Rabu, Mei 13, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Sempat Tertinggal Jauh, Sabar/Reza Bangkit dan Tekuk Malaysia di Istora

by teguh
Januari 24, 2026
in Sports
A A
Home Reality Sports
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Sports – Sorak Istora sempat tertahan. Dalam sekejap, keunggulan hilang, jarak melebar, dan tekanan datang bertubi-tubi. Namun justru di titik itulah Sabar Karyaman/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani menunjukkan siapa mereka sebenarnya. Jumat (23/01/2026) malam, pasangan ganda putra Indonesia ini menulis cerita kebangkitan dramatis di perempat final Indonesia Masters 2026.

Tertinggal Jauh, Lalu Bangkit di Titik Genting

Bermain di Istora Senayan, Sabar/Reza menghadapi perlawanan keras dari pasangan Malaysia, Man Wei Chong/Kai Wun Tee. Sejak awal gim pertama, duel berlangsung panas. Reli cepat, adu drive, dan tekanan nonstop membuat tempo pertandingan tinggi.

Masalah muncul ketika Chong/Wun Tee meraih enam poin beruntun. Skor berubah mencolok menjadi 12-6 untuk wakil Malaysia. Istora sempat terdiam. Namun, momen itu justru menjadi pemantik kebangkitan.

Sabar/Reza tak panik. Mereka memperlambat tempo, merapikan rotasi, dan mulai memetik poin satu per satu. Selisih enam poin dipangkas menjadi empat, lalu dua. Ketegangan memuncak saat skor menyentuh angka kritis.

Deuce Panas, Mental Bicara

Saat papan skor menunjukkan 20-20, tekanan benar-benar menguji mental. Di momen inilah Sabar/Reza tampil cerdik. Variasi pukulan dan penempatan bola presisi membuat Chong/Wun Tee kehilangan ritme. Dua poin krusial berhasil diraih, dan gim pertama pun jatuh ke tangan Indonesia dengan skor 24-22.

Ini Belum Selesai

Kesalahan Fatal Madrid di El Clasico

Arsenal vs PSG: Ketika Benteng Tangguh Bertemu Insting Membunuh

Istora meledak. Tepuk tangan panjang mengiringi kemenangan gim pembuka yang terasa seperti kemenangan mental.

Gim Kedua Ujian Konsistensi

Gim kedua tak kalah berat. Pasangan Malaysia kembali agresif dan mencuri poin cepat. Skor berjalan ketat 4-4, 5-5, 6-6. Namun, Sabar/Reza kembali menemukan momentum. Tujuh poin beruntun mereka raih, membawa keunggulan menjadi 13-6.

Chong/Wun Tee belum menyerah. Empat poin beruntun mereka kumpulkan, membuat tensi kembali naik. Dalam kondisi genting, Sabar/Reza menunjukkan kedewasaan permainan. Mereka memilih bermain aman, menunggu kesalahan lawan, dan menjaga fokus.

Skor bergerak ke 16-11, lalu kembali dikejar hingga 18-17. Istora kembali menahan napas.

Kunci di Poin Akhir

Pada fase paling menentukan, Sabar/Reza tak goyah. Mereka memperlebar jarak menjadi 19-17, sempat didekati ke 19-18, lalu kembali menjauh ke 20-18. Dua poin terakhir mereka amankan dengan kepala dingin. Gim kedua ditutup dengan skor 22-20.

Kemenangan dua gim langsung itu memastikan langkah Sabar/Reza ke semifinal.

Lebih dari Sekadar Tiket Semifinal

Kemenangan ini bukan cuma soal skor. Ia menjadi cermin karakter. Sabar/Reza membuktikan bahwa ketenangan dan kesabaran bisa mengalahkan agresivitas murni. Di hadapan publik sendiri, mereka menunjukkan bahwa mental juara lahir dari situasi paling sulit.

Bagi publik Istora, malam ini kembali menegaskan satu hal selama pemain Indonesia masih mau berjuang sampai titik terakhir, harapan selalu punya tempat untuk bersuara. @teguh

Tags: HarapanKonsistensiMalaysiaPoinSemifinalSosial & PublikTiket

Kamu Melewatkan Ini

MBG di Mata Max Weber: Siapa Untung, Siapa Rugi, Program Ini Masih Layak Jalan?

MBG di Mata Max Weber: Siapa Untung, Siapa Rugi, Program Ini Masih Layak Jalan?

by teguh
April 26, 2026

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) datang membawa janji besar anak kenyang, stunting turun, dan ekonomi desa bergerak. Namun, dapur yang...

Selat Malaka Berbayar: Peluang Indonesia Jadi Kaya Mendadak atau Sekadar Wacana?

Selat Malaka Berbayar: Peluang Indonesia Jadi Kaya Mendadak atau Sekadar Wacana?

by dimas
April 25, 2026

Di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik dan bayang-bayang konflik yang mulai merembet ke jalur perdagangan global, laut tidak lagi berdiri sebagai...

Selat Malaka Mau Dipajaki? Usulan Purbaya Langsung Ditolak Negara Tetangga

Selat Malaka Mau Dipajaki? Usulan Purbaya Langsung Ditolak Negara Tetangga

by dimas
April 25, 2026

Di tengah sensitifnya jalur perdagangan global yang melibatkan Indonesia, Malaysia, dan Singapura, sebuah wacana pajak kapal di Selat Malaka justru...

Next Post
Kebanjiran AI Slop YouTube Akhirnya Pasang Rem

Kebanjiran AI Slop YouTube Akhirnya Pasang Rem

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

Mei 12, 2026

Rupiah Anjlok ke Rp 17.500 per Dolar AS, Investor Mulai Kehilangan Kepercayaan

Mei 12, 2026

Kuota Tanpa Batas? Nyaman Buat Kamu, Tapi Jaringan Bisa Kewalahan

Mei 8, 2026

Sekolah Rakyat di Kupang: Jalan Baru Anak Miskin Keluar dari Batas Pendidikan?

Mei 12, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id