Sabtu, Mei 16, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Viral Tapi Palsu: Klaim Jokowi Terima Rp87 Miliar Terbukti Hoaks

by dimas
Desember 28, 2025
in Check
A A
Home Check
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Check – Media sosial kembali gaduh. Sebuah unggahan Facebook menampilkan tangkapan layar artikel yang mengklaim mantan Presiden Jokowi menerima uang Rp87 miliar dari Bupati Bekasi. Judulnya tampil panjang, dramatis, dan penuh bumbu. Unggahan itu bahkan menyebut Jokowi belum bisa diperiksa KPK karena “sakit kurap belum sembuh”.

Unggahan tersebut mulai beredar sejak 24 Desember 2025 dan langsung memicu komentar sinis. Banyak warganet tergoda ikut menyebarkan informasi itu, sebagian menambahkan caption sarkas. Padahal, klaim ini terlalu sensasional untuk diterima begitu saja tanpa pemeriksaan ulang.

Lalu, benarkah klaim tersebut?

Fakta Sebenarnya: Judul Editan, Isi Berbeda

Tim Cek Fakta Tabooo.id segera menelusuri sumber unggahan tersebut. Penelusuran ini menghasilkan temuan yang tegas.

Artikel yang muncul dalam tangkapan layar memang pernah terbit, tetapi isinya sama sekali tidak membahas Jokowi. Situs Gelora.co memuat artikel asli itu pada 21 Desember 2025 dengan judul:

Ini Belum Selesai

Benarkah Jakarta Sudah Bukan Ibu Kota Negara?

Kasus Korupsi Madiun Bikin Bingung? Ini Bedanya OTT, Gratifikasi, Suap, dan CSR

“Jadi Tersangka KPK, Harta Bupati Bekasi Naik Rp68 Miliar Selama 6 Tahun.”

Artikel tersebut secara khusus membahas kenaikan harta Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang selama enam tahun terakhir. KPK menetapkan Ade Kuswara sebagai tersangka dugaan suap setelah operasi tangkap tangan (OTT) pekan lalu.

Sepanjang artikel, penulis tidak menyinggung aliran dana ke Jokowi. Artikel itu juga tidak memuat satu kalimat pun tentang kondisi kesehatan Jokowi, termasuk klaim “sakit kurap”.

Artinya, judul yang beredar di media sosial bukan judul asli, melainkan hasil suntingan yang sengaja menyesatkan.

Kenapa Klaim Ini Terlihat Meyakinkan?

Pelaku hoaks menggunakan pola lama yang masih efektif hingga hari ini.

Mereka menggabungkan nama besar Jokowi, angka fantastis Rp87 miliar, dan narasi mengejek untuk memancing emosi publik. Dengan mengambil artikel asli lalu mengganti judulnya, pelaku membuat unggahan itu tampak kredibel dan seolah berasal dari media resmi.

Bagi pembaca yang hanya melihat judul dan foto tanpa membuka isi, jebakan ini bekerja dengan sangat baik. Situasi makin parah ketika komentar sarkas ikut membumbui unggahan. Emosi naik, logika turun, tombol “share” pun ditekan.

Padahal, judul sensasional tanpa isi pendukung selalu menjadi alarm awal sebuah hoaks.

Kesimpulan: Hoaks, Bukan Fakta

Klaim bahwa mantan Presiden Jokowi menerima Rp87 miliar dari Bupati Bekasi adalah hoaks. Fakta sebenarnya menunjukkan artikel asli hanya membahas kenaikan harta Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang dan tidak memiliki kaitan apa pun dengan Jokowi.

Penyuntingan judul secara sengaja telah mengubah makna berita dan menyesatkan publik.

Penutup: Jangan Ikut Menyebarkan Kebohongan

Di era klik cepat dan emosi instan, hoaks tidak memerlukan bukti kuat. Judul yang memancing amarah saja sudah cukup untuk menyebar luas. Namun, publik tetap memiliki pilihan ikut menyebarkan, atau berhenti sejenak lalu memeriksa fakta.

Ingat, satu kali membagikan hoaks bisa lebih berisik daripada sepuluh klarifikasi.

Sebelum membagikan, cek dulu biar tidak ikut dosa digital. @dimas

Tags: Cek FaktaDigitaldramaFaktaHoaksjokowiLiterasi

Kamu Melewatkan Ini

Singkong Keju: Murah di Ladang, Mahal di Etalase, Berbahaya di Dapur

Singkong Keju: Murah di Ladang, Mahal di Etalase, Berbahaya di Dapur

by Anisa
Mei 2, 2026

Aroma gurih singkong keju terasa sederhana, tapi ceritanya tidak sesederhana itu. Harga melonjak, branding terlihat meyakinkan, namun dapur di baliknya...

Kamu Cuma Mencium Bau, atau Sedang Menghirup Racun?

Kamu Cuma Mencium Bau, atau Sedang Menghirup Racun?

by Waras
April 28, 2026

Banyak orang menganggap bau sampah cuma soal kenyamanan. Selama masih bisa ditahan, berarti aman. Tapi benarkah begitu? Faktanya, bau itu...

UMKM Dipuji di Pidato, Ditolak di Sistem: Negara Kemana?

UMKM Dipuji di Pidato, Ditolak di Sistem: Negara Kemana?

by teguh
April 28, 2026

Pemerintah mendorong bank membiayai rumah rakyat, koperasi desa, dan program makan bergizi. Pada saat yang sama, bank digital memilih jalur...

Next Post
Tragedi di Labuan Bajo: Pelatih Valencia dan Tiga Anaknya Meninggal

Tragedi di Labuan Bajo: Pelatih Valencia dan Tiga Anaknya Meninggal

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

Jurnalis Kalteng Diteror Usai Ajakan Nobar “Pesta Babi”, Diancam Disiram Air Keras

Jurnalis Kalteng Diteror Usai Ajakan Nobar “Pesta Babi”, Diancam Disiram Air Keras

Mei 15, 2026

Disekap dan Diperkosa: Ironi Mahasiswi Makassar Saat Mencari Pekerjaan

Mei 15, 2026

“Sepatu Kekecilan” dan Tragedi Siswa SMK Samarinda yang Mengguncang Publik

Mei 15, 2026

300 Rumah Terendam Saat Warga Tidur: Banjir Lumajang Datang dari Hulu

Mei 15, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id