Senin, Oktober 19, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Gus Ipul: Sekolah Rakyat Bukan Ruang Titipan

by teguh
Juni 29, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on Facebook
Share on Twitter
Budaya “jalur orang dalam” masih membayangi banyak layanan publik. Pemerintah kini ingin memutus rantai itu lewat Sekolah Rakyat. Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan program ini hanya untuk keluarga yang benar-benar memenuhi syarat.

Tabooo.id: Gus Ipul menyampaikan sikap itu saat menghadiri Open House Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 7 Palembang di Sentra Budi Perkasa, Sumatera Selatan, Minggu (28/06/2026). Ia meminta seluruh pihak menjaga proses penerimaan siswa secara jujur, terbuka, dan bebas titipan.

“Program ini harus dimulai dengan kejujuran dan keterbukaan. Tidak ada pendaftaran. Yang ada adalah penjangkauan. Keluarga yang memenuhi kriteria dalam DTSEN dijangkau petugas, lalu ditetapkan menjadi siswa Sekolah Rakyat,” kata Gus Ipul.

Pemerintah Jemput Calon Siswa

Sekolah Rakyat tidak membuka pendaftaran seperti sekolah lain. Pemerintah mendatangi langsung keluarga yang masuk dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Petugas memprioritaskan keluarga pada desil 1 dan desil 2. Kelompok ini merupakan masyarakat dengan tingkat kesejahteraan paling rendah.

Model tersebut bertujuan memastikan bantuan pendidikan tepat sasaran. Pemerintah ingin seluruh kursi Sekolah Rakyat ditempati anak-anak yang benar-benar membutuhkan.

Gus Ipul juga mengingatkan seluruh pengelola agar menjaga integritas program sejak hari pertama.

Ini Belum Selesai

BBM Belum Normal, ASN Jember WFH: Siapa Menjamin Layanan Publik Tetap Jalan?

Prabowo dan Guterres Bertemu di Hambalang, Apa Agenda Indonesia di Panggung Dunia?

“Pengelolaannya juga harus dengan kejujuran. Tidak boleh ada korupsi, sogok-menyogok, ataupun tindakan yang tidak terpuji karena program ini diperuntukkan bagi mereka yang selama ini terpinggirkan dan belum terbawa dalam proses pembangunan,” tegasnya.

Lima Sekolah Rakyat Sudah Beroperasi

Pemerintah kini mengoperasikan lima Sekolah Rakyat rintisan di Sumatera Selatan. Kelimanya meliputi SRMA 7 Palembang, SRT 31 Palembang, SRMA 8 Ogan Ilir, SRT 15 Empat Lawang, dan SRMA 45 Ogan Komering Ulu.

SRMA 7 Palembang saat ini menampung 96 siswa. Pemerintah juga telah menetapkan 60 siswa baru melalui proses penjangkauan berbasis DTSEN.

Kementerian Sosial terus memperkuat validitas data agar setiap bantuan pendidikan benar-benar sampai kepada keluarga miskin. Langkah itu menjadi fondasi utama pengembangan Sekolah Rakyat di berbagai daerah.

Integritas Menentukan Masa Depan Program

Banyak pengamat pendidikan menilai program afirmasi hanya berhasil jika pemerintah menjaga proses seleksi secara transparan. Mereka juga meminta pemerintah menutup semua celah praktik titipan dan intervensi kepentingan.

Sosiolog pendidikan mengingatkan bahwa kemiskinan bukan hanya soal pendapatan. Kemiskinan juga membatasi akses anak terhadap pendidikan yang berkualitas. Karena itu, negara harus memastikan setiap kebijakan benar-benar menyentuh kelompok yang paling membutuhkan.

Sekolah Rakyat bukan sekadar membangun gedung baru. Program ini menguji komitmen pemerintah menjaga keadilan sejak proses seleksi.

Jika pemerintah mampu menutup ruang titipan, anak-anak dari keluarga miskin memperoleh kesempatan yang selama ini sulit mereka raih. Sebaliknya, jika praktik itu muncul kembali, tujuan besar memutus rantai kemiskinan bisa kehilangan makna.

Sekolah Rakyat akhirnya menjadi lebih dari sekadar program pendidikan. Program ini menguji keberanian negara menempatkan hak warga miskin di atas kepentingan siapa pun. @teguh

Tags: DTSENGus IpulKebijakan PublikkemensosKemiskinanPalembangPendidikanSekolah RakyatSumatera Selatantransparansi

Kamu Melewatkan Ini

Gaji ASN Lewat Kopdes Merah Putih: Ambisi Ekonomi Desa atau Ujian Tata Kelola?

Gaji ASN Lewat Kopdes Merah Putih: Ambisi Ekonomi Desa atau Ujian Tata Kelola?

by teguh
Oktober 17, 2026

Ada satu pertanyaan yang perlu pemerintah jawab sebelum memperluas fungsi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih siapa yang menjamin keamanan gaji ASN...

Gaji ASN Lewat Kopdes Merah Putih pada 2026: DPR Pertanyakan Dasar Hukumnya

Gaji ASN Lewat Kopdes Merah Putih pada 2026: DPR Pertanyakan Dasar Hukumnya

by teguh
Oktober 16, 2026

Rencana pemerintah menyalurkan gaji ASN melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) memunculkan pertanyaan tentang dasar hukum dan mekanisme pelaksanaannya. DPR...

Palembang Diselimuti Asap, Perlindungan Negara Dipertanyakan

Palembang Diselimuti Asap, Perlindungan Negara Dipertanyakan

by dimas
Oktober 16, 2026

Palembang mencatat ISPU mencapai 1.058 di tengah krisis kabut asap. Penegakan hukum dan perlindungan warga menjadi ujian serius bagi pemerintah...

Next Post
Film Hebat Bukan Soal Ramai, Tapi yang Berani Berkata Jujur

Film Hebat Bukan Soal Ramai, Tapi yang Berani Berkata Jujur

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id