• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
Sabtu, Maret 21, 2026
  • Login
No Result
View All Result
tabooo.id
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
No Result
View All Result
tabooo.id
No Result
View All Result
Home News Nasional

RI Diusulkan Pimpin Dewan HAM PBB, DPR Ingatkan: Benahi Dalam Negeri

Desember 27, 2025
in Nasional, News
A A
RI Diusulkan Pimpin Dewan HAM PBB, DPR Ingatkan: Benahi Dalam Negeri

Anggota Komisi I DPR RI Fraksi NasDem Amelia Anggraini saat rapat kerja bersama mitra Komisi I DPR RI. (Foto Dok. Humas DPR RI)

Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Diplomasi Indonesia kembali menarik perhatian dunia. Negara-negara Asia-Pasifik mengusulkan Indonesia sebagai Presiden Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (Dewan HAM PBB) untuk tahun 2026. Namun, apresiasi global itu langsung disertai pesan tegas dari parlemen kepercayaan internasional harus dibuktikan lewat pembenahan nyata di dalam negeri.

Anggota Komisi I DPR RI Fraksi NasDem, Amelia Anggraini, menegaskan pencalonan ini bukan sekadar simbol prestise. Ia menilai momentum tersebut membuka peluang besar bagi Indonesia untuk mempercepat reformasi HAM secara terukur.

“Pencalonan ini menjadi alat ukur kemajuan sekaligus pemicu pembenahan di dalam negeri. Pemerintah harus konsisten menerapkan kebijakan sesuai standar HAM internasional, menyusun pelaporan transparan, dan memperkuat kerja sama dengan lembaga pengawas,” tegas Amelia, Jumat (26/12/2025).

RelatedPosts

Jubir IRGC Tewas Diserang AS-Israel, Konflik Iran Kian Memanas

Lebaran 2026: Prabowo Undang Ribuan Warga ke Istana Kepresidenan

Kepercayaan Internasional Datang Bersama Tuntutan

Amelia mengapresiasi dukungan negara-negara Asia-Pasifik terhadap Indonesia. Menurutnya, nominasi itu mencerminkan pengakuan atas peran aktif Indonesia dalam mendorong agenda HAM global.

Selain itu, Indonesia memegang posisi strategis sebagai negara berkembang yang independen dan tidak terikat kepentingan blok tertentu. Kondisi tersebut memberi ruang bagi Indonesia untuk berperan sebagai jembatan dialog dalam isu HAM yang kerap memicu polarisasi global.

Meski demikian, Amelia mengingatkan bahwa kepercayaan dunia selalu membawa ekspektasi tinggi. Karena itu, ia meminta pemerintah memastikan keselarasan antara diplomasi luar negeri dan praktik HAM di dalam negeri.

“Ini bukan hanya soal kebanggaan diplomasi. Kritik publik harus terus hidup agar komitmen HAM benar-benar hadir dalam kehidupan masyarakat,” tegasnya.

Penetapan Presidensi Tinggal Selangkah Lagi

Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri mengumumkan bahwa Asia-Pacific Group (APG) memilih Indonesia sebagai kandidat Presiden Dewan HAM PBB 2026. Kemlu menyebut keputusan tersebut mencerminkan kepercayaan kawasan terhadap kepemimpinan Indonesia dalam isu HAM.

Dewan HAM PBB akan menetapkan presidensi itu dalam pertemuan pada 8 Januari 2026. Jika disahkan, Wakil Tetap RI untuk PBB di Jenewa, Duta Besar Sidharto Reza Suryodipuro, akan mengemban jabatan tersebut.

Dalam kapasitas itu, Indonesia akan memimpin seluruh sidang dan proses Dewan HAM PBB sepanjang 2026 dengan prinsip objektif, inklusif, dan berimbang.

Rekam Jejak Jadi Modal, Kredibilitas Jadi Taruhan

Kemlu menjelaskan bahwa negara-negara Asia-Pasifik memberikan dukungan karena rekam jejak Indonesia sebagai bridge builder isu HAM. Selain itu, sikap independen Indonesia dan konsistensinya mengangkat isu kemanusiaan global turut memperkuat posisi tersebut.

Saat ini, Indonesia masih menjadi anggota Dewan HAM PBB periode 2024-2026. Berdasarkan mekanisme rotasi kawasan, Asia-Pasifik memang memperoleh giliran memegang presidensi pada 2026.

“Kepercayaan ini memperkuat profil diplomasi HAM Indonesia sekaligus menegaskan kepemimpinan di tingkat global,” ujar Kemlu.

Siapa yang Menunggu Dampak Nyata?

Di balik forum internasional dan diplomasi tingkat tinggi, dampak paling nyata justru menyentuh masyarakat di dalam negeri. Kelompok rentan, korban pelanggaran HAM, serta warga yang bergantung pada perlindungan negara kini menanti bukti konkret.

Jika Indonesia benar-benar memimpin Dewan HAM PBB, standar internasional tidak lagi berhenti di pidato. Standar itu akan menjadi cermin bagi kondisi HAM di rumah sendiri.

Dunia sudah memberi kepercayaan. Kini, publik menunggu jawabannya apakah kepemimpinan global itu mampu berjalan seiring dengan keadilan domestik, atau justru berhenti sebagai etalase diplomasi yang tampak rapi dari luar? @dimas

Tags: Amelia AnggrainiAsia-PasifikDewan HAMdiplomasiDPR RIFraksi NasDemHak Asasi ManusiaHAMIndonesiaKomisi ILuar NegeriPBBPolitikri
Next Post
Iming-iming Operator Komputer, WNI Dijebak Jadi Scammer di Kamboja

Iming-iming Operator Komputer, WNI Dijebak Jadi Scammer di Kamboja

Recommended

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

6 bulan ago
Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

4 bulan ago

Popular News

  • Malam Takbiran: Antara Euforia Perayaan dan Sunyi Refleksi

    Malam Takbiran: Antara Euforia Perayaan dan Sunyi Refleksi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kuta Saat Senja: Ketika Malam Mulai Dibuka untuk Dunia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lebaran Beda Hari, Antara Ilmu, Ego, dan Toleransi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7.039 Pemudik Gratis Tiba di Tirtonadi, Mayoritas dari DKI Jakarta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prabowo Sebut Penyiraman Aktivis KontraS Terorisme, Harus Usut Dalangnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
PT Tabooo Network Indonesia

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Life
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Talk
  • Vibes

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.