• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
Sabtu, Maret 21, 2026
  • Login
No Result
View All Result
tabooo.id
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
No Result
View All Result
tabooo.id
No Result
View All Result
Home News

Timnas: John Herdman Kumpulkan Staf Internasional, Kursi Manajer Masih Kosong

Maret 17, 2026
in News, Sports
A A
Timnas: John Herdman Kumpulkan Staf Internasional, Kursi Manajer Masih Kosong

John Herdman membangun tim pelatih internasional memberi sinyal jelas: Indonesia ingin tampil lebih modern dan kompetitif. (Foto: Internasional)

Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Sports – Angin perubahan mulai terasa di tubuh Timnas Indonesia. Di balik layar, pelatih baru John Herdman bergerak cepat. Ia merakit tim kepelatihan dengan sentuhan internasional. Nama-nama dari berbagai negara masuk ke dalam struktur baru yang diharapkan mampu membawa Garuda naik level.

Namun di tengah proses pembangunan itu, satu kursi penting masih kosong manajer tim nasional.

Posisi tersebut belum memiliki pengganti sejak Sumardji mundur pada Desember 2025.

Staf Internasional Mulai Berkumpul

Sejak resmi memimpin Timnas Indonesia, Herdman mulai memperkuat fondasi tim dengan menghadirkan sejumlah tenaga ahli.

Salah satu nama terbaru adalah Alistair Smith, konsultan asal Inggris yang diumumkan oleh Direktur Teknik Alexander Zwiers melalui media sosial.

Smith akan membantu PSSI memodernisasi kurikulum kepelatihan nasional. Ia juga bergabung dengan departemen pendidikan dan pengembangan federasi.

Selain itu, Herdman mengajak Cesar Meylan, pelatih performance asal Kanada, untuk meningkatkan kondisi fisik dan performa pemain.

Dari dalam negeri, tim kepelatihan juga mendapat dukungan dari Sofie Imam Faizal, pelatih fisik berpengalaman yang sudah lama bekerja di sepak bola Indonesia.

Nama lain yang tetap bertahan adalah Nova Arianto, mantan asisten pelatih Shin Tae-yong selama lima tahun terakhir.

Tim analisis pertandingan juga mendapat tambahan tenaga. Dzikri Lazuardi akan bertugas sebagai video analis setelah sebelumnya bekerja bersama klub-klub seperti Persija Jakarta, Persipura Jayapura, dan Persis Solo.

Belakangan, kabar lain juga mencuat. Pelatih asal Inggris Simon Grayson mengklaim akan bergabung dengan staf kepelatihan Herdman.

Namun hingga kini, PSSI belum memberikan konfirmasi resmi terkait kabar tersebut.

Satu Kursi Penting Belum Terisi

Di tengah proses pembentukan tim pelatih, satu posisi strategis masih belum memiliki pemilik. Kursi manajer timnas kosong sejak kepergian Sumardji.

Menurut Sumardji, posisi itu tidak mudah diisi. Tugas seorang manajer jauh lebih kompleks dari yang terlihat dari luar.

“Saya masih belum tahu. Itu semua tergantung nanti Pak Ketua Umum dan juga teman-teman Exco seperti apa,” kata Sumardji dalam sebuah pernyataan.

Ia juga menegaskan bahwa peran manajer bukan sekadar administratif.

Seorang manajer harus menjaga kenyamanan pemain, memastikan kebutuhan tim terpenuhi, dan menghadapi tekanan publik jika tim gagal mencapai target.

“Manajer harus memastikan rasa aman dan kesejahteraan pemain. Kalau tidak berhasil, dia harus berani bertanggung jawab,” ujarnya.

RelatedPosts

Pemerintah Resmi Tetapkan Idul Fitri 1447 H pada Sabtu 21 Maret 2026

Michael Bambang Hartono Wafat di Usia 86 Tahun, Ini Profil dan Kiprah Bisnisnya

Harapan Baru untuk Garuda

Langkah John Herdman membangun tim pelatih internasional memberi sinyal jelas Indonesia ingin tampil lebih modern dan kompetitif.

Perpaduan tenaga lokal dan pelatih asing bisa menciptakan pendekatan baru dalam pengembangan sepak bola nasional.

Namun keberhasilan proyek ini tidak hanya bergantung pada taktik di lapangan. Struktur tim di belakang layar juga harus solid.

Selama kursi manajer belum terisi, satu bagian penting dalam organisasi timnas masih terasa kosong. Bagi publik sepak bola Indonesia, pertanyaan besar kini muncul.

Siapa sosok yang akan berdiri di belakang Garuda bukan di lapangan, tetapi di ruang keputusan?. @teguh

Tags: Asisten PelatihIndonesiaKepelatihanKlubKonsultanManagerPelatih FisikPersijaPersipuraPersis SoloPSSIPublikSepak BolaStaffTimnasVideo Analisis
Next Post
IDC Sebut Krisis RAM Era Laptop Murah Diperkirakan Berakhir

IDC Sebut Krisis RAM Era Laptop Murah Diperkirakan Berakhir

Recommended

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

5 bulan ago
Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

4 bulan ago

Popular News

  • Kabar Duka: Bos Djarum Bambang Hartono Meninggal Dunia di Singapura

    Kabar Duka: Bos Djarum Bambang Hartono Meninggal Dunia di Singapura

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Prajurit TNI Terseret Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Iran Luncurkan Rudal ke Israel, Timur Tengah Kembali Memanas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Idul Fitri: Kita Kembali ke Diri, atau Sekadar Kembali ke Tradisi?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pantai Kuta Bali: Surga yang Dijual, atau Ilusi yang Disepakati?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
PT Tabooo Network Indonesia

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Life
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Talk
  • Vibes

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.