• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
Selasa, Maret 24, 2026
  • Login
No Result
View All Result
tabooo.id
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
No Result
View All Result
tabooo.id
No Result
View All Result
Home News Nasional

Empat Prajurit TNI Terseret Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis

Maret 18, 2026
in Nasional, News
A A
Empat Prajurit TNI Terseret Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis

Wajah terduga pelaku penyiraman air keras kepada aktivis KontraS Andrie Yunus. (Foto istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Tentara Nasional Indonesia mulai membuka tabir kasus penyiraman air keras terhadap aktivis HAM. Empat prajurit aktif kini diduga terlibat dalam serangan terhadap Andrie Yunus dari KontraS.

Komandan Pusat Polisi Militer Mabes TNI, Yusri Nuryanto, menyebut keempatnya berasal dari Denma Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI. Mereka berinisial Kapten NDP, Lettu SL, Lettu BHW, dan Serda ES, dengan latar belakang Angkatan Laut dan Angkatan Udara.

Pernyataan ini langsung mengubah arah kasus. Dugaan kini mengarah ke internal institusi militer, bukan lagi pelaku anonim di luar sistem.

Serangan Terjadi Setelah Aktivitas Advokasi

Serangan terjadi pada Kamis malam, 12 Maret 2026, di kawasan Senen, Jakarta Pusat. Andrie baru saja menyelesaikan rekaman siniar di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia di Menteng.

Pelaku mendekat, lalu menyiramkan air keras secara cepat dan terarah. Serangan itu tidak memberi ruang bagi korban untuk menghindar.

Tim medis di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo mencatat luka bakar sekitar 24 persen pada tubuh Andrie. Luka menyasar mata, wajah, dada, dan tangan bagian vital yang berisiko menimbulkan dampak permanen. Saat ini, Andrie masih menjalani perawatan intensif.

RelatedPosts

MotoGP Brasil 2026: Semua Nol Lagi, Tapi Marquez Punya Satu Keunggulan

Pemerintah Resmi Tetapkan Idul Fitri 1447 H pada Sabtu 21 Maret 2026

Motif Masih Diselidiki, Pertanyaan Publik Menguat

TNI belum mengungkap motif di balik serangan ini. Yusri menegaskan penyidik terus mendalami latar belakang tindakan para pelaku.

Ketiadaan penjelasan memicu pertanyaan publik. Andrie dikenal aktif mengangkat isu pelanggaran HAM. Latar ini membuat banyak pihak menduga serangan tidak berdiri sendiri.

Apakah ini murni tindak kriminal, atau bentuk tekanan terhadap suara kritis? Pertanyaan itu terus mengemuka seiring proses penyidikan berjalan.

Dampak Langsung: Aktivis di Bawah Bayang Ancaman

Kasus ini langsung mengguncang rasa aman komunitas sipil. Aktivis, jurnalis, dan pendamping hukum kini menghadapi risiko yang semakin nyata.

Di sisi lain, sorotan publik mengarah ke institusi negara. Dugaan keterlibatan aparat aktif menguji komitmen penegakan hukum yang transparan dan akuntabel.

Jika aparat ikut terlibat, publik berhak menuntut proses hukum yang terbuka tanpa perlindungan institusional.

Pengungkapan pelaku memang membuka jalan, tetapi belum menjawab inti persoalan. Ketika kekerasan menyasar aktivis, yang diuji bukan hanya hukum melainkan keberanian negara menjaga ruang kritik tetap hidup. @dimas

Tags: Air KerasAktivisAndrie YunusDaruratHak Asasi ManusiaHAMhukumImpunitasIndonesiaKasusKeadilankekerasanKontraSkorbanKritisLawanPerlindunganReformasiSuaraTNItransparansi
Next Post
Xbox One Akhirnya Kalah, Peretas Buka Akses Sistem hingga Level Terdalam

Xbox One Akhirnya Kalah, Peretas Buka Akses Sistem hingga Level Terdalam

Recommended

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

6 bulan ago
Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

4 bulan ago

Popular News

  • SSD Lebih Awet dari HDD? Atau Kita yang Makin Takut Kehilangan Data?

    SSD Lebih Awet dari HDD? Atau Kita yang Makin Takut Kehilangan Data?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kuta Not Crime: Kenapa Muncul di Tembok Poppies?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga Bitcoin Melemah di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KPK Buka Peluang Tahanan Rumah, Kasus Yaqut Jadi Sorotan Publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Trump Beri Ultimatum 48 Jam ke Iran untuk Buka Selat Hormuz

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
PT Tabooo Network Indonesia

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Life
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Talk
  • Vibes

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.