Selasa, Oktober 20, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Yusril: Pilkada via DPRD Lebih Mudah Diawasi, Pilkada Langsung Berbiaya Tinggi

by Anisa
Januari 9, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra kembali memantik perdebatan lama soal demokrasi lokal. Ia menilai pemilihan kepala daerah melalui DPRD lebih mudah diawasi daripada pilkada langsung yang melibatkan jutaan pemilih.

“Lebih mudah mengawasi anggota DPRD yang jumlahnya terbatas, dibandingkan mengawasi jutaan pemilih dalam pilkada langsung,” kata Yusril, Jumat (9/1/2026).

Pernyataan ini datang di tengah sorotan publik terhadap mahalnya ongkos politik dan maraknya praktik politik uang dalam pilkada langsung.

Biaya Tinggi, Godaan Korupsi Mengintai

Menurut Yusril, pilkada langsung menyimpan lebih banyak mudarat daripada manfaat. Salah satu biang masalahnya adalah biaya politik yang melambung tinggi, mulai dari logistik kampanye hingga “biaya tak terlihat” di lapangan.

Biaya mahal itu, kata Yusril, sering kali mendorong kepala daerah terpilih untuk menyalahgunakan kekuasaan demi mengembalikan modal politik. Dampak kebijakan ini tidak hanya menggerus APBD, tetapi juga menurunkan kualitas pelayanan publik yang pemerintah korbankan.

Ini Belum Selesai

Disdikpora DIY Imbau Siswa Tak Ikut Demo, UMY Izinkan Mahasiswa Turun ke Jalan

Dua Tahun Prabowo–Gibran, 9.505 Personel Disiagakan: Hak Aspirasi Tetap Prioritas?

Singkatnya, rakyat memilih langsung, tapi rakyat pula yang menanggung akibatnya.

DPRD Diuntungkan, Rakyat Dikesampingkan?

Yusril menilai pemilihan melalui DPRD membuka peluang lebih besar bagi calon kepala daerah yang berkapasitas dan berintegritas. Menurutnya, sistem langsung kerap memberi karpet merah bagi kandidat bermodal besar atau sekadar populer, bukan yang benar-benar kompeten.

Dalam skema ini, partai politik dan elite DPRD memperoleh keuntungan karena mereka memegang kendali penuh atas proses pemilihan . Sebaliknya, kebijakan ini berpotensi mencabut hak rakyat untuk memilih secara langsung hak yang selama ini menjadi inti demokrasi pascareformasi.

Tak Hitam-Putih, Suara Rakyat Tetap Penentu

Meski mengkritik pilkada langsung, Yusril menegaskan bahwa masyarakat dan pemerintah tidak boleh menyikapi perdebatan ini secara hitam-putih. Ia menyebut, kondisi saat ini menuntut perbaikan sistem, bukan sekadar mengganti mekanisme.

Ia mendorong penataan pembiayaan politik, penguatan pengawasan politik uang, serta perbaikan kaderisasi calon kepala daerah oleh partai politik. Yusril juga mengakui adanya aspirasi dari sejumlah partai yang ingin mengembalikan pilkada ke DPRD.

Namun, ia menekankan satu hal: suara rakyat tetap harus menjadi rujukan utama.

“Suara rakyat yang menghendaki pemilihan tidak langsung atau tetap menghendaki pemilihan langsung, wajib disimak secara adil dan bijaksana,” ujarnya.

Catatan Akhir

Pilkada lewat DPRD memang menjanjikan efisiensi dan pengawasan yang lebih mudah. Tapi di sisi lain, demokrasi berisiko menyempit ke ruang-ruang elite. Pada akhirnya, pertanyaannya sederhana: ingin pilkada murah dan terkendali, atau tetap mahal tapi memberi rakyat rasa memiliki? Demokrasi, tampaknya, selalu meminta harga tinggal siapa yang harus membayar paling mahal. (red)

Tags: biayadprdHAMimigrasiPilkada

Kamu Melewatkan Ini

Restorative Justice untuk Narkoba, Tapi Bagaimana dengan Mandat Rakyat?

Restorative Justice untuk Narkoba, Tapi Bagaimana dengan Mandat Rakyat?

by teguh
September 30, 2026

Tiga anggota DPRD disebut ikut diamankan dalam kasus narkoba di Surabaya. Polisi memilih Restorative Justice setelah hasil pemeriksaan menunjukkan barang...

Kasus Narkoba di Surabaya: Delapan Diamankan, Tiga Disebut Anggota DPRD

Kasus Narkoba di Surabaya: Delapan Diamankan, Tiga Disebut Anggota DPRD

by teguh
September 30, 2026

Kasus narkoba di surabaya terjadi lagi Delapan orang masuk dalam penanganan Satresnarkoba Polrestabes Surabaya setelah polisi menggerebek sebuah hotel pada...

ASN: Dikirim Negara, Lalu Dibunuh, Siapa Menjamin Nyawa Petugas di Papua?

ASN: Dikirim Negara, Lalu Dibunuh, Siapa Menjamin Nyawa Petugas di Papua?

by teguh
September 11, 2026

Rabu, 09/09/2026, menjadi hari terakhir bagi tiga pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya yang menjalankan tugas di Distrik Muliama, Papua Pegunungan....

Next Post
Polisi Bongkar Jaringan Narkoba Ayah dan Dua Anak di Lombok Barat

Polisi Bongkar Jaringan Narkoba Ayah dan Dua Anak di Lombok Barat

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id