Rabu, Mei 13, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Rupiah Melemah di Tengah Ketidakpastian Global dan Tekanan Fiskal

by dimas
Maret 9, 2026
in Bisnis, Reality
A A
Home Reality Bisnis
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Bisnis – Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS kembali melemah pada pembukaan perdagangan Senin (9/3/2026). Mengutip data Bloomberg, hingga pukul 10.00 WIB, rupiah berada di Rp16.980 per USD, turun 55 poin atau 0,33 persen dari penutupan sebelumnya di Rp16.925 per USD. Sementara menurut Yahoo Finance, rupiah bergerak di kisaran Rp16.914 per USD.

Analis pasar uang, Ibrahim Assuaibi, memperkirakan rupiah akan bergerak fluktuatif sepanjang hari ini. Namun, ia menilai, mata uang Garuda tetap berpotensi melemah.

“Pergerakan hari ini berada di rentang Rp16.920-Rp16.960 per USD. Minggu ini diproyeksikan Rp16.850-Rp17.100 per USD,” jelas Ibrahim.

Pasar Global Tetap Waspada

Pergerakan rupiah tidak lepas dari dinamika global. Konflik AS, Israel, dan Iran meningkat tanpa tanda mereda. Serangan rudal dan balasan militer menyebar di wilayah strategis. Akibatnya, pasar keuangan global tetap waspada terhadap gangguan pasokan energi.

Lonjakan harga minyak mentah menambah tekanan inflasi. Kondisi ini membuat bank sentral, termasuk Federal Reserve AS, berhati-hati dalam kebijakan suku bunga. Investor kini menunggu data pekerjaan non-pertanian AS periode Februari, yang dijadwalkan rilis Jumat nanti, untuk membaca arah kebijakan moneter.

Ini Belum Selesai

Sekolah Rakyat di Kupang: Jalan Baru Anak Miskin Keluar dari Batas Pendidikan?

MBG Bisa Ditolak, Prabowo Persilakan Anak Orang Kaya Mundur

“Jika data lebih kuat dari perkiraan, Federal Reserve kemungkinan menunda pemangkasan suku bunga,” ujar Ibrahim.

Tekanan Fiskal Domestik

Di dalam negeri, pemerintah menghadapi tantangan rasio pajak yang rendah. Dalam sepuluh tahun terakhir, tax ratio Indonesia berada di kisaran 9–10 persen terhadap PDB. Bahkan, angka ini turun dari 10,08 persen pada 2024 menjadi 9,31 persen pada 2025.

Fitch Ratings menurunkan outlook Indonesia dari stabil menjadi negatif, sebagian karena rendahnya rasio pajak. Pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Perekonomian mendorong penerimaan pajak dengan implementasi Coretax, sistem administrasi perpajakan terbaru. Langkah ini juga bertujuan menutupi tekanan fiskal akibat tingginya belanja sosial seperti program MBG, yang menyerap 1,3 persen PDB untuk 2025-2029.

Kombinasi faktor global dan domestik menekan rupiah. Pihak yang paling terdampak adalah importir, pelaku usaha berbasis impor, dan konsumen yang merasakan kenaikan harga energi dan barang.

Refleksi

Melemahnya rupiah bukan sekadar angka. Ia mencerminkan ketidakpastian global dan kelemahan fiskal domestik. Pemerintah berupaya memperbaiki tax ratio dan menyesuaikan kebijakan belanja, namun masyarakat tetap merasakan tekanan sehari-hari.

Di tengah pasar yang terhubung global, rupiah bisa menjerit lebih cepat daripada kita sempat menyesuaikan diri. Kondisi ini mengingatkan bahwa dalam ekonomi modern, gejolak luar negeri dan kebijakan fiskal domestik saling memengaruhi secara langsung. @dimas

Tags: ASDomestikEkonomi IndonesiaFinansialFiskalGlobalInflasiInvestorkurs dolarNasionalPasarperangPerang IranRupiah

Kamu Melewatkan Ini

Profil Dandhy Laksono: Jurnalis yang Memilih Bertanya Saat Banyak Orang Diam

Profil Dandhy Laksono: Jurnalis yang Memilih Bertanya Saat Banyak Orang Diam

by jeje
Mei 12, 2026

Dandhy Laksono kembali jadi sorotan. Bukan karena kontroversi biasa, tetapi karena film dokumenternya, Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita, memicu rasa...

Rupiah Anjlok ke Rp 17.500 per Dolar AS, Investor Mulai Kehilangan Kepercayaan

Rupiah Anjlok ke Rp 17.500 per Dolar AS, Investor Mulai Kehilangan Kepercayaan

by dimas
Mei 12, 2026

Rupiah anjlok menyentuh angka Rp 17.500 per dolar AS. Tekanan global dan turunnya kepercayaan investor disebut jadi penyebab utama. Di...

Ketika Pembangunan Terlihat Megah, Tapi Rakyat Tetap Gelisah

Ketika Pembangunan Terlihat Megah, Tapi Rakyat Tetap Gelisah

by dimas
Mei 11, 2026

Pembangunan tampak megah lewat angka pertumbuhan, gedung tinggi, dan proyek infrastruktur besar yang terus dipamerkan. Namun bagi banyak orang, kemajuan...

Next Post
Kasus Komedi Toraja Berlanjut, Pandji Harap Sidang Adat Jadi Pertimbangan Hukum

Kasus Komedi Toraja Berlanjut, Pandji Harap Sidang Adat Jadi Pertimbangan Hukum

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

Mei 12, 2026

Rupiah Anjlok ke Rp 17.500 per Dolar AS, Investor Mulai Kehilangan Kepercayaan

Mei 12, 2026

Kuota Tanpa Batas? Nyaman Buat Kamu, Tapi Jaringan Bisa Kewalahan

Mei 8, 2026

Sekolah Rakyat di Kupang: Jalan Baru Anak Miskin Keluar dari Batas Pendidikan?

Mei 12, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id