Sabtu, Juni 27, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Skandal K3: KPK Panggil Irjen Kemenaker, Aliran Dana Disorot

by teguh
Desember 16, 2025
in Nasional
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menekan kasus dugaan pemerasan di Kementerian Ketenagakerjaan. Selasa (16/12/2025), penyidik memeriksa Inspektur Jenderal Kemenaker Roni Dwi Susanto sebagai saksi dalam perkara pengurusan sertifikat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Penyidik memanggil Roni ke Gedung Merah Putih KPK sebagai bagian dari pengembangan perkara. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyebut pemeriksaan ini penting untuk mengurai peran struktural dalam praktik dugaan pemerasan tersebut.

Langkah KPK ini menegaskan bahwa perkara K3 bukan kasus kecil. Penyidik melihat pola yang sistematis dan melibatkan banyak pihak.

Tersangka Bertambah, Aliran Dana Jadi Fokus

Dalam waktu hampir bersamaan, KPK menetapkan tiga tersangka baru dari internal Kemenaker. Mereka adalah Chairul Fadly Harahap, Haiyani Rumondang, dan Sunardi Manampiar Sinaga. Penyidik belum menahan ketiganya, tetapi langsung mencegah mereka bepergian ke luar negeri selama enam bulan.

Budi Prasetyo menjelaskan, penyidik menemukan indikasi kuat aliran dana dari proses pengurusan sertifikasi K3. Tim KPK menelusuri jalur uang tersebut melalui keterangan para tersangka dan saksi lain.

Ini Belum Selesai

Prabowo Subianto Klaim Tahu Pembayar Demo, Publik Menunggu Bukti

Prestasi Tinggi, Data Ter-hidden: Hak Anak Nyaris Tersingkir dari SMP Negeri

Penyidik juga mendalami alur perintah dalam praktik pemerasan itu. KPK tidak berhenti pada penerima uang, tetapi mengejar siapa yang memberi instruksi dan siapa yang menikmati hasilnya.

Daftar Panjang Tersangka: Dari Pejabat hingga Swasta

Sebelumnya, KPK lebih dulu menetapkan 11 tersangka lain dalam kasus yang sama. Nama mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer masuk dalam daftar tersebut, bersama Irvian Bobby Mahendro yang menjabat Pejabat Pembuat Komitmen di Ditjen Binwasnaker & K3.

KPK juga menjerat sejumlah pejabat aktif, mulai dari direktur, koordinator, hingga subkoordinator di lingkungan Direktorat Jenderal Binwasnaker & K3. Selain itu, penyidik menyeret pihak swasta, termasuk perwakilan dan petinggi PT Kem Indonesia Temurila.

Seluruh tersangka menghadapi jeratan pasal pemerasan dan gratifikasi dalam Undang-Undang Tipikor, dengan ancaman hukuman berat.

Dampaknya ke Publik: Keselamatan Bisa Jadi Formalitas

Kasus ini memberi dampak langsung ke masyarakat luas. Oknum pejabat dan pihak swasta jelas menjadi pihak yang diuntungkan karena memanfaatkan sertifikasi K3 sebagai sumber rente.

Sebaliknya, dunia usaha menanggung kerugian akibat biaya ekstra di luar aturan. Lebih parah lagi, pekerja menghadapi risiko keselamatan jika sertifikat K3 keluar tanpa standar yang layak. Ketika prosedur keselamatan berubah menjadi transaksi, nyawa pekerja ikut terancam.

Kepercayaan publik terhadap sistem pengawasan ketenagakerjaan pun ikut terkikis.

Sita Aset, KPK Kirim Pesan Keras

Dalam proses penyidikan, KPK menggeledah sejumlah lokasi dan menyita berbagai barang bukti. Penyidik mengamankan dokumen, aset properti, hingga puluhan kendaraan mewah yang diduga terkait perkara ini.

Langkah ini menunjukkan keseriusan KPK membongkar praktik korupsi di sektor ketenagakerjaan. Lembaga antirasuah ingin memastikan bahwa kasus ini tidak berhenti pada nama-nama kecil.

Pada akhirnya, perkara ini bukan sekadar soal siapa yang dipanggil atau siapa yang jadi tersangka. Ini soal bagaimana negara menjaga standar keselamatan kerja. Jika sertifikat K3 bisa diperjualbelikan, mungkin yang benar-benar perlu diuji ulang bukan hanya oknum, tapi seluruh sistem pengawasannya. @teguh

Tags: GratifikasiKPKOknumPemerasanPenyidikSertifikasi

Kamu Melewatkan Ini

Harley, Valas, dan Uang Rp145 Miliar: Jejak Korupsi Silmy Karim

Harley, Valas, dan Uang Rp145 Miliar: Jejak Korupsi Silmy Karim

by dimas
Juni 6, 2026

KPK menyita mobil sport, Harley, perhiasan, dan valas dari rumah Silmy Karim. Penyidik menelusuri dugaan korupsi izin tinggal WNA senilai...

Rel Uang di Balik Rel Kereta: Ketika Proyek Negara Jadi Jalur Fee Elite

Rel Uang di Balik Rel Kereta: Proyek Negara Jadi Jalur Fee Elite?

by teguh
Mei 29, 2026

Rel kereta seharusnya membawa orang sampai tujuan. Namun dalam kasus dugaan korupsi proyek jalur kereta di Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA)...

Dugaan Gratifikasi di Kemenhub: Rel Kereta atau Jalur Uang?

Dugaan Gratifikasi di Kemenhub: Rel Kereta atau Jalur Uang?

by teguh
Mei 28, 2026

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus memburu dugaan aliran uang dalam kasus korupsi proyek jalur kereta api di Direktorat Jenderal Perkeretaapian...

Next Post
Ketika Nama Pemain Timnas Jadi Spanduk Harapan

Ketika Nama Pemain Timnas Jadi Spanduk Harapan

Madilog Series

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026

Marx Series

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id