Sabtu, Agustus 22, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Said Iqbal Soroti Ketimpangan Upah Jakarta dengan Karawang

by dimas
Desember 30, 2025
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, melontarkan kritik tajam terhadap penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta 2026 sebesar Rp 5,73 juta. Ia menilai angka itu ironis, karena pekerja kantoran di gedung pencakar langit justru menerima upah lebih rendah dibanding buruh pabrik di wilayah penyangga.

“Apakah masuk akal pabrik panci di Karawang membayar lebih tinggi, sementara pekerja yang berkutat di gedung-gedung tinggi di Jakarta digaji lebih rendah?” tegas Said saat aksi di Jakarta, Senin (29/12/2025).

Kesenjangan Upah di Ibu Kota

Said menyoroti sejumlah perusahaan besar di pusat bisnis Jakarta, termasuk SCBD, sektor perbankan, dan migas. Menurutnya, perusahaan-perusahaan ini masih membayar upah lebih rendah dibanding pabrik di Karawang atau Bekasi.

“Standard Chartered, Bank Mandiri, BNI, dan kantor pusat perminyakan di SCBD, upahnya lebih rendah dari pabrik panci di Karawang maupun pabrik plastik di Bekasi,” tambahnya.

Berdasarkan data, UMP Bekasi dan Karawang pada 2026 hampir menyentuh Rp 6 juta, sementara UMP Jakarta hanya Rp 5,73 juta. Ketimpangan ini menurut Said menunjukkan kurangnya perhatian pemerintah daerah terhadap kesejahteraan pekerja di ibu kota.

Ini Belum Selesai

Relawan Gugur Antar Bantuan Gempa NTT, Siapa Melindungi Mereka?

11 Desa, 21.171 Jiwa, Bantuan Terbatas: Camat Manggarai Protes

Bandingkan dengan Kota Internasional

Said juga membandingkan UMP Jakarta dengan upah minimum di kota-kota regional lain seperti Bangkok, Kuala Lumpur, Singapura, dan Hanoi. Hasilnya, upah pekerja Jakarta lebih rendah jika dikonversi ke dolar AS. Ia menekankan bahwa ibu kota seharusnya menempatkan pekerja secara lebih kompetitif, bukan kalah dari kota tetangga.

Insentif Tak Menggantikan Upah

Pemerintah DKI Jakarta menekankan berbagai insentif, mulai dari transportasi murah hingga subsidi pangan. Namun Said menilai insentif ini tidak bisa digolongkan sebagai komponen upah karena jumlah penerima terbatas.

“Sebuah pabrik di Cilincing dan Pulogadung dengan 300 karyawan hanya memberikan insentif kepada 15 orang. Itu cuma 5 persen. Insentif itu social assistance, bantuan sosial, bukan upah minimum,” tegasnya.

Tuntutan Buruh

Partai Buruh dan KSPI menuntut revisi UMP DKI Jakarta 2026 menjadi Rp 5,89 juta, sesuai angka Kebutuhan Hidup Layak (KHL) versi BPS. Selain itu, mereka meminta penetapan Upah Minimum Sektoral Provinsi (UMSP) 2026 dengan nilai di atas 100 persen KHL ditambah lima persen.

Jika tuntutan tidak dipenuhi, Said menegaskan pihaknya akan menempuh jalur hukum melalui Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

“Ini bukan hanya sekelompok buruh yang menolak. Ini seluruh buruh DKI,” tegasnya.

Kritik Said paling berdampak pada pekerja kantoran di Jakarta pusat, sektor jasa, dan pabrik menengah. Mereka menerima upah lebih rendah dibanding rekan di wilayah penyangga. Dampaknya langsung terlihat pada daya beli, kualitas hidup, dan motivasi pekerja di pusat bisnis ibu kota.

Refleksi

Penetapan UMP yang lebih rendah dari kota penyangga menimbulkan pertanyaan serius: apakah Jakarta benar-benar layak bagi pekerja? Atau kepentingan korporasi masih lebih diutamakan ketimbang kesejahteraan manusia yang membangun kota ini dari pagi hingga malam? @dimas

Tags: BuruhDemoEkonomi IndonesiaJakartaKesejahteraanKSPIpekerjaSaid Iqbal

Kamu Melewatkan Ini

Listyo Sigit Mau Pensiun, Tapi Siap Demo jika Desk Buruh Mandek?

Listyo Sigit Mau Pensiun, Tapi Siap Demo jika Desk Buruh Mandek?

by dimas
Agustus 21, 2026

Listyo Sigit mengaku siap memimpin demo setelah pensiun jika Desk Ketenagakerjaan Polri tak optimal. Ia meminta komitmen perlindungan buruh tetap...

Desa Punya Minyak, Mengapa Manfaatnya Belum Dirasakan Warga?

Desa Punya Minyak, Mengapa Manfaatnya Belum Dirasakan Warga?

by dimas
Agustus 21, 2026

Desa Punya Minyak, Mengapa Manfaatnya Belum Dirasakan Warga? Gandu meminta transparansi pengelolaan sumur minyak rakyat dan manfaat ekonomi yang lebih...

Upacara Kemerdekaan di Gerbang Sritex: Saat Buruh Masih Menunggu Haknya

Upacara HUT RI di Gerbang Sritex: Saat Buruh Masih Menunggu Haknya

by dimas
Agustus 17, 2026

Upacara HUT RI ke-81 di gerbang Sritex menjadi momen eks karyawan menuntut pesangon dan THR yang belum terselesaikan. Tabooo.id: Sukoharjo...

Next Post
BNPB Ingatkan Pemda Siaga Bencana Jelang Tahun Baru 2026

BNPB Ingatkan Pemda Siaga Bencana Jelang Tahun Baru 2026

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id