Rabu, Mei 27, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Harga Avtur Naik, Tapi Ongkos Haji Turun: Kok Bisa?

by dimas
April 8, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Di saat harga avtur melonjak tajam, pemerintah justru mengambil langkah tak biasa. Presiden Prabowo Subianto memastikan biaya haji 2026 turun sekitar Rp 2 juta.

Keputusan ini langsung memancing perhatian. Di tengah tekanan global, kebijakan ini terasa berani bahkan terkesan melawan arus.

Keputusan di Istana: Turun Rp 2 Juta

Dalam taklimat di Istana Negara, Jakarta, Rabu (8/4/2026), Prabowo menegaskan pemerintah sudah mengambil keputusan.

“Pelaksanaan haji tahun 2026, kita pastikan biayanya turun sekitar Rp 2 juta,” tegasnya.

Ia menambahkan, keputusan ini tetap berlaku kecuali ada perubahan dari pemerintah Arab Saudi.

Ini Belum Selesai

Jemaah Haji Indonesia Menuju Arafah: Jutaan Langkah ke Puncak Haji

Kodam Jaya Ikut Buru Begal: Jakarta Sedang Tidak Baik-Baik Saja?

Avtur Naik Tajam, Tapi Biaya Ditekan

Faktanya, harga avtur saat ini justru melonjak drastis. Dari Rp 13.656 per liter, kini menyentuh Rp 23.551 per liter.

Kenaikan ini biasanya langsung berdampak ke ongkos penerbangan termasuk biaya haji.

Namun pemerintah memilih arah berbeda.

“Walaupun harga avtur naik, kita berani turunkan biaya haji. Ini komitmen untuk melindungi rakyat paling bawah,” tambahnya.

Tekanan Global dan Beban Maskapai

Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengakui lonjakan avtur terjadi akibat dinamika global, terutama di kawasan Timur Tengah.

Dampaknya langsung terasa ke biaya operasional penerbangan haji.

Maskapai seperti Garuda Indonesia harus menanggung biaya tambahan yang tidak kecil. Bahkan, maskapai Arab Saudi juga melaporkan kenaikan beban serupa.

“Presiden tidak ingin jamaah terbebani,” ujar Dahnil usai Manasik Haji Akbar di Medan, Selasa (7/4/2026).

Siapa yang Menanggung Selisihnya?

Di balik kabar baik ini, muncul pertanyaan yang tak bisa dihindari siapa yang menanggung selisih biaya?

Pemerintah belum merinci skema teknisnya. Namun sinyalnya jelas negara akan turun tangan agar biaya tetap terjangkau.

Langkah ini bisa berarti subsidi lebih besar, efisiensi, atau negosiasi ulang dengan pihak terkait.

Antara Kabar Baik dan Tantangan Anggaran

Bagi calon jamaah, kabar ini jelas melegakan. Di tengah tekanan ekonomi, potongan Rp 2 juta bukan angka kecil.

Namun di sisi lain, kebijakan ini juga membuka ruang diskusi soal beban anggaran negara.

Apalagi ketika biaya operasional justru naik tajam.

Penutup

Menurunkan biaya saat komponen utama justru naik bukan langkah biasa. Ini keputusan politik sekaligus ekonomi.

Pertanyaannya sekarang apakah kebijakan ini berkelanjutan, atau hanya solusi jangka pendek? @dimas

Tags: 2026AvturEkonomi IndonesiaHajiKebijakanMurahNasionalPrabowo SubiantoSosial & Publik

Kamu Melewatkan Ini

Sebelum Menyalahkan Negara, Pernahkah Kita Berkaca?

Sebelum Menyalahkan Negara, Pernahkah Kita Berkaca?

by jeje
Mei 24, 2026

Lucu, ya. Kita hidup di zaman ketika semua orang tampak marah. Timeline penuh kritik. Warung kopi berubah jadi ruang debat...

Ekonomi Tumbuh, Tapi Kenapa Publik Tetap Takut?

Ekonomi Tumbuh, Tapi Kenapa Publik Tetap Takut?

by dimas
Mei 23, 2026

Pertumbuhan ekonomi Indonesia naik, tetapi publik justru makin cemas. Rupiah melemah, pekerjaan sulit, dan rasa aman finansial mulai retak. Tabooo.id...

Purbaya vs Ekonom TikTok: Pertarungan Data dan Ketakutan Publik

Purbaya vs Ekonom TikTok: Pertarungan Data dan Ketakutan Publik

by dimas
Mei 22, 2026

Menteri Keuangan Purbaya Yudi Sadhewa menepis ketakutan krisis 1998 di tengah pelemahan rupiah. Namun di era TikTok, publik justru lebih...

Next Post
Ketika Intimasi Dijual: Liburan, Hasrat, dan Batas yang Mulai Kabur

Ketika Intimasi Dijual: Liburan, Hasrat, dan Batas yang Mulai Kabur

Pilihan Tabooo

Sebelum Menyalahkan Negara, Pernahkah Kita Berkaca?

Sebelum Menyalahkan Negara, Pernahkah Kita Berkaca?

Mei 24, 2026

Realita Hari Ini

Kasus Pelecehan, Pimpinan Ponpes di Lombok Timur Ditangkap

Kasus Pelecehan, Pimpinan Ponpes di Lombok Timur Ditangkap

Februari 21, 2026

Mendagri Tegaskan Wakil Kepala Daerah Ikut Hadir di Rakornas 2026

Februari 2, 2026

MBG Bukan Makan Bergizi Gratis, Ini Versi “Mantap Banget Gila”

April 9, 2026

Ribuan Pemudik Padati Terminal Tirtonadi Solo, Lonjakan Penumpang Capai 50 Persen

Maret 17, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id