Sabtu, Mei 16, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Putri Kusuma Wardani Tumbang dari Supanida Katethong di Final Swiss Open 2026

by teguh
Maret 16, 2026
in Reality, Sports
A A
Home Reality
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Sports – Malam di St. Jakobshalle, Basel terasa berat bagi tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani. Langkahnya yang sempat penuh harapan menuju podium tertinggi Swiss Open 2026 akhirnya terhenti di partai puncak. Putri harus mengakui keunggulan wakil Thailand, Supanida Katethong, setelah kalah dua gim langsung 11-21, 15-21 pada final yang berlangsung Minggu (15/03/2026) malam WIB.

Kekalahan itu menutup perjalanan impresif Putri di turnamen ini, sekaligus menyisakan pelajaran penting dari duel yang berjalan intens.

Awal Sulit, Tekanan Datang Cepat

Pertandingan dimulai dengan tempo cepat. Putri sempat membuka harapan ketika unggul 3-1 di awal gim pertama. Namun momentum itu tidak bertahan lama.

Supanida segera meningkatkan tekanan. Pemain Thailand tersebut tampil agresif dan memanfaatkan setiap celah kesalahan lawan. Dalam sekejap, ia mencetak 10 poin beruntun yang mengubah skor menjadi 11-3 saat interval.

Putri mencoba bangkit setelah jeda. Ia merebut dua poin berturut-turut hingga memperkecil jarak menjadi 5-11.

Ini Belum Selesai

Jurnalis Kalteng Diteror Usai Ajakan Nobar “Pesta Babi”, Diancam Disiram Air Keras

Disekap dan Diperkosa: Ironi Mahasiswi Makassar Saat Mencari Pekerjaan

Sayangnya, Supanida tetap memegang kendali permainan. Serangan tajam dan reli yang stabil membuat jarak skor kembali melebar. Gim pertama akhirnya berakhir 21-11 untuk Supanida.

Perlawanan Meningkat di Gim Kedua

Memasuki gim kedua, Putri menunjukkan semangat berbeda.

Ia bermain lebih berani dan mulai menemukan ritme permainan. Ketika tertinggal 5-7, Putri perlahan mengejar hingga skor kembali imbang 9-9.

Pertandingan pun berubah menjadi duel ketat. Namun Supanida tetap mampu menjaga keunggulan tipis. Ia menutup interval dengan skor 11-9.

Setelah jeda, Putri sempat memberi harapan baru. Ia menyamakan skor 11-11 lewat permainan net yang lebih agresif. Sayangnya, momentum itu tidak bertahan lama.

Beberapa kesalahan sendiri membuat Putri kembali tertinggal 12-15. Supanida memanfaatkan situasi tersebut dengan permainan yang semakin percaya diri.

Smash keras dan reli panjang dari wakil Thailand itu akhirnya menutup gim kedua dengan skor 21-15.

Pelajaran dari Final

Kekalahan ini memang menggagalkan mimpi Putri Kusuma Wardani untuk membawa pulang gelar Swiss Open tahun ini.

Namun perjalanan Putri di Basel tetap menunjukkan perkembangan yang menjanjikan. Ia berhasil menembus final setelah melewati sejumlah pertandingan berat sepanjang turnamen.

Bagi publik bulu tangkis Indonesia, hasil ini menjadi pengingat bahwa proses menuju puncak tidak selalu berjalan mulus.

Di Basel malam itu, Putri memang belum membawa pulang trofi. Tetapi ia pulang dengan sesuatu yang tak kalah penting pengalaman bertarung di final besar bekal berharga untuk pertempuran berikutnya. @teguh

Tags: BaselFinalKalahMomentumNasionalPoinReliSkorSmashSosial & PublikSwissSwiss Open 2026

Kamu Melewatkan Ini

Kenapa Kota Kita Makin Penuh Coffee Shop Tapi Miskin Ruang Dialog?

Kenapa Kota Kita Makin Penuh Coffee Shop Tapi Miskin Ruang Dialog?

by jeje
Mei 13, 2026

Di banyak kota, aroma kopi kini terasa lebih mudah ditemukan di coffee Shop daripada ruang bicara yang jujur. Sudut jalan...

Profil Dandhy Laksono: Jurnalis yang Memilih Bertanya Saat Banyak Orang Diam

Profil Dandhy Laksono: Jurnalis yang Memilih Bertanya Saat Banyak Orang Diam

by jeje
Mei 12, 2026

Dandhy Laksono kembali jadi sorotan. Bukan karena kontroversi biasa, tetapi karena film dokumenternya, Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita, memicu rasa...

Negara Bicara Pertumbuhan, Warung Kecil Bicara Cara Bertahan

Saat Negara Bicara Pertumbuhan, Warung Kecil Belum Selesai Bertahan

by jeje
Mei 9, 2026

Di tengah harga pangan yang terus naik, pedagang kecil mulai menghadapi dilema paling melelahkan: menaikkan harga jual dan kehilangan pelanggan,...

Next Post
Apple Rilis Update OS untuk iPhone Lawas, 8 Type Ini Masih Dapat Perlindungan

Apple Rilis Update OS untuk iPhone Lawas, 8 Type Ini Masih Dapat Perlindungan

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

Jurnalis Kalteng Diteror Usai Ajakan Nobar “Pesta Babi”, Diancam Disiram Air Keras

Jurnalis Kalteng Diteror Usai Ajakan Nobar “Pesta Babi”, Diancam Disiram Air Keras

Mei 15, 2026

Disekap dan Diperkosa: Ironi Mahasiswi Makassar Saat Mencari Pekerjaan

Mei 15, 2026

“Sepatu Kekecilan” dan Tragedi Siswa SMK Samarinda yang Mengguncang Publik

Mei 15, 2026

300 Rumah Terendam Saat Warga Tidur: Banjir Lumajang Datang dari Hulu

Mei 15, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id