• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
Sabtu, Maret 21, 2026
  • Login
No Result
View All Result
tabooo.id
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
No Result
View All Result
tabooo.id
No Result
View All Result
Home Entertainment

The Odyssey: Ketika Mitos Yunani Bicara tentang Trauma dan Absensi Ayah

Desember 23, 2025
in Entertainment, Film
A A
The Odyssey: Ketika Mitos Yunani Bicara tentang Trauma dan Absensi Ayah

Trailer film The Odyssey karya Christopher Nolan dirilis, Senin (22/12/2025).(Bidik layar YouTube Universal Pictures)

Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Entertainment – “Aku harus tahu apa yang terjadi pada ayahku.”
Kalimat itu mengalir seperti doa yang dilempar ke laut. Dari sana, Christopher Nolan sejak awal menempatkan The Odyssey bukan sekadar kisah pulang. Ia menyusunnya sebagai pergulatan sunyi tentang rindu yang lama dipendam. Maka, rumah tidak hadir sebagai tujuan diam. Rumah justru menjauh ketika manusia terus bergerak tanpa jeda.

1. Sinopsis Singkat (tanpa spoiler berlebihan)

Dari kegelisahan itu, cerita pun bergerak mengikuti Odysseus (Matt Damon), raja Ithaca yang terombang-ambing selama sepuluh tahun usai Perang Troya. Dalam perjalanan tersebut, ia menghadapi raksasa, penyihir, dan godaan mitologis. Semua itu menguji akal dan kesetiaannya.
Pada saat yang sama, Penelope (Anne Hathaway) bertahan di Ithaca. Kesetiaannya terus digerus waktu. Sementara itu, Telemachus (Tom Holland) tumbuh tanpa sosok ayah. Ia mencari jawaban, bukan sekadar kabar.

RelatedPosts

Dilan ITB 1997: Antara Nostalgia dan Realita yang Nyelekit

Riot Games Rilis Miks, Agent Valorant yang Membawa Beat ke Medan Tempur

The Odyssey: Ketika Mitos Yunani Bicara tentang Trauma dan Absensi Ayah

Jimmy Gonzales sebagai Cepheus (kiri), Matt Damon (tengah) sebagai Odysseus, dan Himesh Patel (kanan) sebagai Eurylochus dalam ‘The Odyssey’.()


2. Analisis: Tema, Pesan Sosial, Relevansi Anak Muda

Seperti karya-karya Nolan sebelumnya, waktu kembali menjadi pusat cerita. Namun kali ini, waktu tidak hanya berjalan ia melukai. The Odyssey membaca ulang mitologi sebagai kisah kesehatan mental. Trauma perang, tuntutan maskulinitas, dan beban emosional keluarga hadir tanpa hiasan heroik.

Di titik inilah, Odysseus terasa dekat dengan anak muda hari ini. Banyak yang merasa “pergi” tanpa benar-benar tahu arah. Ambisi dan pelarian kerap menjauhkan kita dari relasi paling dasar. Karena itu, Telemachus mewakili generasi yang tumbuh dalam absensi. Ia merakit identitas dari cerita yang tak pernah utuh.

Secara bersamaan, Nolan juga memodernkan epos ini dengan hati-hati. Ia tidak merusak sakralitasnya. Skala IMAX pun tidak berhenti sebagai pamer teknologi. Sebaliknya, ia menjadi metafora tentang kecilnya manusia di hadapan pilihannya sendiri.

3. Kesimpulan Reflektif

Pada akhirnya, film ini tidak mengandalkan monster untuk menakuti. Ia justru mengguncang lewat kenyataan sederhana: pulang sering menjadi keputusan tersulit. Di era hustle dan migrasi mimpi, The Odyssey terasa relevan. Sejauh apa pun manusia melangkah, emosi yang tertinggal akan tetap menagih. Lewat perjalanan ini, Nolan mengajukan satu pertanyaan: apa arti kemenangan jika rumah tak lagi mengenali kita?

4. Penilaian Akhir

Tabooo banget.
Ambisius, reflektif, dan penting dibicarakan sekarang bahkan sebelum perjalanannya benar-benar tiba di layar. (red)

Tags: FilmmitosodysseusPenelopeperangTelemachusThe OdysseyTroyayunani
Next Post
Zach Yadegari: Dari Coding Usia 7 ke CEO Startup Rp 23 M

Zach Yadegari: Dari Coding Usia 7 ke CEO Startup Rp 23 M

Recommended

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

6 bulan ago
Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

4 bulan ago

Popular News

  • Malam Takbiran: Antara Euforia Perayaan dan Sunyi Refleksi

    Malam Takbiran: Antara Euforia Perayaan dan Sunyi Refleksi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kuta Saat Senja: Ketika Malam Mulai Dibuka untuk Dunia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lebaran Beda Hari, Antara Ilmu, Ego, dan Toleransi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7.039 Pemudik Gratis Tiba di Tirtonadi, Mayoritas dari DKI Jakarta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prabowo Sebut Penyiraman Aktivis KontraS Terorisme, Harus Usut Dalangnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
PT Tabooo Network Indonesia

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Life
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Talk
  • Vibes

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.