Tabooo.id: Sports – Angin laut berhembus kencang di tepi lintasan. Ombak Samudra Selatan memukul karang. Dan selama hampir tiga dekade, deru mesin MotoGP menyatu dengan lanskap liar itu. Namun pada 2027, suara itu tak lagi menggema di Phillip Island Circuit.
Dorna Sports resmi memindahkan MotoGP Australia ke Sirkuit Albert Park, Adelaide. Keputusan itu memutus tradisi 29 tahun balapan di Phillip Island lintasan yang melahirkan duel klasik dan drama tak terlupakan. Dan legenda tak tinggal diam.
Casey Stoner Meledak
Casey Stoner, juara dunia dua kali dan raja Phillip Island dengan enam kemenangan, langsung menyuarakan kritik keras. Baginya, MotoGP sedang menyingkirkan salah satu sirkuit terbaik di dunia.
“MotoGP akan menghapus Phillip Island dari kalender! Salah satu sirkuit sepeda motor terbesar di seluruh dunia yang menghasilkan beberapa balapan terhebat dan paling menghibur yang pernah kita saksikan,” tulis Stoner.
Ia tidak sekadar nostalgia. Ia berbicara soal karakter. Phillip Island menawarkan tikungan cepat, angin ekstrem, dan risiko tinggi. Lintasan itu menguji nyali. Ia memaksa pembalap menari di batas cengkeraman.
Sebaliknya, Albert Park lebih dikenal sebagai sirkuit jalan raya yang menjadi rumah bagi balapan Formula 1 sejak 1996. Lintasan itu cocok untuk mobil. Namun banyak pihak meragukan kecocokannya untuk duel motor berkecepatan 350 km/jam.
Dukungan Mengalir
Protes Stoner memantik reaksi. Raul Fernandez dan Max Biaggi ikut berkomentar. Dani Pedrosa hingga pembalap Indonesia Kiandra Ramadhipa menyukai unggahan tersebut. Suara mereka menunjukkan satu hal keputusan ini bukan sekadar soal lokasi, tetapi soal identitas.
“Mengapa MotoGP menghapus sirkuit terbaik mereka dari kalender? Saya serahkan kepada semua orang untuk memutuskan,” tantang Stoner.
Para penggemar pun terbelah. Sebagian melihat peluang komersial dan pasar baru di kota besar. Namun banyak yang merasa kehilangan ikon. Phillip Island bukan sekadar trek. Ia adalah panggung drama. Ia adalah tempat lahirnya momen epik.
Lebih dari Sekadar Pindah Sirkuit
Keputusan ini tentu menguntungkan promotor dan pihak kota yang mendapat sorotan global. Ekonomi lokal Adelaide berpeluang terdongkrak. Namun para pecinta balap kehilangan lanskap legendaris yang menyatu dengan DNA MotoGP Australia.
MotoGP selalu bicara soal kecepatan dan masa depan. Tetapi kadang, dalam upaya mengejar yang baru, olahraga ini justru meninggalkan jiwa lamanya.
Dan ketika 2027 tiba, mungkin kita baru benar-benar sadar tidak semua perubahan membawa rasa yang sama. @teguh




