Selasa, Juli 28, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Kasus Komedi Toraja Berlanjut, Pandji Harap Sidang Adat Jadi Pertimbangan Hukum

by dimas
Maret 9, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Komika Pandji Pragiwaksono kembali mendatangi Gedung Bareskrim Polri di Jakarta, Senin (9/3/2026). Ia memenuhi panggilan penyidik untuk menjalani pemeriksaan lanjutan sebagai saksi dalam perkara materi stand up comedy yang memicu keberatan dari sebagian masyarakat Toraja.

Pandji tiba pada pagi hari dan langsung menuju ruang penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri. Ia menegaskan bahwa kehadirannya berkaitan dengan perkembangan sidang adat yang ia jalani di Toraja, Sulawesi Selatan, sekitar dua pekan lalu.

“Saya datang untuk menjawab pertanyaan terkait sidang adat tersebut,” ujar Pandji.

Selain memenuhi panggilan hukum, Pandji juga ingin menyampaikan satu hal penting kepada penyidik. Ia berharap aparat mempertimbangkan proses sidang adat dalam penanganan perkara ini.

Pandji Dorong Sidang Adat Jadi Pertimbangan Hukum

Pandji menilai sidang adat membuka ruang dialog antara dirinya dan masyarakat Toraja. Proses itu, menurutnya, memberi kesempatan bagi kedua pihak untuk menyelesaikan persoalan secara langsung.

Ini Belum Selesai

Nelayan Kecil Kehilangan Solar, Kapal Besar Dapat BBM Murah

Kekeringan Ekstrem di Gunungkidul, Warga Jual Ternak Demi Air

Karena itu, ia mendorong penyidik melihat sidang adat sebagai bagian dari pendekatan restorative justice. Pendekatan ini menekankan pemulihan hubungan sosial dibanding sekadar hukuman.

“Harapannya sidang adat itu dianggap valid dan diutamakan,” tambahnya.

Pandji juga menyampaikan pandangan kuasa hukumnya, Haris Azhar. Tim kuasa hukum berharap penyidik memasukkan hasil sidang adat dalam pertimbangan hukum.

Namun Pandji tidak membawa dokumen sidang adat ke Bareskrim. Ia menjelaskan bahwa masyarakat adat Toraja menyimpan sebagian besar dokumen tersebut.

“Dokumennya kemungkinan ada di teman-teman masyarakat adat,” jelasnya.

Polisi Terus Dalami Perkara

Di sisi lain, penyidik terus mendalami laporan yang masuk. Kasubdit I Dittipidsiber Bareskrim Polri, Rizki Agung, mengatakan tim penyidik telah menjadwalkan pemeriksaan lanjutan terhadap Pandji pada Senin pagi.

Penyidik menggunakan pemeriksaan ini untuk memperjelas konteks materi komedi yang menjadi polemik.

Selain itu, Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Himawan Bayu Aji, menjelaskan bahwa tim penyidik telah mengumpulkan banyak keterangan dari berbagai pihak.

Menurut Himawan, penyidik telah memeriksa 14 saksi dan sembilan ahli. Tim penyidik juga meminta keterangan dari admin kanal YouTube milik Pandji untuk melengkapi proses penyidikan.

Meski Pandji telah menjalani sidang adat, polisi tetap melanjutkan proses hukum sesuai aturan. Namun penyidik mengakui bahwa sidang adat merupakan bagian dari living law atau hukum yang hidup di masyarakat.

Materi Komedi Lama Kembali Memicu Polemik

Kasus ini bermula dari laporan Aliansi Pemuda Toraja pada November 2025. Kelompok tersebut mempersoalkan materi komedi dalam pertunjukan Messake Bangsaku yang Pandji tampilkan pada 2013.

Dalam pertunjukan itu, Pandji menyampaikan bit komedi tentang tradisi pemakaman Toraja, yakni Rambu Solo.

Sebagian masyarakat menilai materi tersebut merendahkan adat istiadat Toraja. Kritik kemudian berkembang menjadi polemik di ruang publik sebelum akhirnya masuk ke jalur hukum.

Kasus ini kini tidak hanya menyangkut satu pertunjukan komedi lama. Perkara ini juga membuka perdebatan lebih luas tentang batas humor, penghormatan terhadap budaya, dan ruang kebebasan berekspresi.

Pada akhirnya, perkara ini menguji satu hal penting apakah hukum mampu menjadi jembatan antara tradisi yang dijaga masyarakat dan kebebasan berekspresi yang hidup dalam dunia seni. @dimas

Tags: BareskrimBudayaIsuKasusKomediKontroversiKriminal & HukumNasionalPandji PragiwaksonoPolriRestorative JusticeSidang

Kamu Melewatkan Ini

Enam Anggota Satresnarkoba Tangsel Terjerat Narkoba

Enam Polisi Satresnarkoba Tangsel Diduga Terjerat Narkoba

by dimas
Juli 27, 2026

Enam anggota Satresnarkoba Polres Tangerang Selatan diduga terlibat kasus narkoba dan penyalahgunaan wewenang. Polri kini mendalami perkara tersebut. Tabooo.id: Tangerang...

SIM Digital: Negara Menyimpan Identitasmu di Server, Sudah Siapkah Sistem Menjaganya?

SIM Digital: Negara Menyimpan Identitasmu di Server, Sudah Siapkah Sistem Menjaganya?

by teguh
Juli 21, 2026

Suatu hari nanti, orang mungkin tidak lagi panik karena dompet tertinggal di rumah dan SIM fisik ikut tertinggal karena sekarang...

SIM Digital: Dompet Tak Lagi Penting, Baterai Ponsel Jadi Penentu Perjalanan

SIM Digital: Dompet Tak Lagi Penting, Baterai Ponsel Jadi Penentu Perjalanan

by teguh
Juli 20, 2026

Lupa membawa dompet dulu identik dengan kepanikan. Kini, situasinya berubah. SIM fisik boleh tertinggal di rumah, selama smartphone masih berada...

Next Post
Vidi Aldiano Berpulang di Usia 35, Ketegaran Sheila Dara Jadi Sorotan Publik

Vidi Aldiano Berpulang di Usia 35, Ketegaran Sheila Dara Jadi Sorotan Publik

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id