Rabu, Mei 13, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Serangan Drone Iran Guncang Israel, Korban Sipil Meningkat dan Diplomasi Memanas

by dimas
Maret 13, 2026
in Global, Reality
A A
Home Reality Global
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Global – Militer Iran menembakkan drone ke dua pangkalan militer Israel dan markas dinas intelijen domestik Shin Bet pada Kamis (12/3/2026) malam, ketika perang Iran melawan Amerika Serikat (AS) dan Israel memasuki minggu ketiga. Serangan ini menjadi eskalasi paling serius sejak pertempuran dimulai 28 Februari 2028.

Ledakan dan Kepanikan di Israel

Drone Iran menghantam pangkalan udara Palmachim dan Ovda serta markas Shin Bet. Ledakan terdengar keras di Yerusalem, dan sirine peringatan serangan rudal meraung di berbagai kota. Warga Tel Aviv dan perbatasan utara bergegas menuju tempat perlindungan.

Israel membalas dengan serangan udara besar-besaran ke wilayah Iran. Hingga kini, sedikitnya 13 warga Israel tewas dan hampir 2.000 lainnya luka-luka. Alarm serangan rudal dan ledakan menandai hari-hari penuh ketegangan bagi masyarakat sipil yang terjebak di tengah konflik.

Syarat Iran untuk Perdamaian

Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan bahwa Teheran tetap berkomitmen pada perdamaian regional. Namun, ia menuntut tiga syarat jika ingin perang berhenti: pengakuan hak-hak sah Iran, pembayaran ganti rugi, dan jaminan internasional terhadap agresi di masa depan.

Pezeshkian menyampaikan hal ini melalui platform X setelah mengadakan pembicaraan dengan pemimpin Rusia dan Pakistan. Hingga kini, Washington belum merespons tiga syarat Iran tersebut.

Ini Belum Selesai

Sekolah Rakyat di Kupang: Jalan Baru Anak Miskin Keluar dari Batas Pendidikan?

MBG Bisa Ditolak, Prabowo Persilakan Anak Orang Kaya Mundur

Infrastruktur Sipil Jadi Sasaran

AS dan Israel tidak hanya menyerang fasilitas militer. Wakil Menteri Kesehatan Iran, Ali Jafarian, melaporkan setidaknya 1.395 warga sipil tewas akibat serangan udara. Serangan menghancurkan rumah sakit, sekolah, fasilitas energi, dan pasokan air. Dari 31 fasilitas klinis utama, 12 berhenti beroperasi. Banyak warga terjebak di bawah reruntuhan bangunan.

Palang Merah Iran menyebut hampir 20.000 bangunan sipil, termasuk 16.000 unit hunian, rusak sejak perang dimulai. Analis menilai strategi Israel meniru pola perang genosida di Gaza 2023, dengan menargetkan seluruh sistem publik, termasuk sekolah dan lembaga pemerintah.

Ketegangan meningkat di Teluk Persia. Pulau Kharg dan pulau strategis lain menjadi titik penting bagi ekspor energi Iran. Ketua Parlemen Mohammad Baqer Qalibaf memperingatkan bahwa setiap agresi AS terhadap pulau-pulau itu bisa membuat Teheran menghapus semua pengekangan militernya.

Dampak Paling Berat

Warga sipil Iran menanggung dampak paling parah, menghadapi risiko kehilangan nyawa, rumah, dan layanan dasar. Ekonomi global ikut terpengaruh akibat ancaman terhadap jalur energi strategis. Publik internasional menyaksikan ketegangan yang berpotensi meluas menjadi konflik regional yang lebih besar.

Refleksinya jelas perang ini bukan hanya soal militer, tapi juga soal siapa yang paling menderita dan yang jelas bukan para pemimpin yang merancang strategi, melainkan warga sipil yang terjebak di tengah ledakan dan kebijakan geopolitik. @dimas

Tags: diplomasiDroneEnergiInternasionalIsraelKeteganganKonflik DuniaKrisis GlobalMiliterperangPerang IranserangSeranganSipil

Kamu Melewatkan Ini

Kota Modern Selalu Kalah oleh Sampahnya Sendiri. Kenapa?

Kota Modern Selalu Kalah oleh Sampahnya Sendiri. Kenapa?

by teguh
Mei 7, 2026

Setiap pagi, Jakarta bangun bersama ribuan ton sampah baru. Plastik kopi, sisa makanan, kardus belanja online, hingga limbah gaya hidup...

Perempuan, Perang, dan Rumah yang Terbelah

Perempuan, Perang, dan Rumah yang Terbelah

by teguh
Mei 4, 2026

Malam itu tidak hanya sunyi ia penuh keputusan. Di sebuah rumah bangsawan di Muneng, seorang istri memilih jalan yang tak...

Rumah Kos yang Membelah Indonesia

Gang Peneleh: Tempat Lahirnya Nasionalisme, Sosialisme, dan Konflik

by teguh
April 25, 2026

Di sebuah rumah kos sederhana milik H.O.S. Tjokroaminoto, di Gang Peneleh, Surabaya. Sejarah Indonesia tumbuh tanpa sorotan. Tiga anak muda...

Next Post
Mudik 2026 Lebih Mudah, Tol Prambanan-Purwomartani Bisa Dilewati Gratis

Mudik 2026, Tol Jogja-Solo Seksi Prambanan-Purwomartani Dibuka Gratis

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

Mei 12, 2026

Rupiah Anjlok ke Rp 17.500 per Dolar AS, Investor Mulai Kehilangan Kepercayaan

Mei 12, 2026

Kuota Tanpa Batas? Nyaman Buat Kamu, Tapi Jaringan Bisa Kewalahan

Mei 8, 2026

Sekolah Rakyat di Kupang: Jalan Baru Anak Miskin Keluar dari Batas Pendidikan?

Mei 12, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id