Sabtu, Juli 18, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Harga Avtur Naik, Tapi Ongkos Haji Turun: Kok Bisa?

by dimas
April 8, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Di saat harga avtur melonjak tajam, pemerintah justru mengambil langkah tak biasa. Presiden Prabowo Subianto memastikan biaya haji 2026 turun sekitar Rp 2 juta.

Keputusan ini langsung memancing perhatian. Di tengah tekanan global, kebijakan ini terasa berani bahkan terkesan melawan arus.

Keputusan di Istana: Turun Rp 2 Juta

Dalam taklimat di Istana Negara, Jakarta, Rabu (8/4/2026), Prabowo menegaskan pemerintah sudah mengambil keputusan.

“Pelaksanaan haji tahun 2026, kita pastikan biayanya turun sekitar Rp 2 juta,” tegasnya.

Ia menambahkan, keputusan ini tetap berlaku kecuali ada perubahan dari pemerintah Arab Saudi.

Ini Belum Selesai

Tragedi Sibolangit: Empat Nyawa Melayang di Jalur Medan-Berastagi

Vivo T5 Lite Resmi Meluncur, Bawa Baterai 6.500 mAh dan Fast Charging 44W

Avtur Naik Tajam, Tapi Biaya Ditekan

Faktanya, harga avtur saat ini justru melonjak drastis. Dari Rp 13.656 per liter, kini menyentuh Rp 23.551 per liter.

Kenaikan ini biasanya langsung berdampak ke ongkos penerbangan termasuk biaya haji.

Namun pemerintah memilih arah berbeda.

“Walaupun harga avtur naik, kita berani turunkan biaya haji. Ini komitmen untuk melindungi rakyat paling bawah,” tambahnya.

Tekanan Global dan Beban Maskapai

Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengakui lonjakan avtur terjadi akibat dinamika global, terutama di kawasan Timur Tengah.

Dampaknya langsung terasa ke biaya operasional penerbangan haji.

Maskapai seperti Garuda Indonesia harus menanggung biaya tambahan yang tidak kecil. Bahkan, maskapai Arab Saudi juga melaporkan kenaikan beban serupa.

“Presiden tidak ingin jamaah terbebani,” ujar Dahnil usai Manasik Haji Akbar di Medan, Selasa (7/4/2026).

Siapa yang Menanggung Selisihnya?

Di balik kabar baik ini, muncul pertanyaan yang tak bisa dihindari siapa yang menanggung selisih biaya?

Pemerintah belum merinci skema teknisnya. Namun sinyalnya jelas negara akan turun tangan agar biaya tetap terjangkau.

Langkah ini bisa berarti subsidi lebih besar, efisiensi, atau negosiasi ulang dengan pihak terkait.

Antara Kabar Baik dan Tantangan Anggaran

Bagi calon jamaah, kabar ini jelas melegakan. Di tengah tekanan ekonomi, potongan Rp 2 juta bukan angka kecil.

Namun di sisi lain, kebijakan ini juga membuka ruang diskusi soal beban anggaran negara.

Apalagi ketika biaya operasional justru naik tajam.

Penutup

Menurunkan biaya saat komponen utama justru naik bukan langkah biasa. Ini keputusan politik sekaligus ekonomi.

Pertanyaannya sekarang apakah kebijakan ini berkelanjutan, atau hanya solusi jangka pendek? @dimas

Tags: 2026AvturEkonomi IndonesiaHajiKebijakanMurahNasionalPrabowo SubiantoSosial & Publik

Kamu Melewatkan Ini

Gasnya Sudah Ada dari Dulu. Yang Lama Dicari Ternyata Tombol “Start”

Gasnya Sudah Ada dari Dulu. Yang Lama Dicari Ternyata Tombol “Start”

by teguh
Juli 17, 2026

Indonesia akhirnya memulai pembangunan Lapangan Abadi Blok Masela setelah menunggu hampir tiga dekade. Kabar itu memang layak disambut. Namun satu...

Gelombang PHK dan Memudarnya Rasa Aman Pekerja

Gelombang PHK dan Memudarnya Rasa Aman Pekerja

by dimas
Juli 17, 2026

Gelombang PHK yang kembali meningkat memicu memudarnya rasa aman pekerja. Di tengah sulitnya mencari kerja, ketidakpastian pasar tenaga kerja kian...

Klaim Indonesia Jadi Kelinci Percobaan Vaksin TBC, Benarkah?

Klaim Indonesia Jadi Kelinci Percobaan Vaksin TBC, Benarkah?

by eko
Juli 17, 2026

Video pidato Presiden Prabowo soal vaksin TBC viral dengan narasi Indonesia menjadi kelinci percobaan. Hasil penelusuran menunjukkan klaim tersebut kehilangan...

Next Post
Ketika Intimasi Dijual: Liburan, Hasrat, dan Batas yang Mulai Kabur

Ketika Intimasi Dijual: Liburan, Hasrat, dan Batas yang Mulai Kabur

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id