan arah kebijakan.

Jumlahnya tidak kecil. Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menyebut angka realisasi mencapai puluhan ribu unit.

“Realisasi total motor listrik sebanyak 21.801 unit dari 25.000 unit yang dipesan di tahun 2025,” ujar Dadan dalam keterangan pers, Selasa (7/4/2026).

Namun, ia langsung membantah isu yang menyebut pengadaan mencapai 70.000 unit.

Menurutnya, angka itu tidak sesuai dengan data resmi BGN.

Ini Belum Selesai

Jemaah Haji Indonesia Menuju Arafah: Jutaan Langkah ke Puncak Haji

Kodam Jaya Ikut Buru Begal: Jakarta Sedang Tidak Baik-Baik Saja?

Publik Soroti Merek Motor

Di sisi lain, publik mulai menyoroti merek motor ini. Nama Emmo tiba-tiba muncul dan langsung memicu diskusi luas.

Motor ini tergolong baru di industri kendaraan listrik nasional. Tapi anehnya, ia sudah masuk dalam pengadaan skala besar pemerintah.

Penelusuran menunjukkan dua model Emmo, yaitu JVX GT dan JVH Max, sudah masuk katalog elektronik pemerintah lewat platform Inaproc milik LKPP. Artinya, instansi bisa membeli langsung tanpa tender panjang.

Namun, di sinilah pertanyaan mulai muncul. Kenapa produk yang relatif baru langsung masuk dalam sistem pengadaan strategis?

Data menunjukkan pihak terkait baru menyetujui desain JVH Max pada 17 Oktober 2025. Namun, mereka sudah mengesahkan JVX GT lebih dulu pada 22 Agustus 2025.

PT Adlas Sarana Elektrik mengajukan kedua desain itu. Lalu, PT Yasa Artha Trimanunggal langsung mendorongnya ke pasar.

Sampai sekarang, BGN belum menjelaskan detail mekanisme pengadaan. Termasuk alasan pemilihan merek, vendor yang terlibat, dan skema pembelian.

Kementerian Keuangan Minta Fokus Tujuan Utama

Sementara itu, Kementerian Keuangan sudah memberi sinyal peringatan. Mereka meminta agar anggaran tetap fokus pada tujuan utama, makanan bergizi.

Sorotan ini bukan sekadar pengadaan motor listrik, melainkan tentang bagaimana prioritas bisa bergeser tanpa kita sadari.

Program makan gratis tiba-tiba punya “lapisan baru”: logistik, kendaraan, sistem distribusi. Tapi pertanyaannya sederhana, apakah ini mempercepat solusi, atau justru memperumit?

Kalau anggaran mulai melebar ke hal penunjang, kualitas makanan bisa terdampak. Jika fokus terpecah, yang harusnya dapat gizi malah dapat sistem yang setengah matang.

Dan yang paling penting, publik jadi sulit mengawasi. Karena isu utamanya sudah kabur.

Motor listrik bisa jadi solusi distribusi. Namun, tanpa transparansi, publik hanya melihat satu hal, potensi masalah.

Program bagus bisa gagal bukan karena niatnya, tapi karena eksekusinya melebar.

Program makan gratis harusnya menjawab satu hal, siapa yang makan, dan apa yang mereka makan. Bukan malah bikin kita sibuk menghitung jumlah motor.

Jadi sekarang, kamu pilih percaya yang mana? Ini efisiensi… atau awal dari distraksi besar? @tabooo

Tags: BGNMakan Bergizi GratisMBGMotor ListrikNews

Kamu Melewatkan Ini

Bundaran UGM Jadi Sorotan, Spanduk Permintaan Maaf Terbentang

Bundaran UGM Jadi Sorotan, Spanduk Permintaan Maaf Terbentang

by Tabooo
Mei 21, 2026

Spanduk bertuliskan “Surat Permohonan Maaf” muncul di Bundaran UGM, Yogyakarta. Isinya mengkritik pemerintahan Prabowo-Gibran dan sempat mencuri perhatian pengguna jalan...

Kampus Masuk Dapur MBG: Pengabdian atau Awal Komersialisasi Pendidikan?

Kampus Masuk Dapur MBG: Pengabdian atau Awal Komersialisasi Pendidikan?

by dimas
Mei 18, 2026

Kampus mulai masuk ke operasional MBG. Pengabdian sosial atau tanda pendidikan tinggi makin dekat dengan kepentingan proyek negara? Tabooo.id -...

Heri Black Diperiksa KPK, Kasus Bea Cukai Masuk Babak Baru

Heri Black Diperiksa KPK, Kasus Bea Cukai Masuk Babak Baru

by Tabooo
Mei 18, 2026

KPK memeriksa Heri Setiyono alias Heri Black sebagai saksi kasus dugaan korupsi Bea Cukai. Pemeriksaan ini membuka lagi babak panjang...

Next Post
Vonis Mati Nazi: Hukuman atau Cara Dunia Menutup Luka?

Vonis Mati Nazi: Hukuman atau Cara Dunia Menutup Luka?

Pilihan Tabooo

Sebelum Menyalahkan Negara, Pernahkah Kita Berkaca?

Sebelum Menyalahkan Negara, Pernahkah Kita Berkaca?

Mei 24, 2026

Realita Hari Ini

Kasus Pelecehan, Pimpinan Ponpes di Lombok Timur Ditangkap

Kasus Pelecehan, Pimpinan Ponpes di Lombok Timur Ditangkap

Februari 21, 2026

Mendagri Tegaskan Wakil Kepala Daerah Ikut Hadir di Rakornas 2026

Februari 2, 2026

MBG Bukan Makan Bergizi Gratis, Ini Versi “Mantap Banget Gila”

April 9, 2026

Ribuan Pemudik Padati Terminal Tirtonadi Solo, Lonjakan Penumpang Capai 50 Persen

Maret 17, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id