Sabtu, Agustus 22, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Siswa SMP di Sikka Tewas, Kakak Kelas Diduga Habisi Korban dengan Parang

by dimas
Februari 28, 2026
in Kriminal, Reality
A A
Home Reality Kriminal
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Regional – Tragedi mengguncang Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur. STN (14), siswa kelas 8 SMP, tewas setelah kakak kelasnya, FRG, diduga menyerangnya dengan parang. Polisi kini menahan tersangka dan mendalami motif pembunuhan tersebut.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Sikka, Patrisius Pederiko, menyampaikan duka mendalam. Ia menilai dunia pendidikan kehilangan sosok muda berbakat.

“Kami sangat prihatin. Dari sisi pendidikan, kami merasa kehilangan,” ujarnya, Sabtu (28/2/2026).

Berawal dari Gitar, Berakhir Tragis

Pada Jumat (20/2/2026), STN pergi ke rumah kerabatnya untuk mengambil gitar. Namun hingga sore hari, ia tak kembali. Keluarga lalu mencari ke sejumlah lokasi, tetapi tidak menemukan jejaknya.

Dua hari kemudian, keluarga melapor ke Polsek Kewapante. Mereka menyisir kawasan Sungai Watuwogat. Saat pencarian berlangsung, keluarga mencium bau menyengat dari semak-semak. Seorang saksi, EM (46), menemukan jasad STN di atas tumpukan rumput dan bambu. Warga segera menghubungi aparat.

Ini Belum Selesai

Relawan Gugur Antar Bantuan Gempa NTT, Siapa Melindungi Mereka?

11 Desa, 21.171 Jiwa, Bantuan Terbatas: Camat Manggarai Protes

Perselisihan Memicu Kekerasan

Kasat Reskrim Polres Sikka, Iptu Reinhard Dionisius Siga, menjelaskan bahwa penyidik menemukan indikasi kuat pembunuhan. Menurutnya, perselisihan antara korban dan tersangka memicu amarah.

Korban diduga menolak tindakan tidak pantas yang dilakukan tersangka dan mengancam akan melaporkannya. Situasi memanas ketika tersangka merebut ponsel korban. Keduanya terlibat kontak fisik.

Dalam kondisi emosi, FRG mengambil parang dan menyerang korban berkali-kali. “Tersangka melukai leher dan kepala korban hingga korban meninggal dunia,” tegas Reinhard.

Setelah itu, tersangka menyeret jasad korban ke belakang rumah dan menutupinya dengan daun talas serta bambu. Ia lalu melarikan diri ke Kabupaten Ende. Polisi memburunya dan berhasil menangkapnya.

Dinas Pendidikan Dorong Penegakan Hukum Tegas

Dinas Pendidikan Kabupaten Sikka meminta aparat memproses kasus ini secara profesional dan cepat. Patrisius menegaskan pentingnya keadilan bagi keluarga korban. Ia juga mendorong sekolah memperkuat pengawasan dan pendidikan karakter agar kekerasan tidak tumbuh di lingkungan belajar.

Menurutnya, tragedi ini harus menjadi peringatan serius. Sekolah tidak boleh hanya fokus pada akademik, tetapi juga pada pembinaan moral dan pengendalian emosi remaja.

Dampak bagi Keluarga dan Lingkungan Sekolah

Keluarga korban menanggung luka terdalam. Namun sekolah dan teman-teman korban juga merasakan guncangan psikologis. Rasa aman di lingkungan pendidikan ikut terkikis.

Kasus ini menunjukkan betapa cepat konflik remaja berubah menjadi tragedi. Ketika pengawasan longgar dan emosi tak terkendali, satu nyawa melayang dan banyak mimpi terhenti.

Di ruang kelas seharusnya lahir harapan. Namun kali ini, ruang itu menyisakan duka dan masyarakat menunggu hukum berbicara tegas. @dimas

Tags: BerdukaDuniaKasusKeadilankekerasankorbanKriminal & HukumNTTPembunuhanPendidikanRemajaSekolahSiswaSMPTegas

Kamu Melewatkan Ini

Gibran ke NTT, Trauma Korban Jadi Ujian Pascabencana

Gibran ke NTT, Trauma Korban Jadi Ujian Pascabencana

by dimas
Agustus 20, 2026

Gibran bertolak ke NTT untuk meninjau penanganan pascabencana dan memastikan pemulihan warga, termasuk trauma healing dengan melibatkan mahasiswa UI. Tabooo.id:...

AI Makin Pintar, Apakah Murid Makin Jarang Berpikir?

AI Makin Pintar, Apakah Murid Makin Jarang Berpikir?

by dimas
Agustus 20, 2026

AI makin pintar dan membantu proses belajar, tetapi ketergantungan pada jawaban instan bisa memangkas nalar kritis murid. Tabooo.id - Kecerdasan...

Benarkah Ada Bantuan Sepeda Listrik Gratis untuk Siswa?

Benarkah Ada Bantuan Sepeda Listrik Gratis untuk Siswa?

by eko
Agustus 18, 2026

Viral video mengklaim pemerintah membagikan sepeda listrik gratis untuk siswa. Benarkah? Berikut fakta hasil penelusurannya. Tabooo.id - Sebuah video viral...

Next Post
AS Diduga Terlibat dalam Serangan Israel ke Teheran

AS Diduga Terlibat dalam Serangan Israel ke Teheran

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id