Tabooo.id: Check – Beberapa akun Facebook dan Instagram ramai menyebarkan peringatan gempa dengan magnitudo antara 7 hingga 9 di Sulawesi Barat (Sulbar) dan Sulawesi Selatan (Sulsel) pada 18-20 Desember 2025. Narasinya bikin deg-degan “Waspada! Susulan di Majene, Mamuju, Makassar Hancur!” Bahkan ada yang menyebut tsunami bakal menyusul.
Faktanya: Tidak Benar!
Tim Cek Fakta Tabooo.id menelusuri klaim ini dan menemukan bahwa semua itu hoaks. Kepala Pelaksana BPBD Sulbar, Muhammad Yasir Fattah, memastikan bahwa tidak ada peringatan resmi dari instansi terkait. BMKG Gowa pun menegaskan tidak ada gempa berpotensi tsunami di Sulbar maupun Sulsel pada periode tersebut.
Data BMKG menunjukkan hanya terjadi gempa tektonik Magnitudo 5,2 di Gorontalo pada 20 Desember 2025, yang tidak berpotensi tsunami. Tidak ada catatan gempa dengan Magnitudo lebih dari 7 di Sulawesi antara 18-20 Desember 2025.
Kenapa Bisa Salah Kaprah?
Hoaks ini menyebar karena kombinasi ketakutan alami dan kecepatan share di media sosial. Orang-orang sering panik melihat kata-kata dramatis seperti “Magnitudo 9” atau “tsunami” dan langsung forward tanpa cek sumber. Padahal, gempa bumi tidak bisa diprediksi kapan, di mana, dan seberapa kuat.
Selain itu, screenshot atau video lama bisa diedit dan dikaitkan ke peristiwa terkini untuk menimbulkan kepanikan. Jadi wajar saja kalau narasinya terdengar meyakinkan, padahal faktanya tidak.
Pesan Tabooo: Tetap Santai, Cek Fakta!
Sebelum kamu ikut-ikutan share pesan berantai ini, ingat tenang dulu, cek sumber resmi, dan jangan biarkan kepanikan menguasai logika. BPBD dan BMKG selalu jadi rujukan utama soal bencana.
Sederhananya, jangan sampai karena hoaks, kamu jadi ikut “gempa digital” di timeline. Sebelum share, cek dulu biar gak ikut dosa digital. @dimas




