• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
Jumat, April 3, 2026
  • Login
No Result
View All Result
tabooo.id
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
No Result
View All Result
tabooo.id
No Result
View All Result
Home News Nasional

Ular Berbisa di Gerbong KA: Siapa yang Lalai?

April 2, 2026
in Nasional, News
A A
Ular Berbisa Nyelonong ke Gerbong KA Kertanegara: Panik, Siapa yang Lalai?

Koordinator Jaga Satwa Indonesia, Yonny Purwandana memegang ular cincin emas yang diserahkan Petugas KAI Daop 7 kepada ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah I Madiun. (foto: Istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Perjalanan malam yang seharusnya tenang berubah jadi tegang. Penumpang KA Kertanegara rute Purwokerto–Malang langsung panik saat seekor ular berbisa muncul di bawah kursi. Ini bukan adegan film ini kejadian nyata yang bikin suasana gerbong mendadak mencekam.

Baru 10 Menit Jalan, Kepanikan Meledak

Kereta berangkat dari Stasiun Sragen pukul 22.40 WIB pada Rabu malam (01/04/2026).

Sekitar 10 menit kemudian, pramugara menerima laporan dari penumpang yang melihat ular di kereta ekonomi 2. Ular cincin hitam-kuning yang dikenal berbisa bergerak di bawah kursi.

Penumpang langsung bereaksi. Sebagian berdiri, sebagian menjauh, dan kepanikan pun menyebar cepat.

Penumpang Jadi “Pahlawan Dadakan”

Seorang penumpang tidak menunggu lama. Ia langsung menangkap ular tersebut sebelum petugas tiba.

Tak lama kemudian, petugas pengamanan (Pamka) bersama kru KA datang ke lokasi. Mereka segera mengamankan ular ke dalam kantong plastik. Situasi perlahan kembali terkendali.

Respons cepat ini meredam kepanikan. Tapi satu pertanyaan masih menggantung bagaimana ular itu bisa masuk?

Tak Ada yang Mengaku, Misteri Muncul

Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, membenarkan kejadian ini. Ia menegaskan bahwa petugas bergerak cepat demi menjaga keselamatan penumpang.

Petugas lalu menelusuri kemungkinan pemilik ular. Namun, tidak satu pun penumpang mengaku.

Tim kemudian menyisir ulang seluruh gerbong untuk memastikan tidak ada ancaman lain. Setelah itu, mereka membawa ular turun di Stasiun Madiun dan menyerahkannya ke BKSDA untuk penanganan lebih lanjut.

Aturan Sudah Tegas, Tapi Masih Bisa Jebol

KAI melarang penumpang membawa hewan hidup tanpa izin resmi, apalagi hewan berbahaya. Selain itu, KAI juga melarang barang seperti bahan peledak, bahan kimia, dan senjata.

Aturan ini jelas. Namun kejadian ini menunjukkan celah tetap ada. Seseorang bisa saja meloloskan barang berbahaya ke dalam kereta tanpa terdeteksi.

RelatedPosts

KPK Geledah Rumah Ono Surono, Rakyat Menilai: Hukum atau Drama?

Rupiah Bangkit Diam-Diam: Saat Dunia Ribut, Indonesia Justru Untung

Ini Bukan Cuma Soal Ular

Kejadian ini bukan sekadar cerita “ular nyasar”. Ini soal rasa aman di transportasi publik.

Bayangkan jika kejadian ini muncul di gerbong yang lebih padat. Atau lebih buruk, jika jumlah hewannya lebih dari satu.

Kereta api seharusnya jadi ruang aman, bukan ruang kejutan.

Lalu sekarang pertanyaannya: ini murni kelalaian penumpang atau sistem pengawasan yang masih punya lubang?. @teguh

Tags: BKSDAEkonomi 2GerbongHumas KAI Daop 7 MadiunKA KertanegaraKAIPamkaPublikStasiun MadiunStasiun SragenTransportasiUlarUlar cincin

Recommended

Mutasi Elite TNI Bergerak: Regenerasi atau Sekadar Rotasi Kekuasaan?

Mutasi Elite TNI Bergerak: Regenerasi atau Sekadar Rotasi Kekuasaan?

Maret 27, 2026
Kata yang Tak Bisa Ditarik Kembali di Ketinggian 30 Ribu Kaki

Kata yang Tak Bisa Ditarik Kembali di Ketinggian 30 Ribu Kaki

April 1, 2026

Popular News

  • Satu Juta Pasukan Iran Siaga, AS Dihantui “Neraka Darat”

    Satu Juta Pasukan Iran Siaga, AS Dihantui “Neraka Darat”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Abu ke Perang: Tahun-Tahun Gelap Kerajaan Mataram

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pentol: Murah di Harga, Mahal di Rasa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pembantaian Ulama di Era Amangkurat I: Fakta Sejarah atau Narasi yang Dibesar-besarkan?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak Tantrum Saat Gadget Diambil? Ini yang Terjadi di Otaknya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
PT Tabooo Network Indonesia

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Life
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Talk
  • Vibes

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.