Sabtu, April 11, 2026
No Result
View All Result
tabooo.id
  • Tabooo
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Talk
  • Life
  • Vibes
  • Figures
  • Tabooo Today
    • News
      • Global
      • Nasional
      • Regional
      • Kriminal
      • Bisnis
      • Sports
    • Entertainment
      • Film
      • Game
      • Musik
      • Tabooo Book Club
    • Lifestyle
      • Teknologi
      • Otomotif
      • Food
      • Travel
  • Tabooo
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Talk
  • Life
  • Vibes
  • Figures
No Result
View All Result
tabooo.id
No Result
View All Result
Home News Nasional

Nelayan Lombok Temukan Drone Bawah Laut China, Australia Ikut Pasang Mata

April 9, 2026
in Nasional, News
A A
Nelayan Lombok Temukan Drone Bawah Laut China, Australia Ikut Pasang Mata

Aparat kepolisian memeriksa sebuah benda yang menyerupai torpodo di perairan Gili Trawangan, Senin (6/4/2026). Benda itu ditemukan seorang nelayan yang tengah menjaring ikan. Diduga kuat benda tersebut merupakan perangkat teknologi bawah laut yabg biasa digunakan oleh lembaga penelitian. .(Dok Polres Lombok Utara)

Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Seorang nelayan di Lombok mendadak jadi sorotan setelah ia menemukan benda menyerupai torpedo di laut. Awalnya terlihat seperti sampah biasa. Namun, setelah diamati lebih dekat, benda itu justru mengarah pada sesuatu yang jauh lebih serius: drone bawah laut yang diduga milik China.

Masalahnya bukan sekadar “barang asing nyasar”. Lebih dari itu, temuan ini langsung menyentuh isu sensitif, karena terjadi di jalur strategis militer dunia yang selama ini luput dari perhatian publik.


Ditemukan di Jalur “Rahasia” Kapal Selam Dunia

Penemuan itu terjadi pada Senin pagi (6/4/2026) di sekitar Gili Trawangan, Lombok Utara. Saat itu, nelayan sedang menjaring ikan seperti biasa. Namun, di tengah aktivitasnya, ia melihat benda silinder mencurigakan, lalu segera membawanya ke darat dan melaporkannya.

Secara fisik, benda tersebut tidak kecil. Panjangnya mencapai sekitar 3,7 meter dengan diameter 0,7 meter. Polisi kemudian mengidentifikasi cirinya dan menyebut perangkat itu memiliki karakteristik alat survei bawah laut.

Lalu, kenapa lokasinya penting?

BacaJuga

Bukan Sekadar Tutup Toko, Ini Strategi Bertahan di Era E-Commerce

H&M Tutup 160 Toko: Strategi Cerdas atau Tanda Ritel Fisik Mulai Tumbang?

Selat Lombok bukan sekadar perairan biasa. Sebaliknya, jalur ini menghubungkan Samudra Pasifik dan Samudra Hindia, sekaligus menjadi rute dalam yang memungkinkan kapal selam melintas tanpa terdeteksi.

Dengan kata lain, kawasan ini adalah “jalan tol senyap” bagi kekuatan militer laut dunia.


Jejak China di Balik Drone

Jika melihat detailnya, petunjuk mengarah cukup jelas. Dari foto yang beredar, terlihat logo China Shipbuilding Industry Corporation (CSIC), salah satu perusahaan raksasa di bidang teknologi militer laut China.

Selain itu, tulisan berbahasa China juga tampak di badan drone, meski sebagian tertutup kotoran laut.

Memang, secara resmi perangkat seperti ini sering digunakan untuk riset kelautan. Namun, realitas di lapangan tidak sesederhana itu.

Sebab, data yang dikumpulkan perangkat semacam ini bisa dimanfaatkan untuk memetakan dasar laut, menentukan jalur aman kapal selam, hingga memantau aktivitas militer

Artinya, riset dan strategi militer sering kali berjalan di garis yang sangat tipis.


TNI AL Langsung Bergerak

Menanggapi temuan ini, TNI AL tidak tinggal diam. Tim langsung mengamankan benda tersebut dan membawanya ke Lanal Mataram untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kepala Dinas Penerangan TNI AL, Laksamana Pertama Tunggul, menegaskan bahwa tim ahli akan mengurai seluruh aspek teknis perangkat ini. ” TNI AL melalui tim ahli akan melakukan identifikasi teknis untuk mengetahui asal-usul, fungsi, dan data di dalamnya,” ujarnya.

Sementara itu, aparat juga langsung mengamankan lokasi penemuan dengan garis polisi. Langkah ini memastikan proses investigasi berjalan tanpa gangguan.


Bukan Kasus Pertama

Menariknya, kejadian ini bukan yang pertama. Sebelumnya, Indonesia dan Filipina juga pernah menemukan drone bawah laut serupa yang diduga berasal dari China.

Di sisi lain, negara besar seperti Amerika Serikat dan Australia terus mengawasi kawasan ini. Bahkan, melalui pakta AUKUS, Australia berencana mengoperasikan kapal selam nuklir yang kemungkinan besar akan melintasi jalur seperti Selat Lombok.

Akibatnya, kawasan ini berubah menjadi arena diam-diam bagi kekuatan global.


Kenapa Ini Penting Buat Kamu?

Sekilas, isu ini mungkin terasa jauh dari kehidupan sehari-hari. Namun, pada akhirnya, ini menyangkut kedaulatan dan keamanan wilayah Indonesia.

Jika pihak asing mulai memetakan laut kita tanpa izin, maka pertanyaannya jadi lebih serius:

Siapa yang sebenarnya sedang mengawasi siapa?

Satu drone memang sudah ditemukan. Namun, yang terungkap jelas jauh lebih besar dari sekadar benda di laut.

Ini tentang teknologi, kekuatan global, dan posisi Indonesia di tengah tarik-menarik kepentingan dunia.

Lalu sekarang, pertanyaannya makin tajam: kita hanya jadi jalur lewat, atau siap menjadi pemain? @esp

Tags: AustraliabicaratabuitutabooochinadronebawahlautGeopolitikindonesiamaritimkeamananlautselatlomboktnialTorpedo

REKOMENDASI TABOOO

Indonesia Aman Saat PD III atau Ini Sekadar Narasi yang Kita Percaya?

Indonesia Aman Saat PD III atau Ini Sekadar Narasi yang Kita Percaya?

by dimas
April 11, 2026

Tabooo.id: Deep - Di tengah dunia yang makin panas oleh konflik, satu klaim muncul dan terasa menenangkan. Indonesia masuk daftar...

Islamabad Jadi Titik Api Diplomasi: Damai atau Sekadar Taktik Tekanan?

Islamabad Jadi Titik Api Diplomasi: Damai atau Sekadar Taktik Tekanan?

by dimas
April 11, 2026

Tabooo.id: Deep - Dunia kembali menahan napas. Di Islamabad, dua kekuatan besar yang baru saja saling serang selama enam minggu...

15 Poin vs 10 Poin: Damai atau Perang Narasi yang Lebih Halus?

15 Poin vs 10 Poin: Damai atau Perang Narasi yang Lebih Halus?

by dimas
April 11, 2026

Tabooo.id: Global - Kenapa AS dan Iran Selalu Gagal Sepakat? Jawabannya Ada di Balik Meja Negosiasi. Dunia kembali menyorot Islamabad...

Next Post
Drama Pelarian di Bangka: 8 Tahanan Kabur, Teralis Jadi Jalan Keluar Maut

Drama Pelarian di Bangka: 8 Tahanan Kabur, Teralis Jadi Jalan Keluar Maut

Recommended

Max Havelaar: Buku Lama yang Masih “Ngena” di Zaman “Merdeka”

Max Havelaar: Buku Lama yang Masih “Ngena” di Zaman “Merdeka”

April 8, 2026
Damkar Tuban Diminta Siram Jagung: Antara Kekeringan dan Batas Tugas Negara

Damkar Tuban Diminta Siram Jagung: Antara Kekeringan dan Batas Tugas Negara

April 7, 2026

Popular

Materialisme Tan Malaka: Realita Itu Nyata, Tapi Apa Kamu Siap Menerima? – Madilog Series #1

Materialisme Tan Malaka: Realita Itu Nyata, Tapi Apa Kamu Siap Menerima? – Madilog Series #1

April 10, 2026

Siapa Ibu Sebenarnya? Teror Psikologis di Balik Legenda Malin Kundang

April 2, 2026

Tabooo.id Mulai Bedah Pemikiran Tokoh Besar

April 11, 2026

Tambang Tanpa Izin Berujung Maut, Siapa Bertanggung Jawab?

April 10, 2026

Parkir Berbayar Tapi Tak Aman: Siapa Harus Bertanggung Jawab?

April 11, 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
PT Tabooo Network Indonesia

© 2026 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
    • Deep
    • Edge
    • Vibes
    • Talk
    • Check
    • Life
    • Figures
  • Tabooo Today
    • News
      • Global
      • Nasional
      • Regional
      • Bisnis
      • Kriminal
    • Entertainment
      • Film
      • Musik
      • Tabooo Book Club
      • Game
    • Lifestyle
      • Sports
      • Teknologi
      • Otomotif
      • Food
      • Health
      • Travel

© 2026 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.