Jumat, Mei 15, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Presiden Iran Sebut Tuntutan AS Hambat Perundingan Nuklir

by dimas
Februari 12, 2026
in Global, Reality
A A
Home Reality Global
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Global – Perundingan nuklir antara Teheran dan Washington kembali mandek. Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyebut “tembok kesangsian” yang dibangun Barat dan tuntutan berlebihan Amerika Serikat sebagai penghambat utama diplomasi. Pernyataan itu ia sampaikan saat berpidato memperingati 47 tahun Revolusi Islam 1979 di Teheran, Rabu (11/2/2026).

Pezeshkian menegaskan Iran tidak mengejar senjata nuklir dan siap menjalani setiap verifikasi terkait program nuklir negaranya.

“Kami meyakini masalah kawasan hanya dapat diselesaikan oleh negara-negara di wilayah ini, bukan oleh kekuatan asing,” ujarnya.

Ia menambahkan, Iran tidak akan menyerah pada tuntutan berlebihan maupun agresi dari luar.

Negeri itu tetap menempuh jalur diplomasi dengan tulus. Pezeshkian menegaskan, Iran aktif berdialog dengan negara-negara Asia Barat untuk menjaga perdamaian regional. Ia menekankan, stabilitas kawasan tercipta melalui kerja sama lokal, bukan intervensi asing.

Ini Belum Selesai

Jurnalis Kalteng Diteror Usai Ajakan Nobar “Pesta Babi”, Diancam Disiram Air Keras

Disekap dan Diperkosa: Ironi Mahasiswi Makassar Saat Mencari Pekerjaan

Tantangan Ekonomi dan Persatuan Nasional

Pezeshkian menyoroti pentingnya persatuan nasional di tengah kerusuhan yang meletus baru-baru ini. Pemerintahnya menindaklanjuti berbagai persoalan rakyat, mulai dari ketidakpuasan sosial hingga tekanan ekonomi.

“Kita membutuhkan persatuan internal lebih dari apa pun,” tambahnya.

Di ranah ekonomi, Pezeshkian menekankan Iran harus mendapat akses ke pasar internasional, terutama negara Muslim dan tetangga regional, untuk mempercepat pembangunan domestik dan memperkuat ketahanan ekonomi. Teheran pun aktif meneken kontrak dan perjanjian regional maupun internasional guna mendorong investasi dan perdagangan.

Implikasi Global

Kebuntuan perundingan nuklir membawa dampak luas. Sanksi dan tekanan AS serta negara Barat membatasi kemampuan Iran bertransaksi di pasar global, sementara rakyat menghadapi kenaikan harga dan ketidakpastian ekonomi. Negara tetangga pun menanggung risiko instabilitas regional akibat lambannya kesepakatan diplomatik.

Pezeshkian menegaskan, Iran tetap berkomitmen pada jalur diplomasi, namun menolak tunduk pada tekanan berlebihan. Ia menilai setiap intervensi asing hanya memperpanjang kebuntuan dan menunda manfaat nyata bagi rakyat.

Di tengah retorika tegas itu, terselip pesan bagi dunia: diplomasi yang memaksakan kehendak pihak luar jarang berhasil. Ketika kesangsian membentengi dialog, kemajuan melambat, sementara rakyat terus menunggu solusi yang nyata. @dimas

Tags: ASdiplomasiEkonomi IndonesiaGlobalKonflik DuniaNuklirPerang IranPerdamaianStabilitasTekanan

Kamu Melewatkan Ini

Kenapa Kota Kita Makin Penuh Coffee Shop Tapi Miskin Ruang Dialog?

Kenapa Kota Kita Makin Penuh Coffee Shop Tapi Miskin Ruang Dialog?

by jeje
Mei 13, 2026

Di banyak kota, aroma kopi kini terasa lebih mudah ditemukan di coffee Shop daripada ruang bicara yang jujur. Sudut jalan...

Rupiah Melemah, Harga Naik: Masih Yakin Ekonomi Baik-Baik Saja?

Rupiah Melemah, Harga Naik: Masih Yakin Ekonomi Baik-Baik Saja?

by dimas
Mei 13, 2026

Rupiah menyentuh rekor pelemahan baru saat harga kebutuhan pokok terus naik. Di tengah klaim ekonomi tumbuh, publik mulai mempertanyakan realita...

Rupiah Anjlok ke Rp 17.500 per Dolar AS, Investor Mulai Kehilangan Kepercayaan

Rupiah Anjlok ke Rp 17.500 per Dolar AS, Investor Mulai Kehilangan Kepercayaan

by dimas
Mei 12, 2026

Rupiah anjlok menyentuh angka Rp 17.500 per dolar AS. Tekanan global dan turunnya kepercayaan investor disebut jadi penyebab utama. Di...

Next Post
Alarm Merah: Indonesia Masuk 2 Negara Paling Rentan Penipuan 2025

Alarm Merah: Indonesia Masuk 2 Negara Paling Rentan Penipuan 2025

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

Sepatu Kekecilan Itu Membunuh? Tragedi Siswa SMK Samarinda Bikin Publik Tersentak

“Sepatu Kekecilan” dan Tragedi Siswa SMK Samarinda yang Mengguncang Publik

Mei 15, 2026

Judol Memburu Anak-anak: 80 Ribu Bocah di Bawah 10 Tahun Terpapar

Mei 15, 2026

Disekap dan Diperkosa: Ironi Mahasiswi Makassar Saat Mencari Pekerjaan

Mei 15, 2026

Pemerintah Tak Melarang Pesta Babi, Tapi Mengapa Nobar Mahasiswa Tetap Dihentikan?

Mei 14, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id