Sabtu, September 19, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Polisi Bekuk Jaringan Sabu Kemasan Teh China di Jatim

by dimas
Februari 20, 2026
in Kriminal, Reality
A A
Home Reality Kriminal
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Kriminal – Perjalanan sabu itu dimulai dari Sumatera, menyeberang laut, lalu meluncur lewat jalan tol Jawa Timur. Namun, polisi menghentikan langkahnya di sebuah rest area.

Direktorat Reserse Narkoba Polda Jawa Timur membongkar jaringan peredaran sabu antar pulau yang menyamarkan narkoba dalam kemasan teh China. Polisi menangkap seorang kurir, tetapi aktor utama yang mengendalikan operasi masih buron.

Kasus ini bukan sekadar penangkapan kurir. Polisi menemukan pola distribusi besar yang menghubungkan Sumatera, Jawa, hingga Kalimantan jalur yang selama ini menjadi “urat nadi” peredaran narkoba lintas wilayah.

Kurir Dibayar Rp 120 Juta, Ditangkap di Rest Area

Polisi menangkap RG (25), warga Bandung, di rest area KM 726B Tol Surabaya-Mojokerto, Kabupaten Gresik, pada 13 Februari 2026. Saat itu, RG baru saja menurunkan kardus berisi sabu yang ia bawa ribuan kilometer dari Dumai, Riau.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast menjelaskan, RG berperan sebagai kurir. Ia menerima iming-iming bayaran fantastis.

Ini Belum Selesai

Ban Lepas di Perlintasan, Pikap Tertemper KA Sembrani di Kendal

Wali Kota Madiun Nonaktif Maidi Dituntut 7 Tahun 2 Bulan

“Pelaku tergiur upah sekitar Rp 120 juta untuk mengirimkan barang,” jelas Jules.

RG membawa sabu dalam 10 bungkus kemasan teh China dengan berat total 10 kilogram. Ia mengambil barang dari Dumai, lalu menyelundupkannya lewat bus travel dan kapal laut menuju Jawa.

Namun polisi sudah mengendus pergerakannya. Begitu RG tiba di Jawa Timur dan mencoba menaruh paket di lokasi “ranjau”, petugas langsung menyergapnya.

Satu nama lain, Mamang, yang diduga sebagai pengendali, kini masuk daftar pencarian orang.

Gudang Surabaya Simpan 24 Kilogram Sabu Siap Kirim

Penangkapan RG membuka pintu ke temuan yang lebih besar.

Tim Ditresnarkoba kemudian menggerebek gudang di Surabaya Utara pada 17 Februari 2026. Di lokasi itu, polisi menemukan 22 bungkus sabu kemasan teh China warna kuning dengan berat hampir 24 kilogram.

Pelaku yang menguasai gudang berhasil kabur. Polisi menduga ia juga kurir atau bagian dari jaringan distribusi.

Direktur Ditresnarkoba Polda Jatim Kombes Pol Iwan Kurniawan mengatakan, kedua kasus memiliki pola identik.

“Bungkusnya sama. Kemungkinan besar jaringan yang sama,” ujar Iwan.

Polisi menduga jaringan ini akan mengirim sabu dari Surabaya ke Kalimantan, memperluas jangkauan pasar narkoba.

Jawa Timur Jadi Titik Transit, Masyarakat Jadi Target Akhir

Jaringan ini memanfaatkan Indonesia sebagai jalur transit sekaligus pasar.

Para bandar menggerakkan kurir dengan iming-iming uang besar. Mereka menyamarkan sabu dalam kemasan teh untuk mengelabui petugas.

Namun dampaknya jauh lebih luas dari sekadar transaksi ilegal.

Bagi masyarakat, sabu bukan sekadar barang bukti. Ia merusak generasi muda, memicu kriminalitas, dan menghancurkan keluarga.

Setiap kilogram yang lolos berarti ribuan orang berpotensi menjadi korban baru.

Ancaman Hukuman Mati Menanti

Polisi menjerat para pelaku dengan Pasal 114 Ayat (2) UU Narkotika.

Hukumannya tidak main-main: pidana mati, penjara seumur hidup, atau maksimal 20 tahun penjara, serta denda hingga Rp 2 miliar.

Namun, satu fakta tetap mengganggu kurir bisa ditangkap, gudang bisa digerebek, tetapi otak utama sering kali masih bebas.

Dan selama keuntungan narkoba tetap lebih besar dari rasa takut, selalu ada orang baru yang siap mengambil risiko meski taruhannya nyawa, masa depan, dan akal sehat bangsa. @dimas

Tags: KriminalKriminal & HukumnarkobaNasionalperangPeredaranPolda JatimPolisisabu

Kamu Melewatkan Ini

Pemilik Warung Mie Babi Tepi Sawah: Kerugian Capai Rp50 Juta

Warung Mi dan Babi Sukoharjo Dibakar, 12 Saksi Diperiksa Polisi

by dimas
September 16, 2026

Warung Mi dan Babi di Sukoharjo dibakar OTK. Polisi memeriksa 12 saksi dan menggandeng Densus 88 untuk mengungkap pelaku serta...

Pemilik Warung Mie Babi Tepi Sawah: Kerugian Capai Rp50 Juta

Pemilik Warung Mie Babi Tepi Sawah: Kerugian Capai Rp50 Juta

by eko
September 15, 2026

Pemilik Warung Mie Babi Tepi Sawah di Parangjoro, Sukoharjo, menyebut kerugian akibat pembakaran mencapai Rp50 juta. Polisi masih menyelidiki kasus....

Kemenbud Rilis Lima Jilid Sejarah Indonesia, Siapa yang Menentukan Ingatan Bangsa?

Kemenbud Rilis Lima Jilid Sejarah Indonesia, Siapa yang Menentukan Ingatan Bangsa?

by Tabooo
September 1, 2026

Kementerian Kebudayaan merilis lima jilid pertama Sejarah Indonesia: Dinamika Kebangsaan dalam Arus Global. Lebih dari 5.000 halaman membawa pembaca dari...

Next Post
Jelang Ramadan, Pemerintah Jamin Stok Pangan dan Harga Stabil

Lonjakan Harga Pangan Tekan Rakyat, Dari Cabai hingga Minyak Goreng

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id