Rabu, Juli 29, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Pemerintah Genjot Distribusi, Harga Beras dan Minyak Dijaga Stabil

by dimas
Februari 21, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Perum Bulog bergerak cepat menjelang Ramadan dan Idul Fitri 1447 Hijriah. Perusahaan pelat merah itu memperkuat pasokan dan memperketat distribusi pangan strategis. Fokus utamanya jelas menjaga harga tetap stabil dan stok tetap aman.

Direktur Utama Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, memimpin langsung koordinasi lintas sektor di Jakarta. Ia menggandeng dinas perdagangan, pengelola pasar, dan Satgas Pangan. Mereka menyusun langkah konkret agar harga beras, minyak goreng, dan komoditas pokok tidak melonjak.

Lonjakan harga selalu menghantam kelompok berpenghasilan rendah lebih dulu. Karena itu, pemerintah ingin mencegah gejolak sebelum muncul di pasar.

Arahan Presiden dan Pengawalan Ketat Distribusi

Presiden Prabowo Subianto memerintahkan kementerian, BUMN, aparat keamanan, dan pemerintah daerah untuk turun langsung mengamankan distribusi pangan. Pemerintah tidak ingin spekulan memanfaatkan momentum Ramadan.

Bulog menambah stok Cadangan Beras Pemerintah. Perusahaan juga mempercepat penyaluran beras SPHP dan Minyakita ke pasar rakyat. Jika harga naik tajam, Bulog segera menggelar operasi pasar.

Ini Belum Selesai

Haul Ki Ageng Tarub: Perkuat Budaya dan Wisata Religi

OTT Bupati Pemalang, KPK Kembali Bongkar Korupsi Kepala Daerah

Langkah ini tidak menunggu krisis. Bulog memilih mencegah daripada meredam.

Kios Bulog Dipasang di Pasar Rakyat

Di DKI Jakarta, Bulog bekerja sama dengan Perumda Pasar Jaya. Mereka menyiapkan 146 kios Bulog di berbagai titik pasar. Kios ini menyalurkan beras SPHP dan Minyakita langsung ke pedagang.

Skema ini memotong rantai distribusi. Pedagang mendapat harga lebih stabil. Konsumen pun terhindar dari lonjakan tidak wajar.

Pasar Jaya juga rutin menggelar bazar murah. Mereka menjual cabai dan bahan pokok lain di lokasi strategis, termasuk Kepulauan Seribu. Tujuannya sederhana: menjaga daya beli warga.

Inflasi Jadi Taruhan

Dinas PPKUKM DKI Jakarta memantau harga setiap hari. Petugas memeriksa pasar rakyat dan ritel modern. Mereka juga mengawasi distribusi Minyakita dan LPG 3 kilogram.

Jika petugas menemukan kenaikan harga yang tidak rasional, mereka langsung mengambil tindakan. Pemerintah ingin inflasi tetap terkendali selama periode hari besar keagamaan.

Harga pangan bukan sekadar angka statistik. Kenaikan kecil bisa menggerus pendapatan harian buruh, pedagang kecil, hingga pengemudi ojek daring.

Stabilitas Harga, Stabilitas Sosial

Pemerintah menjadikan stabilitas pangan sebagai prioritas ekonomi nasional. Ketika harga beras stabil, rumah tangga tetap bisa mengatur pengeluaran. Ketika distribusi lancar, keresahan sosial bisa ditekan.

Ramadan selalu meningkatkan konsumsi. Namun negara tidak boleh membiarkan momentum ini berubah menjadi tekanan ekonomi.

Pada akhirnya, keberhasilan pengendalian harga bukan soal seremonial rapat koordinasi. Publik hanya menilai satu hal apakah harga di pasar tetap masuk akal atau justru kembali melambung tanpa kendali. @dimas

Tags: berasBulogEkonomi IndonesiaHargaInflasiKetahananMinyakitaNasionalOperasiPanganPasarrakyatRamadansiagaStabilitas

Kamu Melewatkan Ini

MBG Dilarang Pakai Subsidi, Siapa Menanggung Selisih Biayanya?

MBG Dilarang Pakai Subsidi, Siapa Menanggung Selisih Biayanya?

by teguh
Juli 28, 2026

Larangan penggunaan LPG 3 kilogram, beras SPHP, dan MinyaKita di dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) bukan sekadar perubahan teknis. Kebijakan...

Mundurnya Perry Warjiyo, Alarm bagi Independensi Bank Indonesia

Mundurnya Perry Warjiyo, Alarm bagi Independensi Bank Indonesia

by dimas
Juli 28, 2026

Mundurnya Perry Warjiyo memicu pertanyaan tentang independensi Bank Indonesia. Di tengah tekanan rupiah, kepercayaan pasar menjadi ujian terbesar bagi bank...

Perry Warjiyo Mundur: Mampukah BI Menjaga Rupiah?

Perry Warjiyo Mundur: Mampukah BI Menjaga Rupiah?

by dimas
Juli 27, 2026

Pengunduran diri Perry Warjiyo menjadi ujian baru bagi Bank Indonesia. Mampukah BI menjaga stabilitas rupiah, mempertahankan kepercayaan pasar, dan tetap...

Next Post
Natalius Pigai: Tolak MBG dan Koperasi Merah Putih Sama dengan Menentang HAM

Natalius Pigai: Tolak MBG dan Koperasi Merah Putih Sama dengan Menentang HAM

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id