Sabtu, Juni 27, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Tenang dan Mematikan: Alwi Farhan Melaju ke Semifinal Swiss Open 2026

by teguh
Maret 14, 2026
in Reality, Sports
A A
Home Reality
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Sports – Suasana di St. Jakobshalle, Basel, sempat menegang saat pertandingan dimulai. Wakil Hong Kong, Jason Gunawan, langsung menekan lebih dulu. Dua poin cepat ia curi di awal gim pertama. Namun satu hal segera terlihat Alwi Farhan tidak panik.

Pemain muda Indonesia itu justru merespons dengan cara paling sederhana menaikkan tempo permainan dan menekan balik. Dalam hitungan menit, skor berbalik menjadi 3-2. Sejak saat itu, Alwi mengambil alih kendali pertandingan.

Momentum itu menjadi awal perjalanan Alwi menuju semifinal Swiss Open 2026.

Kontrol Permainan yang Matang

Setelah membalikkan keadaan, Alwi tampil semakin percaya diri. Ia mengatur ritme reli dengan tenang dan memaksa Jason terus bergerak dari sudut ke sudut lapangan.

Pada interval gim pertama, Alwi sudah memimpin 11-8.

Ini Belum Selesai

Suran Agung PSHW ke-123: Madiun Mengawal Persaudaraan

TABOOO Corner Hadir di Winongo, Buka Ruang Membaca Realitas

Keunggulan itu terus ia jaga hingga akhir gim. Smash tajam dan penempatan bola yang cerdas membuat Jason kesulitan mengejar ritme. Gim pertama pun berakhir dengan skor 21-14 untuk Alwi.

Memasuki gim kedua, pertandingan kembali dimulai dengan tekanan dari Jason. Wakil Hong Kong itu sempat unggul di awal reli. Namun sekali lagi Alwi menunjukkan kedewasaan permainan.

Ia meningkatkan agresivitas serangan dan mulai mengontrol tempo pertandingan. Ketika interval gim kedua tiba, Alwi sudah unggul 11-7.

Setelah itu, pemain berusia 20 tahun tersebut bermain semakin rapi. Ia menjaga fokus, menghindari kesalahan sendiri, dan memanfaatkan setiap peluang yang muncul.

Pertandingan akhirnya ditutup dengan skor 21-15. Kemenangan dua gim langsung ini memastikan Alwi melangkah ke semifinal.

Tantangan Besar Bernama Li Shifeng

Di babak berikutnya, Alwi tidak akan mendapat jalan mudah.

Ia akan menghadapi unggulan pertama asal China, Li Shifeng. Pemain tersebut lebih dulu memastikan tiket semifinal setelah mengalahkan wakil Taiwan Wang Po Wei dengan skor 8-12, 21-11, 21-15.

Li Shifeng dikenal sebagai pemain dengan permainan stabil dan disiplin tinggi. Ia kuat dalam reli panjang dan jarang membuat kesalahan sendiri. Artinya, duel semifinal nanti akan menjadi ujian besar bagi Alwi.

Harapan Baru dari Generasi Muda

Kemenangan ini membawa makna lebih dari sekadar tiket semifinal.

Di usia 20 tahun, Alwi Farhan menunjukkan kualitas yang membuat banyak penggemar bulu tangkis Indonesia mulai berharap.

Ia bermain tenang saat tertinggal. Ia tidak terburu-buru saat unggul. Ia juga mampu menutup pertandingan dengan disiplin tinggi.

Semifinal melawan Li Shifeng mungkin akan menjadi salah satu laga terberat dalam karier mudanya. Namun satu hal sudah jelas.

Di Basel malam itu, Alwi Farhan tidak hanya memenangkan pertandingan. Ia juga mengirim pesan bahwa generasi baru bulu tangkis Indonesia siap menantang siapa pun di panggung dunia. @teguh

Tags: BaselchinaPertamaPoinReliRitmeSemifinalSmashSwissSwiss Open 2026Tiket

Kamu Melewatkan Ini

Eropa Kunci Vendor, China Siap Serang Balik

Eropa Kunci Vendor, China Siap Serang Balik

by Naysa
Mei 2, 2026

Ketegangan global kembali naik level. China tidak tinggal diam setelah Uni Eropa merancang aturan keamanan siber baru. Beijing langsung memberi...

Melahirkan Di Balik Jeruji: Saat Perempuan Bertahan, Sejarah Bergerak

Melahirkan Di Balik Jeruji: Saat Perempuan Bertahan, Sejarah Bergerak

by teguh
April 24, 2026

Sebagian perempuan harus memilih antara keluarga atau perjuangan. S.K. Trimurti menolak pilihan sempit itu. Ia menulis saat penguasa membungkam suara,...

Ditahan Vietnam, Indonesia Kehilangan Tiket Semifinal

Ditahan Vietnam, Indonesia Kehilangan Tiket Semifinal

by teguh
April 20, 2026

Satu poin yang terlihat kecil ternyata membawa luka besar. Timnas U17 Indonesia gagal melangkah ke semifinal ASEAN U17 Boys Championship...

Next Post
Dari Pesta ke Teror: Film Hajatan Setan Angkat Mitos Desa yang Mengganggu

Dari Pesta ke Teror: Film Hajatan Setan Angkat Mitos Desa yang Mengganggu

Madilog Series

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026

Marx Series

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id