Sabtu, Mei 16, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Pemerintah Genjot Distribusi, Harga Beras dan Minyak Dijaga Stabil

by dimas
Februari 21, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Perum Bulog bergerak cepat menjelang Ramadan dan Idul Fitri 1447 Hijriah. Perusahaan pelat merah itu memperkuat pasokan dan memperketat distribusi pangan strategis. Fokus utamanya jelas menjaga harga tetap stabil dan stok tetap aman.

Direktur Utama Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, memimpin langsung koordinasi lintas sektor di Jakarta. Ia menggandeng dinas perdagangan, pengelola pasar, dan Satgas Pangan. Mereka menyusun langkah konkret agar harga beras, minyak goreng, dan komoditas pokok tidak melonjak.

Lonjakan harga selalu menghantam kelompok berpenghasilan rendah lebih dulu. Karena itu, pemerintah ingin mencegah gejolak sebelum muncul di pasar.

Arahan Presiden dan Pengawalan Ketat Distribusi

Presiden Prabowo Subianto memerintahkan kementerian, BUMN, aparat keamanan, dan pemerintah daerah untuk turun langsung mengamankan distribusi pangan. Pemerintah tidak ingin spekulan memanfaatkan momentum Ramadan.

Bulog menambah stok Cadangan Beras Pemerintah. Perusahaan juga mempercepat penyaluran beras SPHP dan Minyakita ke pasar rakyat. Jika harga naik tajam, Bulog segera menggelar operasi pasar.

Ini Belum Selesai

Jurnalis Kalteng Diteror Usai Ajakan Nobar “Pesta Babi”, Diancam Disiram Air Keras

Disekap dan Diperkosa: Ironi Mahasiswi Makassar Saat Mencari Pekerjaan

Langkah ini tidak menunggu krisis. Bulog memilih mencegah daripada meredam.

Kios Bulog Dipasang di Pasar Rakyat

Di DKI Jakarta, Bulog bekerja sama dengan Perumda Pasar Jaya. Mereka menyiapkan 146 kios Bulog di berbagai titik pasar. Kios ini menyalurkan beras SPHP dan Minyakita langsung ke pedagang.

Skema ini memotong rantai distribusi. Pedagang mendapat harga lebih stabil. Konsumen pun terhindar dari lonjakan tidak wajar.

Pasar Jaya juga rutin menggelar bazar murah. Mereka menjual cabai dan bahan pokok lain di lokasi strategis, termasuk Kepulauan Seribu. Tujuannya sederhana: menjaga daya beli warga.

Inflasi Jadi Taruhan

Dinas PPKUKM DKI Jakarta memantau harga setiap hari. Petugas memeriksa pasar rakyat dan ritel modern. Mereka juga mengawasi distribusi Minyakita dan LPG 3 kilogram.

Jika petugas menemukan kenaikan harga yang tidak rasional, mereka langsung mengambil tindakan. Pemerintah ingin inflasi tetap terkendali selama periode hari besar keagamaan.

Harga pangan bukan sekadar angka statistik. Kenaikan kecil bisa menggerus pendapatan harian buruh, pedagang kecil, hingga pengemudi ojek daring.

Stabilitas Harga, Stabilitas Sosial

Pemerintah menjadikan stabilitas pangan sebagai prioritas ekonomi nasional. Ketika harga beras stabil, rumah tangga tetap bisa mengatur pengeluaran. Ketika distribusi lancar, keresahan sosial bisa ditekan.

Ramadan selalu meningkatkan konsumsi. Namun negara tidak boleh membiarkan momentum ini berubah menjadi tekanan ekonomi.

Pada akhirnya, keberhasilan pengendalian harga bukan soal seremonial rapat koordinasi. Publik hanya menilai satu hal apakah harga di pasar tetap masuk akal atau justru kembali melambung tanpa kendali. @dimas

Tags: berasBulogEkonomi IndonesiaHargaInflasiKetahananMinyakitaNasionalOperasiPanganPasarrakyatRamadansiagaStabilitas

Kamu Melewatkan Ini

Kenapa Kota Kita Makin Penuh Coffee Shop Tapi Miskin Ruang Dialog?

Kenapa Kota Kita Makin Penuh Coffee Shop Tapi Miskin Ruang Dialog?

by jeje
Mei 13, 2026

Di banyak kota, aroma kopi kini terasa lebih mudah ditemukan di coffee Shop daripada ruang bicara yang jujur. Sudut jalan...

Rupiah Melemah, Harga Naik: Masih Yakin Ekonomi Baik-Baik Saja?

Rupiah Melemah, Harga Naik: Masih Yakin Ekonomi Baik-Baik Saja?

by dimas
Mei 13, 2026

Rupiah menyentuh rekor pelemahan baru saat harga kebutuhan pokok terus naik. Di tengah klaim ekonomi tumbuh, publik mulai mempertanyakan realita...

Profil Dandhy Laksono: Jurnalis yang Memilih Bertanya Saat Banyak Orang Diam

Profil Dandhy Laksono: Jurnalis yang Memilih Bertanya Saat Banyak Orang Diam

by jeje
Mei 12, 2026

Dandhy Laksono kembali jadi sorotan. Bukan karena kontroversi biasa, tetapi karena film dokumenternya, Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita, memicu rasa...

Next Post
Natalius Pigai: Tolak MBG dan Koperasi Merah Putih Sama dengan Menentang HAM

Natalius Pigai: Tolak MBG dan Koperasi Merah Putih Sama dengan Menentang HAM

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

Jurnalis Kalteng Diteror Usai Ajakan Nobar “Pesta Babi”, Diancam Disiram Air Keras

Jurnalis Kalteng Diteror Usai Ajakan Nobar “Pesta Babi”, Diancam Disiram Air Keras

Mei 15, 2026

Disekap dan Diperkosa: Ironi Mahasiswi Makassar Saat Mencari Pekerjaan

Mei 15, 2026

“Sepatu Kekecilan” dan Tragedi Siswa SMK Samarinda yang Mengguncang Publik

Mei 15, 2026

300 Rumah Terendam Saat Warga Tidur: Banjir Lumajang Datang dari Hulu

Mei 15, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id