Rabu, Oktober 21, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Skandal K3: KPK Panggil Irjen Kemenaker, Aliran Dana Disorot

by teguh
Desember 16, 2025
in Nasional
A A
Home Reality Nasional
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menekan kasus dugaan pemerasan di Kementerian Ketenagakerjaan. Selasa (16/12/2025), penyidik memeriksa Inspektur Jenderal Kemenaker Roni Dwi Susanto sebagai saksi dalam perkara pengurusan sertifikat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Penyidik memanggil Roni ke Gedung Merah Putih KPK sebagai bagian dari pengembangan perkara. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyebut pemeriksaan ini penting untuk mengurai peran struktural dalam praktik dugaan pemerasan tersebut.

Langkah KPK ini menegaskan bahwa perkara K3 bukan kasus kecil. Penyidik melihat pola yang sistematis dan melibatkan banyak pihak.

Tersangka Bertambah, Aliran Dana Jadi Fokus

Dalam waktu hampir bersamaan, KPK menetapkan tiga tersangka baru dari internal Kemenaker. Mereka adalah Chairul Fadly Harahap, Haiyani Rumondang, dan Sunardi Manampiar Sinaga. Penyidik belum menahan ketiganya, tetapi langsung mencegah mereka bepergian ke luar negeri selama enam bulan.

Budi Prasetyo menjelaskan, penyidik menemukan indikasi kuat aliran dana dari proses pengurusan sertifikasi K3. Tim KPK menelusuri jalur uang tersebut melalui keterangan para tersangka dan saksi lain.

Ini Belum Selesai

Dua Tahun Prabowo–Gibran, 9.505 Personel Disiagakan: Hak Aspirasi Tetap Prioritas?

Kapolda Sulsel Usul Arena Tawuran 10 Lawan 10, Polisi Bidik Produsen Busur

Penyidik juga mendalami alur perintah dalam praktik pemerasan itu. KPK tidak berhenti pada penerima uang, tetapi mengejar siapa yang memberi instruksi dan siapa yang menikmati hasilnya.

Daftar Panjang Tersangka: Dari Pejabat hingga Swasta

Sebelumnya, KPK lebih dulu menetapkan 11 tersangka lain dalam kasus yang sama. Nama mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer masuk dalam daftar tersebut, bersama Irvian Bobby Mahendro yang menjabat Pejabat Pembuat Komitmen di Ditjen Binwasnaker & K3.

KPK juga menjerat sejumlah pejabat aktif, mulai dari direktur, koordinator, hingga subkoordinator di lingkungan Direktorat Jenderal Binwasnaker & K3. Selain itu, penyidik menyeret pihak swasta, termasuk perwakilan dan petinggi PT Kem Indonesia Temurila.

Seluruh tersangka menghadapi jeratan pasal pemerasan dan gratifikasi dalam Undang-Undang Tipikor, dengan ancaman hukuman berat.

Dampaknya ke Publik: Keselamatan Bisa Jadi Formalitas

Kasus ini memberi dampak langsung ke masyarakat luas. Oknum pejabat dan pihak swasta jelas menjadi pihak yang diuntungkan karena memanfaatkan sertifikasi K3 sebagai sumber rente.

Sebaliknya, dunia usaha menanggung kerugian akibat biaya ekstra di luar aturan. Lebih parah lagi, pekerja menghadapi risiko keselamatan jika sertifikat K3 keluar tanpa standar yang layak. Ketika prosedur keselamatan berubah menjadi transaksi, nyawa pekerja ikut terancam.

Kepercayaan publik terhadap sistem pengawasan ketenagakerjaan pun ikut terkikis.

Sita Aset, KPK Kirim Pesan Keras

Dalam proses penyidikan, KPK menggeledah sejumlah lokasi dan menyita berbagai barang bukti. Penyidik mengamankan dokumen, aset properti, hingga puluhan kendaraan mewah yang diduga terkait perkara ini.

Langkah ini menunjukkan keseriusan KPK membongkar praktik korupsi di sektor ketenagakerjaan. Lembaga antirasuah ingin memastikan bahwa kasus ini tidak berhenti pada nama-nama kecil.

Pada akhirnya, perkara ini bukan sekadar soal siapa yang dipanggil atau siapa yang jadi tersangka. Ini soal bagaimana negara menjaga standar keselamatan kerja. Jika sertifikat K3 bisa diperjualbelikan, mungkin yang benar-benar perlu diuji ulang bukan hanya oknum, tapi seluruh sistem pengawasannya. @teguh

Tags: GratifikasiKPKOknumPemerasanPenyidikSertifikasi

Kamu Melewatkan Ini

Dana Karhutla Ikut Dikorupsi, KPK Telusuri Pengadaan HT BNPB

Dana Karhutla Ikut Dikorupsi, KPK Telusuri Pengadaan HT BNPB

by dimas
Oktober 16, 2026

Dana karhutla diduga ikut dikorupsi dalam perkara Dana Siap Pakai BNPB. KPK menelusuri pengadaan alat komunikasi HT untuk penanganan kebakaran...

Dana Darurat, Dugaan Suap dan Sitaan Rp5,47 Miliar di BNPB

Dana Darurat, Dugaan Suap dan Sitaan Rp5,47 Miliar di BNPB

by dimas
Oktober 16, 2026

KPK menyita aset Rp5,47 miliar dalam kasus dugaan korupsi pengadaan BNPB. Lima tersangka terseret dugaan suap dan konflik kepentingan. Tabooo.id...

OTT Bupati Klaten: KPK Tetapkan Tersangka, Rp1,9 Miliar Jadi Barang Bukti

OTT Bupati Klaten: KPK Tetapkan Tersangka, Rp1,9 Miliar Jadi Barang Bukti

by teguh
Oktober 16, 2026

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meningkatkan penanganan kasus operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo ke tahap penyidikan....

Next Post
Ketika Nama Pemain Timnas Jadi Spanduk Harapan

Ketika Nama Pemain Timnas Jadi Spanduk Harapan

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id