Minggu, Agustus 23, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Prabowo Hadiri KTT Gaza, Indonesia Masuk Panggung Diplomasi Baru

by dimas
Februari 20, 2026
in Global, Reality
A A
Home Reality Global
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Global – Presiden Prabowo Subianto melangkah masuk ke gedung United States Institute of Peace di Washington DC, pada Kamis, (19/2/2026), dengan satu pesan yang tak tertulis: Indonesia ingin duduk di meja yang menentukan arah perdamaian dunia.

Ia mengenakan jas abu-abu, kemeja putih, dasi biru muda, dan peci hitam penampilan formal yang menjadi simbol diplomasi klasik Indonesia. Namun, di balik simbol itu, ada agenda besar. Prabowo menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi perdana Board of Peace atau Dewan Perdamaian Gaza, forum baru yang digagas Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Iring-iringan kendaraan yang membawa Prabowo tiba sekitar pukul 08.00 waktu setempat. Sebelumnya, aparat keamanan telah mensterilkan jalan-jalan utama di sekitar lokasi sejak pukul 07.00. Washington pagi itu tidak hanya menyambut seorang kepala negara, tetapi juga menyambut negara yang ingin memainkan peran lebih besar dalam konflik global.

Indonesia Duduk di Antara Poros-Poros Dunia

Di dalam ruang konferensi, Prabowo duduk di antara delegasi Uni Emirat Arab dan Kazakhstan. Ia sempat berbincang santai dengan perwakilan Kazakhstan sambil menunggu acara dimulai. Percakapan itu terlihat ringan, tetapi posisinya mencerminkan realitas baru: Indonesia kini berada di tengah percaturan geopolitik yang semakin kompleks.

Selain Indonesia, forum ini mempertemukan pemimpin dan delegasi dari berbagai negara, termasuk Bahrain, Pakistan, Vietnam, Arab Saudi, hingga Israel. Mereka datang dengan kepentingan masing-masing, tetapi berbicara dalam satu tema besar: perdamaian Gaza.

Ini Belum Selesai

Bukan Cuma Soal Motor, Ketika Komunitas Jadi Tempat Mencari Arah

Desa Adat Sade Terbakar, Ratusan Rumah Sasak Ludes dalam Semalam

Trump membuka forum tersebut sebagai tuan rumah dan inisiator. Ia memberi kesempatan kepada setiap pemimpin, termasuk Prabowo, untuk menyampaikan pandangan mereka. Kesempatan berbicara itu bukan sekadar formalitas, tetapi peluang untuk mempengaruhi arah diplomasi global.

Indonesia Ingin Jadi “Jembatan”, Bukan Penonton

Kehadiran Prabowo menegaskan ambisi Indonesia untuk menjadi pemain, bukan sekadar penonton. Selama ini, Indonesia dikenal sebagai pendukung kuat perjuangan Palestina. Namun kini, Indonesia melangkah lebih jauh dengan ikut terlibat langsung dalam forum yang berpotensi membentuk solusi politik.

Prabowo datang tidak sendirian. Ia membawa Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya sebagai bagian dari tim diplomasi.

Kehadiran mereka menunjukkan bahwa pemerintah tidak hanya ingin hadir secara simbolik, tetapi juga ingin berperan aktif dalam pembicaraan.

Langkah ini penting, terutama bagi Indonesia yang selama ini mengklaim diri sebagai negara non-blok dan pendukung perdamaian dunia. Dengan duduk di forum ini, Indonesia berusaha membuktikan bahwa posisi itu bukan sekadar slogan.

Dampaknya: Antara Prestise Diplomasi dan Harapan Publik

Bagi masyarakat Indonesia, kehadiran Prabowo di forum ini membawa dua makna sekaligus. Pertama, Indonesia mendapatkan pengakuan sebagai negara yang diperhitungkan dalam diplomasi global. Kedua, publik berharap peran itu menghasilkan dampak nyata, bukan sekadar foto dan pernyataan.

Di tengah konflik yang belum menunjukkan tanda berakhir, forum seperti ini menjadi panggung penting bagi negara-negara untuk menunjukkan posisi mereka.

Namun, pada akhirnya, pertanyaan paling sederhana tetap menggantung apakah kehadiran para pemimpin dunia akan benar-benar membawa perdamaian, atau hanya menambah daftar panjang pertemuan yang menghasilkan lebih banyak pidato daripada solusi. @dimas

Tags: Board Of PeacediplomasiGazaGeopolitikGlobalNasionalPerdamaianPolitik IndonesiaPrabowo Subianto

Kamu Melewatkan Ini

Korporasi Diduga Main Api, Prabowo: Tindak Tegas Kalau Terbukti!

Korporasi Diduga Main Api, Prabowo: Tindak Tegas Kalau Terbukti!

by dimas
Agustus 22, 2026

Korporasi diduga terlibat karhutla di Kalimantan. Prabowo menegaskan akan menindak tegas jika keterlibatan mereka terbukti secara hukum. Tabooo.id - Negara...

81 Tahun Kemerdekaan Indonesia, Merdeka untuk Siapa?

81 Tahun Kemerdekaan Indonesia, Merdeka untuk Siapa?

by Tabooo
Agustus 20, 2026

Sehari setelah perayaan HUT ke-81 RI, mahasiswa turun ke jalan membawa delapan tuntutan. Di sana, makna kemerdekaan kembali dipertanyakan lewat...

Kartu Kredit Indonesia Meluncur, MDR QRIS 0% Diperluas

Kartu Kredit Indonesia Meluncur, MDR QRIS 0% Diperluas

by Tabooo
Agustus 18, 2026

Excerpt: Kartu Kredit Indonesia resmi meluncur. Bersamaan dengan itu, BI memperluas MDR QRIS 0% mulai 1 Oktober 2026 untuk transaksi...

Next Post
Polisi Bekuk Jaringan Sabu Kemasan Teh China di Jatim

Polisi Bekuk Jaringan Sabu Kemasan Teh China di Jatim

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id