Selasa, April 7, 2026
  • Login
No Result
View All Result
tabooo.id
  • Tabooo
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Talk
  • Life
  • Vibes
  • Tabooo Today
  • Tabooo
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Talk
  • Life
  • Vibes
No Result
View All Result
tabooo.id
No Result
View All Result
Home News Nasional

Harga Plastik Naik Tiba-Tiba, Apa Penyebab Sebenarnya?

April 6, 2026
in Nasional, News
A A
Harga Plastik Naik Tiba-Tiba, Apa Penyebab Sebenarnya?

Biji plastik Polytam, bahan baku utama industri plastik yang kini ikut terdampak kenaikan harga akibat gangguan pasokan global. (Foto: Kilang Pertamina Plaju)

Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Harga plastik di Indonesia mulai merangkak naik. Kenaikan ini bukan tanpa sebab. Gangguan pasokan bahan baku dari Timur Tengah jadi pemicu utama.

Masalahnya, plastik bukan barang sepele. Hampir semua kebutuhan harian bergantung pada material ini. Jadi, ketika harga naik, dampaknya bisa terasa ke mana-mana.

Ketergantungan Impor Jadi Titik Lemah

Menteri Perdagangan, Budi Santoso, mengakui Indonesia masih bergantung pada impor nafta. Bahan ini menjadi komponen utama dalam produksi plastik.

“Nafta itu kita impor dari Timur Tengah. Jadi kita terdampak dari bahan baku yang kita impor,” ujar Budi.

Nafta merupakan turunan minyak bumi. Industri menggunakannya untuk membuat plastik resin, karet, hingga pelarut.

RelatedPosts

KPK geledah rumah Kadis Kominfo Madiun: Siapa Lagi yang Terseret?

Tiga Nyawa TNI Melayang, Israel Belum Akui Keterlibatan

Ketika pasokan tersendat, biaya produksi langsung naik. Akibatnya, harga plastik di pasar ikut terdorong.

Cari Sumber Baru, Tapi Tidak Instan

Pemerintah tidak tinggal diam. Saat ini, Kementerian Perdagangan mulai mencari alternatif pasokan dari negara lain.

India, kawasan Afrika, hingga Amerika masuk dalam radar penjajakan kerja sama. Namun, proses ini butuh waktu.

“Memang ini butuh waktu, karena tiba-tiba dari Timur Tengah harus pindah ke negara lain,” tambahnya.

Selain itu, pemerintah juga menggandeng pelaku industri dan asosiasi. Mereka berupaya menjaga pasokan agar tidak terganggu lebih jauh.

Dampak Global, Tekanan Semakin Kuat

Kenaikan harga plastik ternyata terjadi secara global. Negara seperti Singapura, China, Korea Selatan, Thailand, dan Taiwan juga menghadapi tekanan serupa.

Bahkan, Korea Selatan mulai menahan ekspor nafta. Langkah ini dilakukan untuk menjaga pasokan dalam negeri.

Akibatnya, suplai global makin ketat. Harga pun berpotensi tetap tinggi dalam waktu dekat.

Siapa yang Paling Terdampak?

Kenaikan harga plastik tidak berhenti di pabrik. Dampaknya bisa merambat ke produk sehari-hari, mulai dari kemasan makanan hingga barang kebutuhan rumah tangga.

Artinya, konsumen jadi pihak yang ikut menanggung efeknya.

Meski begitu, pemerintah memastikan produksi dalam negeri tetap berjalan.

“Untuk bahan baku terus kita upayakan sehingga produksi di dalam negeri tetap normal dan pasokan plastik tetap terjaga,” pungkasnya.

Lalu, Apa Selanjutnya?

Krisis ini membuka satu hal penting: ketergantungan impor masih jadi titik rawan.

Selama bahan baku bergantung pada luar negeri, harga dalam negeri akan mudah goyah.

Jadi, pertanyaannya sederhana sampai kapan Indonesia bergantung? @dimas

Tags: Bahan BakuBiji PlastikEkonomiGlobalHargaImporIndonesiaIndustriKrisisNaftaplastikPolytamTimur Tengah
Next Post
Pulang untuk Mengubah Nasib: Rambu dan Mimpi yang Tidak Dijual ke Luar Negeri

Alumnus LPDP Pulang: Rambu Asana, Mimpi yang Tidak Dijual ke Luar Negeri

Recommended

Becak Tua di Madiun: Bertahan atau Sekadar Menunggu Waktu?

Becak Tua di Madiun: Bertahan atau Sekadar Menunggu Waktu?

April 2, 2026
El Nino Datang Lagi: Petani Terancam Gagal Panen?

El Nino Datang Lagi: Petani Terancam Gagal Panen?

April 6, 2026

Popular News

  • Tan Malaka Tidak Kehilangan Cinta, Dia Kalah oleh Sistem

    Tan Malaka Tidak Kehilangan Cinta, Dia Kalah oleh Sistem

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kalau Syarifah Menikahi Tan Malaka, Apakah Indonesia Akan Tetap Sama?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yang Kita Hafal Pancasila, Tapi Lupa Intinya: Gotong Royong

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kerajaan Kehilangan Tanah atau Negara “Sengaja” Mengubah Statusnya?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yang Menarik Menang Duluan, Sisanya Harus Berjuang Lebih Keras

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
PT Tabooo Network Indonesia

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Tabooo.id
    • Deep
    • Edge
    • Vibes
    • Talk
    • Check
    • Life
  • Tabooo Today
    • News
      • Global
      • Nasional
      • Regional
      • Bisnis
      • Kriminal
    • Entertainment
      • Film
      • Musik
      • Tabooo Book Club
      • Game
    • Lifestyle
      • Sports
      • Teknologi
      • Otomotif
      • Food
      • Health
      • Travel

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.