Kamis, Mei 14, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Setelah Merapi, Semeru Ikut Merintih: Erupsi Delapan Kali Mengoyak Jawa

by jeje
November 3, 2025
in Reality
A A
Home Reality
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: News – Gunung Semeru kembali menunjukkan aktivitas vulkanik yang mengkhawatirkan. Dalam waktu kurang dari empat jam, gunung tertinggi di Pulau Jawa itu meletus delapan kali pada Minggu (2/11/2025) pagi. Kolom abu terpantau membumbung setinggi 800 meter dari puncak atau sekitar 4.476 meter di atas permukaan laut.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Liswanto, mencatat erupsi pertama terjadi pada pukul 03.32 WIB. Rentetan letusan berikutnya terjadi hingga pukul 06.49 WIB.
“Kolom abu berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat daya dan barat. Aktivitas erupsi masih berlangsung saat laporan dibuat,” ujarnya dalam keterangan tertulis di Lumajang.

Letusan tersebut terekam jelas di seismograf dengan amplitudo maksimum 21 mm dan durasi 130 detik. Hal itu menandakan tekanan kuat dari perut bumi. Abu vulkanik juga terpantau bergerak ke arah selatan dengan intensitas sedang hingga tebal.

Status Masih Waspada, Tapi Potensi Bahaya Meningkat

Meski status Gunung Semeru masih berada di Level II (Waspada), Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menegaskan agar masyarakat tidak menyepelekan kondisi ini. Aktivitas vulkanik yang terus meningkat berpotensi memicu awan panas guguran. Lontaran batu pijar dan banjir lahar dingin juga dapat terjadi terutama saat hujan turun di wilayah lereng.

PVMBG mengeluarkan peringatan tegas:

Ini Belum Selesai

Rapat Stunting atau Waktu Main? DPRD Jember Kini Disorot Publik

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

  • Dilarang beraktivitas di sektor tenggara, terutama sepanjang Besuk Kobokan sejauh 8 kilometer dari puncak.
  • Di luar jarak tersebut, masyarakat juga diminta menjauhi 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan. Hal ini karena potensi aliran lahar bisa meluas hingga 13 kilometer.
  • Radius 3 kilometer dari kawah harus tetap steril dari aktivitas apa pun karena berisiko terkena lontaran material vulkanik.

Liswanto menambahkan, “Warga harus waspada terhadap potensi awan panas guguran, aliran lava, dan lahar hujan. Bahaya ada di sepanjang sungai-sungai yang berhulu di puncak Semeru. Sungai-sungai tersebut seperti Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat.”

Cuaca Tak Menentu, Risiko Lahar Dingin Mengintai

Curah hujan tinggi di kawasan Lumajang belakangan ini memperbesar risiko lahar dingin. Lahar dapat meluas hingga ke pemukiman warga di hilir. PVMBG memperingatkan kemungkinan terbentuknya lahar sekunder di anak sungai yang terhubung ke Besuk Kobokan, terutama jika hujan turun deras.

Masyarakat diimbau untuk tidak beraktivitas di bantaran sungai. Mereka harus segera mengungsi ke tempat aman bila terdengar suara gemuruh atau tanda-tanda peningkatan aktivitas gunung.

Gunung yang Tak Pernah Benar-Benar Tenang

Gunung Semeru, atau Mahameru, jarang benar-benar “tidur”. Setiap kali aktivitasnya meningkat, ia seolah memperingatkan manusia bahwa di balik keindahan puncaknya, tersimpan kekuatan alam yang tak bisa diremehkan.

Sejak akhir Oktober, aktivitas Semeru terus meningkat, dan kondisi ini menegaskan kembali posisinya sebagai salah satu gunung paling aktif di Indonesia.
Aparat kebencanaan bersiaga penuh, sementara pemerintah meminta warga tetap tenang, waspada, dan mematuhi setiap imbauan resmi. @jeje

Tags: LumajangPVMBG

Kamu Melewatkan Ini

Semeru Meletus 5 Kali Pagi Ini: Abu Capai 1.200 Meter, Lumajang Siaga

Semeru Meletus 5 Kali Pagi Ini: Abu Capai 1.200 Meter, Lumajang Siaga

by teguh
April 16, 2026

Tabooo.id: Nasional - Pagi belum sepenuhnya terang di Lumajang. Namun Gunung Semeru sudah lebih dulu memberi kabar lewat letusan berulang....

Marapi Erupsi Lagi di Sumbar: Letusan 1,6 Km Picu Peringatan Waspada

Marapi Erupsi Lagi di Sumbar: Letusan 1,6 Km Picu Peringatan Waspada

by teguh
April 16, 2026

Tabooo.id: Nasional - Pagi di Sumatera Barat belum lama dimulai. Tetapi pada Kamis, 16/04/2026, langit di sekitar Gunung Marapi kembali...

Semeru Kembali “Bicara”, Warga Diminta Lebih Siaga

Semeru Kembali “Bicara”, Warga Diminta Lebih Siaga

by dimas
April 5, 2026

Tabooo.id: Regional - Gunung Semeru kembali menunjukkan aktivitasnya. Gunung tertinggi di Pulau Jawa itu meluncurkan awan panas, Minggu (5/4/2026) pagi,...

Next Post
Ketua Umum PSHT Melayat ke Keraton Surakarta: Antara Persaudaraan dan Doa

Ketua Umum PSHT Melayat ke Keraton Surakarta: Antara Persaudaraan dan Doa

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Mei 13, 2026

Rapat Stunting atau Waktu Main? DPRD Jember Kini Disorot Publik

Mei 13, 2026

MBG Bisa Ditolak, Prabowo Persilakan Anak Orang Kaya Mundur

Mei 12, 2026

Film Pesta Babi Kembali Dibubarkan, Kini Terjadi di Ternate

Mei 10, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id