• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
Sabtu, Maret 21, 2026
  • Login
No Result
View All Result
tabooo.id
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
No Result
View All Result
tabooo.id
No Result
View All Result
Home News Nasional

Said Iqbal Soroti Ketimpangan Upah Jakarta dengan Karawang

Desember 30, 2025
in Nasional, News
A A
Said Iqbal Soroti Ketimpangan Upah Jakarta dengan Karawang

Presiden Partai Buruh dan KSPI, Said Iqbal, meluapkan protesnya soal pengamanan ketat aksi buruh di sekitar Istana Negara, Senin (29/12/2025) siang. (Foto: Istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, melontarkan kritik tajam terhadap penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta 2026 sebesar Rp 5,73 juta. Ia menilai angka itu ironis, karena pekerja kantoran di gedung pencakar langit justru menerima upah lebih rendah dibanding buruh pabrik di wilayah penyangga.

“Apakah masuk akal pabrik panci di Karawang membayar lebih tinggi, sementara pekerja yang berkutat di gedung-gedung tinggi di Jakarta digaji lebih rendah?” tegas Said saat aksi di Jakarta, Senin (29/12/2025).

Kesenjangan Upah di Ibu Kota

Said menyoroti sejumlah perusahaan besar di pusat bisnis Jakarta, termasuk SCBD, sektor perbankan, dan migas. Menurutnya, perusahaan-perusahaan ini masih membayar upah lebih rendah dibanding pabrik di Karawang atau Bekasi.

“Standard Chartered, Bank Mandiri, BNI, dan kantor pusat perminyakan di SCBD, upahnya lebih rendah dari pabrik panci di Karawang maupun pabrik plastik di Bekasi,” tambahnya.

Berdasarkan data, UMP Bekasi dan Karawang pada 2026 hampir menyentuh Rp 6 juta, sementara UMP Jakarta hanya Rp 5,73 juta. Ketimpangan ini menurut Said menunjukkan kurangnya perhatian pemerintah daerah terhadap kesejahteraan pekerja di ibu kota.

Bandingkan dengan Kota Internasional

Said juga membandingkan UMP Jakarta dengan upah minimum di kota-kota regional lain seperti Bangkok, Kuala Lumpur, Singapura, dan Hanoi. Hasilnya, upah pekerja Jakarta lebih rendah jika dikonversi ke dolar AS. Ia menekankan bahwa ibu kota seharusnya menempatkan pekerja secara lebih kompetitif, bukan kalah dari kota tetangga.

Insentif Tak Menggantikan Upah

Pemerintah DKI Jakarta menekankan berbagai insentif, mulai dari transportasi murah hingga subsidi pangan. Namun Said menilai insentif ini tidak bisa digolongkan sebagai komponen upah karena jumlah penerima terbatas.

“Sebuah pabrik di Cilincing dan Pulogadung dengan 300 karyawan hanya memberikan insentif kepada 15 orang. Itu cuma 5 persen. Insentif itu social assistance, bantuan sosial, bukan upah minimum,” tegasnya.

RelatedPosts

MotoGP Brasil 2026: Semua Nol Lagi, Tapi Marquez Punya Satu Keunggulan

Pemerintah Resmi Tetapkan Idul Fitri 1447 H pada Sabtu 21 Maret 2026

Tuntutan Buruh

Partai Buruh dan KSPI menuntut revisi UMP DKI Jakarta 2026 menjadi Rp 5,89 juta, sesuai angka Kebutuhan Hidup Layak (KHL) versi BPS. Selain itu, mereka meminta penetapan Upah Minimum Sektoral Provinsi (UMSP) 2026 dengan nilai di atas 100 persen KHL ditambah lima persen.

Jika tuntutan tidak dipenuhi, Said menegaskan pihaknya akan menempuh jalur hukum melalui Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

“Ini bukan hanya sekelompok buruh yang menolak. Ini seluruh buruh DKI,” tegasnya.

Kritik Said paling berdampak pada pekerja kantoran di Jakarta pusat, sektor jasa, dan pabrik menengah. Mereka menerima upah lebih rendah dibanding rekan di wilayah penyangga. Dampaknya langsung terlihat pada daya beli, kualitas hidup, dan motivasi pekerja di pusat bisnis ibu kota.

Refleksi

Penetapan UMP yang lebih rendah dari kota penyangga menimbulkan pertanyaan serius: apakah Jakarta benar-benar layak bagi pekerja? Atau kepentingan korporasi masih lebih diutamakan ketimbang kesejahteraan manusia yang membangun kota ini dari pagi hingga malam? @dimas

Tags: BuruhDemoEkonomiJakartaKesejahteraanKSPIMInimumpekerjaPresiden Partai BuruhSaid IqbalUMPUpah
Next Post
BNPB Ingatkan Pemda Siaga Bencana Jelang Tahun Baru 2026

BNPB Ingatkan Pemda Siaga Bencana Jelang Tahun Baru 2026

Recommended

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

6 bulan ago
Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

4 bulan ago

Popular News

  • Malam Takbiran: Antara Euforia Perayaan dan Sunyi Refleksi

    Malam Takbiran: Antara Euforia Perayaan dan Sunyi Refleksi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kuta Saat Senja: Ketika Malam Mulai Dibuka untuk Dunia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lebaran Beda Hari, Antara Ilmu, Ego, dan Toleransi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7.039 Pemudik Gratis Tiba di Tirtonadi, Mayoritas dari DKI Jakarta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prabowo Sebut Penyiraman Aktivis KontraS Terorisme, Harus Usut Dalangnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
PT Tabooo Network Indonesia

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Life
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Talk
  • Vibes

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.