Minggu, Agustus 23, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Iran Mulai Suksesi Usai Khamenei Tewas dalam Serangan AS-Israel

by dimas
Maret 1, 2026
in Global, Reality
A A
Home Reality Global
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Global – Iran resmi memulai proses suksesi kepemimpinan setelah Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei dilaporkan meninggal dunia akibat serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel pada Sabtu (28/2/2026). Otoritas Iran memastikan mekanisme penggantian berjalan sesuai konstitusi demi menjaga stabilitas nasional di tengah situasi geopolitik yang memanas.

Televisi nasional Iran pada Minggu mengonfirmasi kematian Khamenei setelah serangan rudal menghantam sejumlah titik strategis di Teheran. Serangan itu merusak infrastruktur dan menimbulkan korban jiwa, termasuk warga sipil. Kematian pemimpin yang berkuasa lebih dari tiga dekade tersebut langsung mengguncang struktur politik Iran sekaligus memicu respons militer cepat dari Teheran.

Majelis Ahli Bergerak Cepat

Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Larijani, menegaskan bahwa Majelis Ahli akan segera bersidang untuk memilih Pemimpin Tertinggi yang baru. Ia merujuk Pasal 111 Konstitusi Iran yang mewajibkan lembaga tersebut menunjuk pengganti secepat mungkin jika pemimpin tertinggi wafat.

“Majelis Ahli akan langsung memulai proses konstitusional tanpa penundaan,” ujar Larijani dalam siaran televisi nasional.

Majelis Ahli terdiri dari para ulama senior yang memegang kewenangan penuh untuk menunjuk atau memberhentikan Pemimpin Tertinggi. Keputusan lembaga ini akan menentukan arah politik, militer, dan kebijakan luar negeri Iran ke depan.

Ini Belum Selesai

Bukan Cuma Soal Motor, Ketika Komunitas Jadi Tempat Mencari Arah

Desa Adat Sade Terbakar, Ratusan Rumah Sasak Ludes dalam Semalam

Langkah cepat ini menunjukkan upaya pemerintah mencegah kekosongan kekuasaan yang berpotensi memicu instabilitas internal maupun spekulasi eksternal.

Serangan dan Balasan

Pada Sabtu pagi waktu setempat, Amerika Serikat dan Israel meluncurkan serangan terkoordinasi ke sejumlah wilayah Iran, termasuk ibu kota Teheran. Serangan tersebut menargetkan fasilitas strategis dan pusat komando militer.

Tak lama setelah konfirmasi kematian Khamenei, Iran meluncurkan rudal balasan ke wilayah Israel serta menargetkan fasilitas militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah. Pemerintah Iran menegaskan bahwa serangan balasan hanya menyasar pangkalan militer AS dan tidak ditujukan kepada negara-negara tetangga.

Larijani menyampaikan pesan tersebut untuk meredam kekhawatiran bahwa konflik akan meluas ke kawasan Teluk dan Timur Tengah secara keseluruhan. Namun eskalasi yang terjadi tetap memicu lonjakan ketegangan global.

Dampak bagi Rakyat dan Kawasan

Bagi masyarakat Iran, situasi ini bukan sekadar isu politik elite. Warga menghadapi risiko ketidakpastian ekonomi, potensi sanksi tambahan, serta ancaman gangguan distribusi energi dan kebutuhan pokok. Nilai tukar rial berpotensi tertekan, harga bahan bakar bisa melonjak, dan aktivitas bisnis terancam melambat.

Di tingkat regional, negara-negara Timur Tengah mencermati perkembangan ini dengan waspada. Lonjakan harga minyak dunia hampir pasti terjadi jika konflik meluas, yang pada akhirnya berdampak pada inflasi global, termasuk di negara-negara berkembang yang sangat bergantung pada impor energi.

Bagi Amerika Serikat dan Israel, eskalasi ini membuka babak baru dalam dinamika keamanan kawasan. Sementara bagi dunia internasional, situasi ini menambah daftar panjang ketidakpastian geopolitik pada 2026.

Siapa Pengganti dan Ke Mana Arah Iran?

Kini perhatian dunia tertuju pada Majelis Ahli dan sosok yang akan menggantikan Khamenei. Keputusan tersebut akan menentukan apakah Iran memilih jalur konfrontatif atau membuka ruang negosiasi baru.

Proses suksesi ini bukan hanya soal pergantian figur, melainkan juga tentang arah ideologi dan strategi negara di tengah tekanan global. Stabilitas internal menjadi kunci agar Iran tidak terjerumus ke dalam krisis berkepanjangan.

Di tengah ledakan rudal dan manuver diplomasi, rakyat biasa tetap menjadi pihak yang paling merasakan dampaknya. Ketika para pemimpin berbicara soal strategi dan kedaulatan, warga hanya berharap satu hal sederhana hidup yang tidak ikut meledak bersama konflik. @dimas

Tags: Ali KhameneiASDampakEkonomi IndonesiaGeopolitikGlobalInternasionalIsraelKeteganganKonflik DuniaKrisis GlobalmemanasPerang IranPolitik IndonesiaSeranganStabilitasSuksesTimur Tengah

Kamu Melewatkan Ini

Negara Menguasai Sumber Daya, Rakyat Dapat Apa?

Negara Menguasai Sumber Daya, Rakyat Dapat Apa?

by dimas
Agustus 23, 2026

Negara memiliki mandat untuk menguasai sumber daya strategis. Namun, mandat itu bukan sekadar soal izin, regulasi, atau kepemilikan. Ukuran akhirnya...

Pasal 33 UUD 1945: Ekonomi Indonesia Milik Siapa?

Pasal 33 UUD 1945: Ekonomi Indonesia Milik Siapa?

by dimas
Agustus 22, 2026

Pasal 33 UUD 1945 bukan sekadar aturan ekonomi, tetapi tentang pengelolaan sumber daya, distribusi kekayaan, dan kemakmuran rakyat. Tabooo.id -...

81 Tahun Kemerdekaan Indonesia, Merdeka untuk Siapa?

81 Tahun Kemerdekaan Indonesia, Merdeka untuk Siapa?

by Tabooo
Agustus 20, 2026

Sehari setelah perayaan HUT ke-81 RI, mahasiswa turun ke jalan membawa delapan tuntutan. Di sana, makna kemerdekaan kembali dipertanyakan lewat...

Next Post
Laut Bercerita: Saat Negara Menelan Anak-Anaknya Sendiri

Laut Bercerita: Saat Negara Menelan Anak-Anaknya Sendiri

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id